Search

Dinginnya Legendaris! Es Krim Petrus Jadi Penyelamat Haus di Kota Khatulistiwa

Senin, 16 Maret 2026

Es Krim Petrus, Pontianak (agenda Indonesia)

Kalau sedang membahas kuliner legendaris Pontianak, satu nama pasti langsung muncul di barisan terdepan: Es Krim Petrus. Di tengah cuaca Kota Khatulistiwa yang terkenal sangat terik, es krim ini tetap menjadi primadona utama bagi warga lokal maupun pelancong.

Rasanya segar, teksturnya kokoh, dan yang paling hebat, ia sudah eksis sejak tahun 1950-an namun tetap ramai dan jadi incaran hingga detik ini.

Disebut legendaris tentu bukan tanpa alasan, karena sudah lebih dari tujuh dekade Es Krim Petrus bertahan melewati berbagai zaman. Meski generasi terus berganti, cita rasanya tetap konsisten dan tidak pernah berubah sedikit pun dari resep aslinya.

Banyak pelanggan setia bilang bahwa waktu seolah tidak berani menyentuh resep rahasia di balik kelezatannya, sehingga rasanya selalu sukses membawa kita bernostalgia ke masa lalu.

Rahasia Batok Kelapa dan Isian Harta Karun

Nama aslinya sebenarnya adalah Es Krim Angi, namun masyarakat lebih mengenalnya sebagai Es Krim Petrus karena lokasinya yang strategis tepat di depan kompleks sekolah Petrus, Jalan KS Tubun.

Kini, nama lokasi tersebut justru melekat kuat menjadi identitas rasa yang mendunia bagi para pemburu kuliner.

Saat ini, usaha tersebut dikelola oleh generasi ketiga dengan suasana kedai yang sangat bersahaja di teras rumah tanpa desain yang berlebihan namun tetap terasa otentik.

Salah satu daya tarik yang paling ikonik adalah wadahnya yang menggunakan batok kelapa muda asli. Sensasinya jelas berbeda karena perpaduan es krim dingin dengan daging kelapa muda yang lembut menciptakan rasa alami yang menyatu sempurna di lidah.

Pilihan rasanya pun sangat menggoda, mulai dari cokelat, stroberi, vanila, hingga nangka, bahkan ada varian durian dan cempedak yang hanya muncul saat musim buah tiba sebagai bentuk menjaga kualitas bahan baku.

Tekstur Kokoh yang Anti Meleleh di Siang Bolong

Setiap porsi es krim ini dibuat secara manual atau rumahan menggunakan santan pekat yang segar untuk menghasilkan tekstur yang creamy.

Uniknya, isian seperti kacang merah, rumput laut, dan cincau tidak ditaburkan di atas, melainkan disembunyikan di bagian dasar wadah.

Saat kamu menyendoknya, ada kejutan tekstur yang terasa seperti sedang berburu harta karun kecil di bawah tumpukan es yang dingin dan lembut.

Satu misteri yang selalu membuat orang penasaran adalah daya tahannya terhadap suhu udara yang sangat tinggi. Di tengah panas Pontianak yang ekstrem, es krim ini terbukti tidak cepat cair atau meleleh dengan cepat.

Rahasia turun-temurun inilah yang membuat pelanggan selalu ingin kembali lagi karena rasa manisnya berasal dari gula asli yang lembut di tenggorokan, sangat pas dinikmati saat matahari sedang terik-teriknya.

Harga Ramah Kantong dan Pilihan Oleh-Oleh Kece

Harganya pun sangat ramah di kantong buat kantong pelajar maupun mahasiswa yang ingin nongkrong asyik. Dengan modal sekitar delapan ribu hingga lima belas ribu rupiah saja, kamu sudah bisa menikmati porsi legendaris yang mengenyangkan ini.

Bagi wisatawan yang ingin membawa pulang sebagai oleh-oleh, tersedia kemasan satu liter yang dilengkapi es kering sehingga aman di perjalanan udara maupun darat hingga delapan jam.

Es Krim Petrus bukan sekadar pencuci mulut biasa, ia adalah bagian dari identitas kota dan memori masa kecil banyak orang di Pontianak.

Di tengah gempuran hidangan kekinian yang serba viral, ia tetap berdiri tegak tanpa harus ikut-ikutan tren karena kualitasnya sudah teruji waktu.

Jika kamu mengaku pencinta wisata kuliner Indonesia, mampir ke sini adalah sebuah kewajiban untuk merasakan suapan sejarah yang manis dan menyegarkan.

3 Poin Penting:

  1. Es Krim Petrus adalah ikon kuliner legendaris Pontianak sejak 1950-an yang kini dikelola oleh generasi ketiga dengan tetap menjaga keaslian rasa.

  2. Keunikan penyajiannya terletak pada penggunaan batok kelapa muda dan posisi isian (topping) yang tersembunyi di bagian bawah es krim.

  3. Memiliki resep rahasia yang membuat tekstur es krim lebih stabil dan tidak mudah meleleh meski dinikmati di cuaca panas Khatulistiwa.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan