Search

GIIAS 2025 Resmi Ditutup: Pengunjung Naik Tapi Transaksi Tak Sesuai Harapan

Senin, 4 Agustus 2025

Pameran GIIAS 2025 yang berlangsung di ICE BSD (istimewa)

Pameran otomotif bergengsi, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, telah resmi ditutup dengan meriah. Seremoni penutupan diadakan pada Sabtu malam (2/8) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Acara ini menandai berakhirnya festival otomotif selama 10 hari yang telah menjadi daya tarik bagi para pecinta kendaraan di Indonesia.

Salah satu sorotan utama pada GIIAS 2025 adalah lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan. Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Rizwan Alamsjah, menyatakan bahwa jumlah pengunjung hingga hari ke-10 telah melampaui total pengunjung GIIAS tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap dunia otomotif tetap tinggi, bahkan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Rizwan juga menambahkan, “Pengunjung GIIAS 2025 hingga hari ke-10 sudah melampaui pengunjung tahun lalu. Maka kami yakin, angkanya akan mengalami kenaikan.”

Pernyataan ini menjadi angin segar bagi industri otomotif yang sempat dirundung kekhawatiran. Angka kunjungan yang melampaui ekspektasi ini menunjukkan bahwa GIIAS berhasil menjadi platform efektif untuk menarik perhatian publik.

Selain mencatat rekor pengunjung, GIIAS 2025 juga menjadi ajang yang menampilkan geliat industri di tengah kondisi pasar yang disebut-sebut lesu. Judul artikel dari Kompas.id, “GIIAS 2025: Pasar Lesu, Industri Otomotif Tetap ”Gas Pol”,” menjadi cerminan dari semangat para pelaku industri.

Mereka tetap optimistis dan menghadirkan inovasi serta model-model terbaru, membuktikan bahwa industri otomotif Indonesia memiliki daya tahan yang kuat.

Transaksi yang tak mencapai target

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengklaim bahwa jumlah pengunjung GIIAS 2025 meningkat 5-10% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini sengaja dijaga agar pameran tetap nyaman dan aman bagi pengunjung. Sebagai perbandingan, GIIAS 2024 berhasil mencatat rekor dengan 475.084 pengunjung.

Meskipun jumlah pengunjung naik, Nangoi mengakui adanya penurunan dalam jumlah transaksi pembelian kendaraan di GIIAS 2025. Penurunan ini sejalan dengan kondisi ekonomi yang kurang baik dan lesunya pasar otomotif secara keseluruhan.

Data penjualan mobil nasional pada semester I 2025 juga mendukung pernyataan tersebut. Penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) turun 8,6% menjadi 374.740 unit, sementara penjualan ritel (ke konsumen akhir) turun 9,7% menjadi 390.467 unit. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan transaksi di GIIAS 2025 merupakan cerminan dari kondisi pasar otomotif yang sedang melambat.

Rizwan menambahkan bahwa GIIAS bukanlah ajang yang secara spesifik menargetkan angka penjualan. Namun, laporan dari para peserta tetap menjadi barometer penting untuk mengukur seberapa efektif pameran dalam mendorong aktivitas bisnis.

Data transaksi menjadi indikator penting bagi Gaikindo dan para pelaku industri untuk merencanakan strategi ke depan.

Pameran GIIAS 2025 berlangsung selama 10 hari, sejak Rabu (23/7), menyuguhkan kemeriahan dunia otomotif dengan partisipasi puluhan merek kendaraan roda empat, roda dua, dan berbagai pelaku industri pendukung lainnya.

Area ICE BSD City dipenuhi oleh pengunjung yang antusias melihat berbagai inovasi dan teknologi terbaru yang ditampilkan. Atmosfer pameran yang hidup dan interaktif menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Partisipan yang meningkat ketimbang tahun lalu

Puluhan merek kendaraan roda empat ternama, baik dari dalam maupun luar negeri, turut serta memeriahkan GIIAS tahun ini. Nama-nama besar seperti Toyota, Honda, Mitsubishi Motors, Hyundai, BMW, dan Mercedes-Benz kembali menunjukkan eksistensinya.

Pabrikan dari China dan Vietnam, seperti Wuling dan VinFast, juga semakin gencar unjuk gigi, membuktikan GIIAS semakin menjadi platform global yang menarik perhatian pemain-pemain baru.

Sementara sektor kendaraan komersial juga mendapat sorotan, dengan partisipasi merek-merek seperti Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks yang menampilkan truk dan bus terbaru.

Sektor roda dua pun tak kalah menarik, dengan merek seperti Alva, Vespa, Royal Enfield, Harley-Davidson, dan Astra Honda Motor turut meramaikan pameran, khususnya dengan tren motor listrik.

Dengan berakhirnya GIIAS 2025, kini mata publik tertuju pada data resmi yang akan dirilis Gaikindo. GIIAS tahun ini telah sukses menyajikan perayaan otomotif yang meriah, informatif, dan penuh inspirasi. Pameran ini juga menjadi penanda kuat bahwa industri otomotif Indonesia adalah sektor yang tangguh dan penuh harapan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan