Guys, Yamaha tuh lagi berubah total! Mereka bakal meninggalkan konsep mesin inline-four yang udah jadi DNA motor mereka selama ini dan bakal pindah ke V4 baru pada 2026!
Jack Miller, yang udah kenyang pengalaman dengan berbagai motor, ngaku dia udah siap banget!
Miller punya bekal kuat nih. Dia datang ke Yamaha M1 inline-four setelah melalui motor V4 Ducati dan KTM. Jadi, dia tahu betul perbedaan karakter mesin.
Pelajaran dari Transisi yang Sulit
Miller ngaku kalau beradaptasi dengan M1 di awal musim tuh tantangan gede, karena motor itu tidak sesuai dengan gaya membalapnya.
Tapi, dia berhasil melalui proses pembelajaran yang berharga, terutama soal pemahaman bagian depan motor dan umpan balik serta stabilitas.
Miller percaya kalau transisi ke V4 nanti tidak lebih dari satu langkah dibandingkan perjuangan dia beradaptasi dari V4 KTM ke M1 inline-four.
Performa Solid Amankan Musim Kedua
Meskipun M1 inline-four bukan motor ideal buat dia, Miller berhasil mengakhiri musim 2025 di posisi ke-17 klasemen.
Dia jadi pembalap terbaik kedua di tim Yamaha, ngalahin Miguel Oliveira. Keberhasilan ini memastikan dia mendapatkan musim kedua di Pramac.
Musim depan, Miller bakal berduet dengan Toprak Razgatlioglu, yang menggantikan Oliveira, menandakan era baru mesin V4 Yamaha.
Perbandingan Time Lap yang Sulit
Miller mengakui sulit buat membandingkan M1 dengan motor sebelumnya, karena setiap tahun time lap selalu makin cepat.
Tapi, dia menghargai M1 sebagai motor yang sangat spesial dan bersyukur bisa mengendarainya.
Statement:
Jack Miller, Pembalap Pramac Yamaha
“Itu adalah proses pembelajaran, dan saya semakin memahami motor ini sekarang. Oke, motor tahun depan berbeda, tapi DNA-nya ada di sana, dan itu adalah pembelajaran sebagai rider, jadi kami akan terus maju.”
3 Poin Penting:
-
Evolusi Mesin Yamaha: Yamaha akan beralih dari konsep inline-four ke motor bertenaga V4 baru pada 2026, menandai perubahan teknologi besar di era MotoGP.
-
Kesiapan Miller: Jack Miller menganggap transisi ke V4 tidak lebih sulit daripada adaptasinya ke M1 inline-four di 2025, karena ia telah memahami DNA motor tersebut.
-
Bukti Adaptasi: Miller memperoleh musim kedua di Pramac berkat performa solid dan kemampuan beradaptasi dengan M1 yang tidak sesuai gaya membalapnya, mengungguli rekan setim Oliveira.



