Guys, Google bikin gebrakan gede lagi nih di dunia Extended Reality (XR)! Mereka baru aja mengumumkan inovasi baru buat platform Android XR, yaitu sistem operasi untuk headset kacamata realitas campuran.
Fitur AI baru yang super keren itu bernama Autospatialization!
Teknologi ini punya kemampuan ajaib: mengubah konten dua dimensi (2D) menjadi tampilan tiga dimensi (3D) secara real time!
Autospatialization diperkenalkan dalam acara The Android Show: XR Edition dan dijamin bakal bikin konten 2D terasa jauh lebih hidup dan imersif.
Konten Datar Jadi Imersif Secara Instan
Google ngejelasin kalau Autospatialization bekerja langsung di level sistem operasi. Artinya, teknologi ini bisa berjalan hampir di semua aplikasi tanpa perlu penyesuaian dari pengembang.
Kamu cukup menekan satu tombol di menu pengaturan aplikasi, dan tampilan 2D langsung berubah jadi 3D!
Konten apa pun yang biasanya tampil datar, mulai dari game, foto, video YouTube, hingga aplikasi biasa, akan diproyeksikan menjadi ruang tiga dimensi secara instan.
Ini jelas banget menghilangkan kesan “layar datar besar” yang selama ini kita lihat di headset XR.
Samsung Angkat Topi: Semua Game Jadi Imersif
Austin Lee, Vice President dan Head of XR UX Group Samsung, langsung mengapresiasi fitur ini. Dia menggambarkan potensi Autospatialization yang luar biasa itu.
Google bahkan memamerkan contoh penggunaan saat memainkan Cities: Skylines yang di-stream dari PC.
Sistem AI mampu membedakan elemen UI di latar depan dan dunia game di latar belakang, lalu menyajikannya dalam lapisan ruang yang berbeda.
Chipset XR2+ Gen 2 Siap Nge-Gas Real Time
Secara teknis, proses menyulap konten 2D jadi 3D secara real time ini dijalankan oleh chipset XR2+ Gen 2 yang ada di perangkat XR terbaru.
Yang keren, chipset tersebut tetap sanggup menjalankan sistem operasi XR lengkap sambil memproses real time spatialization yang cukup berat.
Fitur ini bakal digulirkan pada 2026. Samsung diperkirakan akan mengadopsinya ke dalam One UI XR dan membawanya ke Galaxy XR perdananya tidak lama setelah rilis.
Selain itu, Google juga mengonfirmasi peluncuran kacamata pintar Xreal Project Aura pada 2026.
Statement:
Austin Lee, Vice President dan Head of XR UX Group Samsung
“Bayangkan kalau semua game menjadi imersif, semua video YouTube jadi imersif, seluruh web pun jadi imersif. Itulah yang bisa dihadirkan Auto Spatialization.”
3 Poin Penting:
-
Inovasi AI Autospatialization: Google memperkenalkan Autospatialization di Android XR, teknologi AI yang mampu mengubah konten 2D menjadi tampilan 3D secara real time dan bisa berjalan hampir di semua aplikasi tanpa penyesuaian pengembang.
-
Keunggulan Imersif dan Multitasking: Fitur ini membuat konten terasa lebih hidup dan berkedalaman, serta memungkinkan multitasking dengan jendela aplikasi yang ditata seperti benda sungguhan, dengan kemampuan membedakan elemen UI dan latar belakang (contoh Cities: Skylines).
-
Dukungan Hardware dan Rilis 2026: Proses spatialization ini dijalankan oleh chipset XR2+ Gen 2. Google akan menggulirkan fitur ini pada 2026, dan Samsung diperkirakan mengadopsinya ke Galaxy XR perdananya.



![lenovo go fold [dok. Timothy Werth / Mashable]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/hero-image-300x169.webp)