Search

G. J. Resink, Profesor UI yang Ngebongkar Fakta Asli Mitos 350 Tahun Penjajahan Belanda

Minggu, 14 Desember 2025

GJ Resink (winwand)

Guys, siap-siap buat nge-revisi catatan sejarah di kepala kamu! Selama ini kita tau kalau Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda.

Eits, ternyata narasi itu keliru, lho! Fakta ini dibongkar oleh seorang guru besar bidang hukum di Universitas Indonesia, Gertrudes Johannes Resink, dalam karyanya yang nendang berjudul Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory (1968).

Mitos 350 tahun itu emang berawal dari timeline kedatangan orang Belanda pertama kali ke Indonesia pada 1596 sampai proklamasi kemerdekaan di 1945.

Tapi, penting buat dicatat, periode awal kedatangan Belanda bukan buat menjajah, melainkan sebatas berdagang.

Meskipun emang dari perdagangan itu proses kolonialisme akhirnya tercipta dan meluas.

Kerajaan Lokal Masih Berjaya Hingga 1900-an

Resink nggak ngomong kosong. Dia membongkar dokumen-dokumen hukum dan surat perjanjian dari kerajaan-kerajaan lokal.

Hasilnya mengejutkan: banyak kerajaan dan negara di Indonesia yang belum pernah ditaklukkan Belanda sampai era 1900-an!

Artinya, klaim penjajahan 350 tahun itu nggak bisa diterapin ke seluruh wilayah Nusantara.

Contohnya di abad ke-17, kerajaan-kerajaan lokal masih bebas menjalin hubungan diplomatik dengan bangsa-bangsa lain tanpa diatur oleh VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

Bahkan di sepanjang 1900-an, masih banyak wilayah yang belum jatuh. Aceh baru dikalahkan pada 1903, Bone (Sulawesi) pada 1905, dan Klungkung, Bali, pada 1908.

Kesimpulan Resink: Hanya 37 Tahun Dijajah?

Dari semua fakta itu, Resink ngambil kesimpulan berani: Tidak ada satupun wilayah Indonesia yang benar-benar dijajah selama 350 tahun.

Kalau ditarik garis dari pendudukan terakhir, misalnya di Klungkung, Bali (1908), maka Belanda baru bisa dibilang menjajah Indonesia selama 37 tahun (sampai 1945).

Lalu, kenapa Belanda ngotot banget ngaku udah menjajah Indonesia 350 tahun? Ternyata, sikap ini cuma buat gagah-gagahan!

Pada 1936, Gubernur Jenderal de Jonge dengan bangga nyebut udah menjajah Indonesia selama 300 tahun cuma buat nunjukin betapa kuatnya Belanda di mata dunia.

Padahal mereka sendiri baru bisa nguasain seluruh wilayah Nusantara pada periode 1900-an.

Jasa Resink yang Nggak Terlupakan

Berkat jasanya mematahkan mitos yang udah mengakar ini, Gertrudes Johannes Resink sangat dihormati di Indonesia.

Bahkan, Presiden Soekarno langsung ngasih hadiah spesial: kewarganegaraan Indonesia pada tahun 1950! Sayangnya, meskipun fakta ini udah terungkap lama oleh seorang guru besar hukum, banyak orang telanjur percaya dan terus mengulang narasi 350 tahun itu.

Waktunya nih kita baca ulang sejarah dengan kritis!

Statement:

Profesor Gertrudes Johannes Resink (dalam karyanya, mematahkan mitos penjajahan)

“Tidak ada satupun wilayah Indonesia yang benar-benar dijajah selama 350 tahun. Klaim tersebut bermula dari sikap gagah-gagahan Belanda sendiri, padahal banyak kerajaan lokal baru ditaklukkan pada era 1900-an, seperti Aceh pada 1903 dan Klungkung pada 1908,” jelas

3 Poin Penting:

  1. Mitos 350 Tahun Dibantah: Guru besar hukum UI, Gertrudes Johannes Resink, membantah mitos penjajahan Belanda selama 350 tahun, menyatakan klaim tersebut keliru dan berasal dari propaganda kolonial.

  2. Kerajaan Lokal Berdaulat Hingga 1900-an: Resink menunjukkan bahwa banyak kerajaan lokal (seperti Aceh, Bone, dan Klungkung) belum sepenuhnya ditaklukkan oleh Belanda hingga awal abad ke-20, menunjukkan periode efektif penjajahan penuh jauh lebih singkat (sekitar 37 tahun).

  3. Klaim Belanda untuk Gagah-gagahan: Klaim Belanda menjajah 350 tahun (dikutip G.J. de Jonge pada 1936) bertujuan untuk menunjukkan kekuatan kolonial padahal penguasaan seluruh wilayah baru tercapai pada periode 1900-an.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan