Search

Geoje Disapu Hujan Ekstrem 800 mm! Dihantam Longsor Hingga Sebabkan Korban Jiwa di Korea Selatan

Senin, 17 Agustus 2026

Banjir Geoje Korea Selatan (x.com)

Bencana alam dahsyat tengah melanda wilayah Geoje, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan. Bencana berupa guyuran hujan lebat ekstrem yang terjadi secara terus-menerus sejak, Sabtu (15/8/2026), telah melumpuhkan kawasan tersebut.

Curah hujan yang tercatat bahkan menyentuh angka fantastis, yaitu melebihi 800 mm, yang memicu berbagai musibah susulan di pemukiman warga setempat.

Dampak paling parah terjadi pada Senin pagi saat musibah tanah longsor secara mendadak menerjang sebuah kompleks apartemen hingga menimbun sebagian bangunan.

Tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi tiga orang warga dari reruntuhan, namun naas satu korban ditemukan dalam kondisi henti jantung dan dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.

Apartemen Tertimbun Longsor dan Gelombang Panggilan Darurat Warga

Musibah tanah longsor yang menghantam area pemukiman padat tersebut membuat regu penyelamat harus bekerja ekstra keras di tengah kondisi cuaca yang membahayakan.

Hingga saat ini, Senin (17/8/2026), tim SAR masih terus menyisir lokasi reruntuhan untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak di bawah puing-puing tanah dan material bangunan.

Kondisi mencekam juga menyelimuti seluruh sudut kota Geoje sepanjang malam hari.

Petugas otoritas keselamatan setempat melaporkan telah menerima lebih dari 20 panggilan darurat dari warga yang membutuhkan pertolongan cepat akibat banjir yang merendam kediaman serta akses jalan mereka.

Akses Jalan Lumpuh dan Pemadaman Listrik Masif di Berbagai Titik

Dampak cuaca ekstrem ini tidak hanya memicu tanah longsor, tetapi juga menyebabkan kelumpuhan infrastruktur secara meluas.

Luapan air sungai dan banjir menggenangi jalan-jalan utama, yang memaksa pemerintah setempat melakukan penutupan jalan secara masif guna menghindari bahaya kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, kerusakan fasilitas umum dan jaringan energi memicu pemadaman listrik di banyak pemukiman warga.

Laporan kerusakan properti milik warga terus bertambah seiring tingginya debit air yang menggenangi area bisnis maupun kawasan perumahan di Geoje dan sekitarnya.

Angka Curah Hujan Fantastis di Geoje dan Wilayah Tongyeong

Tingginya curah hujan di wilayah selatan Korea Selatan ini memang terbilang sangat ekstrem dan di luar garis normal.

Wilayah Geoje mencatatkan angka akumulasi curah hujan mencapai 805,7 mm, sementara wilayah tetangganya, Tongyeong, turut mengonfirmasi angka curah hujan tinggi sebesar 671,9 mm pada periode yang sama.

Angka curah hujan yang mencapai ratusan milimeter tersebut membuat tanah di perbukitan menjadi sangat jenuh dan labil. Hal inilah yang menjadi pemicu utama pergerakan tanah secara masif dan cepat hingga menerjang bangunan di kaki bukit.

Potensi Bahaya Lanjutan dan Imbauan Waspada Curah Hujan Susulan

Ancaman bencana tampaknya masih jauh dari kata selesai bagi warga di Provinsi Gyeongsang Selatan.

Pada Senin pagi, beberapa titik lokasi dilaporkan masih diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi hingga 100 mm per jam, yang sangat berpotensi memicu banjir bandang susulan.

Pihak badan meteorologi memperkirakan potensi hujan tambahan hingga 150 mm masih dapat terjadi di beberapa area terdampak.

Otoritas setempat mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada dan segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar tempat tinggal mereka.

3 Poin Penting:

  • Bencana Hujan Ekstrem dan Longsor: Geoje dilanda hujan deras melebihi 800 mm yang memicu tanah longsor hingga menimbun apartemen serta menelan satu korban jiwa.

  • Kelumpuhan Infrastruktur Meluas: Luapan air memicu banjir jalanan, pemadaman listrik, penutupan jalan masif, dan puluhan panggilan darurat dari warga.

  • Ancaman Hujan Susulan: Potensi bahaya masih tinggi dengan perkiraan curah hujan susulan hingga 150 mm di beberapa wilayah terdampak.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan