Search
Search
Search

Dilan ITB 1997 [2026]: Menolak Lupa di Bandung

Selasa, 28 April 2026

Dilan ITB 1997 [dok. web]
Dilan ITB 1997 [dok. web]

Siapa sangka panglima tempur yang dulunya hobi tawuran di jalanan kini menjelma jadi mahasiswa intelek di kampus Ganesha?

Film Dilan ITB 1997 garapan Falcon Pictures ini sukses bikin jagat maya geger, apalagi setelah trailer-nya memicu pro-kontra yang cukup panas.

Melanjutkan saga legendaris karya Pidi Baiq, kita diajak menyelami fase hidup Dilan yang lebih matang namun tetap nyentrik dengan Honda CB Gelatik kesayangannya di tengah hiruk-pikuk Bandung tahun sembilan puluhan.

Dilan kini bukan lagi remaja yang cuma jago gombal, melainkan mahasiswa Seni Rupa ITB yang harus berhadapan dengan realita sosial yang kian mencekam.

Sebagai pemuda yang cerdas dan berani, ia terjebak di antara tumpukan tugas akademis dan semangat perubahan yang mulai membara di kalangan mahasiswa.

Suasana kampus yang penuh diskusi intelektual menjadi saksi bisu bagaimana Dilan dipaksa dewasa oleh keadaan, tepat di saat rezim penguasa mulai menunjukkan tanda-tanda kegoyahan jelang peristiwa besar 1998.

Gejolak Reformasi dan Idealisme Sang Panglima Tempur

Plot film ini semakin dalam saat jiwa bebas Dilan mulai terseret ke dalam arus pergerakan mahasiswa yang menuntut keadilan.

Di sini, penonton bakal melihat sisi lain dari Dilan yang lebih idealis dan kritis terhadap situasi politik yang sedang memanas.

Puncaknya, adegan di trailer yang menampilkan reaksi Dilan saat menyaksikan pengunduran diri Presiden Soeharto di televisi menjadi titik sumbu perdebatan netizen, menggambarkan betapa kompleksnya sudut pandang generasi tersebut pada masanya.

Namun, bukan Dilan namanya kalau hidupnya jauh dari urusan hati.

Di tengah kesibukannya membela keadilan dan nongkrong bersama kawan-kawan seperjuangan, Dilan harus menghadapi dilema asmara yang tak kalah pelik.

Meski ia berusaha untuk fokus pada masa depannya di ITB, bayang-bayang masa lalu dan tuntutan hubungan masa kini menjadi konflik batin yang membuat karakter Dilan terasa sangat manusiawi dan jauh lebih rapuh.

Cinta Segitiga Legendaris: Pilih Masa Lalu atau Masa Depan?

Drama percintaan dalam seri ini mencapai level baru dengan kembalinya sosok Milea di saat Dilan sudah mencoba membangun lembaran baru bersama Ancika.

Kehadiran Milea di tengah gejolak politik dan batin Dilan seolah menjadi ujian terakhir bagi sang mantan panglima tempur.

Dilan benar-benar dipaksa untuk memilih: apakah ia akan kembali mendekap kenangan indah masa SMA yang tak terlupakan, atau justru melangkah mantap demi masa depan yang lebih realistis bersama Ancika?

Film "Dilan ITB 1997" [dok. web]
Film “Dilan ITB 1997” [dok. web]

Informasi Detail:

  • Nama Asli Pemeran Utama: Nazril Irham (Ariel NOAH), Raline Shah, Niken Anjani

  • Genre Film: Drama, Romansa, Sejarah

  • Tahun Produksi: 2026

  • Biaya Produksi: Estimasi Rp25 Miliar – Rp35 Miliar

  • Sutradara: Fajar Bustomi (Falcon Pictures)

  • Pemain Utama: Ariel NOAH (Dilan Dewasa), Raline Shah (Milea Dewasa), Niken Anjani (Ancika Dewasa)

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan