Kabar duka menyelimuti Kalimantan Barat setelah tim SAR gabungan berhasil menemukan titik jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air.
Helikopter yang sempat hilang kontak tersebut ditemukan di kawasan hutan lebat Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.
Sayangnya, dari hasil penyisiran di lokasi kejadian, tujuh orang korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di antara puing-puing pesawat.
Penemuan ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban dan dunia penerbangan tanah air.
Kawasan hutan yang menjadi lokasi jatuhnya helikopter dikenal memiliki vegetasi yang sangat rapat, sehingga pencarian memang membutuhkan kerja ekstra keras dari personel gabungan.
Hingga Kamis malam, fokus utama tim adalah memastikan seluruh manifest penumpang terdata dengan jelas sebelum memulai proses pemindahan jenazah secara bertahap.
Evakuasi Terhenti karena Medan Ekstrem dan Cuaca
Proses evakuasi para korban ternyata tidak berjalan mulus karena tantangan alam yang luar biasa berat.
Komandan Kodim 1204/Sanggau, Letkol Nurrachman Gindha Dradhizya, mengungkapkan bahwa baru empat jenazah yang berhasil dimasukkan ke kantong mayat.
Sementara itu, tiga jenazah lainnya dilaporkan masih terjebak di dalam badan helikopter yang ringsek, sehingga membutuhkan peralatan khusus untuk mengeluarkannya.
Kondisi medan yang terjal serta cuaca yang tidak bersahabat memaksa tim SAR untuk menghentikan operasi sementara waktu pada Kamis malam.
Keamanan personel menjadi prioritas utama mengingat visibilitas di tengah hutan sangat minim saat matahari terbenam.
Tim memutuskan untuk bermalam di sekitar lokasi demi melanjutkan misi kemanusiaan ini begitu fajar menyingsing pada Jumat pagi.
Strategi Pemotongan Puing Helikopter di Hari Kedua
Memasuki hari kedua evakuasi, tim gabungan telah menyiapkan skenario untuk memotong puing-puing helikopter menggunakan peralatan teknis.
Hal ini dilakukan karena posisi tiga jenazah yang tersisa terjepit di antara material logam yang hancur.
Upaya ini diprediksi akan memakan waktu cukup lama karena dilakukan di tengah area yang sulit dijangkau oleh kendaraan berat atau alat angkut besar.
Kabag Ops Polres Sekadau, Sugianto, menegaskan bahwa meskipun tim sudah mencapai titik lokasi (TKP), risiko keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama.
Keputusan menunda evakuasi hingga pagi hari diambil untuk menghindari kecelakaan kerja bagi para petugas di lapangan. Semua pihak kini sedang bersiap dengan stamina penuh untuk menuntaskan misi evakuasi seluruh korban ke posko utama.
Data Manifes dan Kelanjutan Operasi SAR
Berdasarkan data resmi, helikopter PK-CFX tersebut mengangkut total delapan orang yang terdiri atas dua kru dan enam penumpang.
Identitas kru diketahui adalah Capt Marindra W sebagai pilot dan Harun Arasyid selaku EOB.
Sementara itu, para penumpang yang terdata dalam manifes adalah Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Keberadaan satu korban lainnya masih terus dipantau oleh tim di lapangan.
Hingga saat ini, proses SAR masih terus berlangsung secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan setempat.
Masyarakat diminta untuk memberikan ruang bagi tim bekerja dan tetap menunggu informasi resmi terkait proses identifikasi lebih lanjut di rumah sakit.
Semoga proses evakuasi di hari Jumat berjalan lancar tanpa hambatan berarti demi memberikan penghormatan terakhir bagi para korban.
Statement:
Letkol Nurrachman Gindha Dradhizya (Komandan Kodim 1204/Sanggau)
“Empat jenazah sudah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong mayat. Sementara tiga jenazah lainnya masih berada di dalam badan helikopter. Kita lanjutkan besok pagi, termasuk upaya memotong puing helikopter untuk mengeluarkan jenazah yang masih berada di dalam.”
3 Poin Penting:
-
Tim SAR gabungan menemukan 7 korban meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter PK-CFX di Sekadau, Kalimantan Barat.
-
Proses evakuasi terhambat oleh medan yang terjal, kondisi gelap, dan posisi jenazah yang terjepit di puing pesawat.
-
Operasi evakuasi dilanjutkan pada Jumat pagi dengan fokus memotong puing helikopter untuk mengeluarkan sisa korban.
[gas/man]
![berburu ikan sapu sapu [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/jakarta-gencar-bersihbersih-ikan-sapusapu-ternyata-ini-alasannya-cnk-300x200.webp)
![lonjakan jumlah pemulung {dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/artikel-5-300x184.webp)

![Pesawat AirAsia [dok. airasia.com]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/RIF20211129_AirbusA320atthebay-103-2399513447-300x200.jpg)