Search
Search
Search

Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih Angkat Mitos Pesugihan Jawa, Horor dengan Pesan tentang Konsekuensi Pilihan

Selasa, 27 Oktober 2026

Film Rambut Sewu (ist)

MIKA Entertainment siap meramaikan perfilman horor Indonesia lewat film perdananya, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 5 November 2026.

Tidak sekadar mengandalkan suasana mencekam dan sosok misterius, film garapan sutradara Hanny R. Saputra ini mengangkat mitos serta ritual pesugihan Jawa yang dikembangkan melalui riset lapangan selama lebih dari tiga bulan.

Pendekatan tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan cerita horor yang berakar pada kepercayaan lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang belum banyak diangkat ke layar lebar.

Produser M. Zakir Rasyidin mengungkapkan bahwa ide film ini muncul dari pengamatannya terhadap banyaknya mitos lokal Jawa yang belum dieksplorasi secara maksimal dalam industri film horor Tanah Air.

Setelah melakukan penelusuran, tim produksi menemukan kisah tentang ritual Rambut Sewu yang kemudian menjadi fondasi cerita. Riset tersebut menjadi bagian penting untuk membangun narasi yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga memiliki konteks budaya.

Mitos Pesugihan Jawa dan Upaya Mengangkat Cerita Lokal

Film horor Indonesia kerap bersinggungan dengan legenda, tempat angker, hingga praktik mistis yang hidup dalam cerita masyarakat. Namun, mengangkat mitos lokal bukan sekadar memasukkan unsur ritual atau makhluk gaib untuk menciptakan kejutan.

Tantangannya adalah bagaimana cerita tersebut dikembangkan dengan riset yang memadai, tetap menghormati konteks budaya, dan tidak terjebak dalam penggambaran yang sensasional.

Zakir menegaskan bahwa film ini ingin menjadikan mitos sebagai fondasi utama cerita. “Fokusnya kita bagaimana film horor itu perangkatnya di mitos yang memang faktanya ada.

Ada nilai-nilai kebudayaan Jawa yang kita masukkan, ada pesannya juga,” katanya. Pendekatan ini membuka ruang bagi penonton untuk menikmati horor sekaligus mengenali bagaimana kepercayaan lokal memengaruhi cerita yang berkembang di masyarakat.

Pesan moral menjadi bagian lain yang ditonjolkan melalui judul Satu Langkah Getih. Zakir menjelaskan bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi, terutama ketika seseorang memilih jalan pintas demi kepentingan pribadi.

Pesan tersebut terasa relevan di luar konteks pesugihan: keinginan memperoleh sesuatu secara instan dapat membuat seseorang mengabaikan proses, etika, bahkan keselamatan orang lain.

Karena itu, penonton bisa melihat film ini bukan hanya sebagai hiburan supranatural, melainkan juga pengingat bahwa ambisi perlu disertai tanggung jawab.

Wavi Zihan hingga Ruth Marini Hadapi Peran Menantang

Wavi Zihan, yang memerankan dua karakter sekaligus, Wulan dan Sundari, menilai cerita film ini mengandung peringatan agar seseorang tidak mengorbankan orang lain demi memenuhi keinginannya sendiri.

Sementara itu, Taskya Namya, pemeran Marni, mengungkapkan tantangan emosional ketika menjalani adegan kekerasan seksual dalam film tersebut. Ia mengaku kesulitan secara emosional saat proses pengambilan gambar.

Pengalaman para pemain ini menunjukkan bahwa film horor tidak selalu bertumpu pada ketakutan terhadap hal gaib, tetapi juga dapat menghadirkan situasi manusiawi yang berat dan mengusik emosi penonton.

Ruth Marini, yang memerankan sosok ibu, juga menjalani adegan fisik yang menantang untuk mendukung cerita. Di sisi lain, kehadiran Nugie memberikan sudut pandang tambahan mengenai tema utama film.

Musisi senior itu menafsirkan cerita Rambut Sewu: Satu Langkah Getih sebagai kisah tentang energi, karma, dan dampak keputusan yang dapat menjalar lintas generasi.

Pesan tersebut memperkuat gagasan bahwa pilihan seseorang tidak selalu berhenti pada dirinya sendiri, tetapi dapat memengaruhi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Dhandhang Gendhing, Sosok Horor Baru yang Berpotensi Berlanjut

Selain mengangkat mitos pesugihan Jawa, film ini memperkenalkan Dhandhang Gendhing, sosok yang disebut tim produksi sebagai entitas horor baru dalam perfilman Indonesia.

Kehadirannya berpotensi menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang menyukai cerita dengan misteri dan dunia supranatural yang dapat dikembangkan lebih luas.

Ihsan Tarore, pemeran Ustaz Ahmad, bahkan memberi isyarat mengenai kemungkinan kelanjutan cerita melalui musim kedua. Meski demikian, pernyataan tersebut belum dapat dianggap sebagai konfirmasi resmi produksi sekuel.

Keputusan untuk melanjutkan cerita tentu perlu mempertimbangkan respons penonton serta kekuatan pengembangan kisahnya.

Gala premiere Rambut Sewu: Satu Langkah Getih turut dihadiri sejumlah pemain, antara lain Taskya Namya, Wavi Zihan, Yusuf Mahardika, Donny Alamsyah, Ruth Marini, Nita Gunawan, dan Nugie, bersama sutradara Hanny R. Saputra.

Para tamu hadir dengan ketentuan busana hitam atau marun yang selaras dengan tema darah dan duka dalam film.

Dijadwalkan tayang mulai 5 November 2026, film ini menawarkan perpaduan horor, mitos lokal, dan drama keluarga dengan pesan mengenai konsekuensi setiap pilihan.

Bagi penonton, hal menarik yang patut diperhatikan bukan hanya seberapa menyeramkan ritual dan sosok gaib yang ditampilkan, melainkan juga bagaimana film ini mengolah kepercayaan budaya menjadi cerita yang bertanggung jawab.

Pada akhirnya, kekuatan film horor tidak semata-mata diukur dari rasa takut, tetapi juga dari kemampuannya meninggalkan pertanyaan dan refleksi setelah layar bioskop gelap.

Statement:

M. Zakir Rasyidin, Produser

“Alhamdulillah kita riset lebih tiga bulan, kita menemukan banyak cerita-cerita di lapangan dan akhirnya kita buatkan film ini.”

“Kita harus memikirkan sebelum melakukan pengambilan keputusan. Ketika keputusan itu berakibat fatal, maka kita tidak akan bisa kembali lagi.”

Nugie

“Ketika satu orang ngambil jalan pintas, energinya itu ngalir ke anak, ke cucu. Makanya judulnya Satu Langkah Getih, karena sekali lo salah langkah, darah lo yang jadi jaminannya.”

Ihsan Tarore

“Saya nggak kabur, saya cuma mempersiapkan untuk Rambut Sewu Season 2. Mempersiapkan ilmu untuk mengusir Dhandhang Gendhing di Season 2.”

3 Poin Penting:

  • Jadwal tayang: Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 5 November 2026, dengan Hanny R. Saputra sebagai sutradara.

  • Riset mitos lokal: MIKA Entertainment mengembangkan cerita melalui riset lebih dari tiga bulan untuk mengangkat mitos dan ritual pesugihan Jawa.

  • Pesan moral dan potensi sekuel: Film ini menyoroti konsekuensi jalan pintas, dampak keputusan terhadap keluarga, serta memperkenalkan entitas Dhandhang Gendhing yang berpotensi dikembangkan dalam cerita lanjutan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan