Film Animasi “Merah Putih: One for All” Tuai Kritik Pedas dari Warganet

Sabtu, 9 Agustus 2025

Film animasi Merah Putih: One For All (Youtube)

Film animasi Merah Putih: One for All menjadi sorotan warganet setelah trailer resminya dirilis menjelang penayangan 14 Agustus 2025.

Di berbagai platform media sosial seperti YouTube, TikTok, dan X, banyak warganet yang mengungkapkan kekecewaan dan kritik tajam terhadap kualitas visual dan materi promosi film tersebut.

Kualitas Animasi Dinilai Mirip Cutscene PlayStation 2

Banyak warganet merasa kecewa dengan kualitas visual Merah Putih: One for All, bahkan membandingkannya dengan adegan dalam video gim PlayStation 2 zaman dulu.

Beberapa cuitan di X/Twitter menyebut visual film ini jauh di bawah ekspektasi, terutama mengingat perkembangan industri animasi lokal yang dinilai semakin maju.

Warganet juga membandingkannya dengan serial televisi seperti Keluarga Pak Somat, yang dianggap memiliki kualitas lebih baik.

Materi Promosi Dikritik, Dianggap Klaim Berlebihan

Selain visual, materi promosi film juga tak luput dari kritik. Warganet mempertanyakan tagline film yang berbunyi “Film Animasi Anak Indonesia Pertama Bertema Kebangsaan.”

Kritik ini muncul karena film animasi lain seperti Battle of Surabaya (2015) sudah lebih dulu mengangkat tema serupa dengan latar belakang sejarah.

Penggunaan tagline tersebut dianggap sebagai klaim yang kurang tepat dan terkesan berlebihan.

Trailer Ungkap Sinopsis Sederhana

Trailer yang berdurasi dua menit tersebut memperlihatkan sinopsis sederhana tentang delapan anak yang membentuk “Tim Merdeka” untuk mencari bendera Merah Putih yang hilang menjelang perayaan HUT ke-80 RI.

Mereka harus berpetualang melewati hutan dan menghadapi tantangan untuk bisa mengembalikan bendera sebelum upacara Kemerdekaan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir