Gokil! Indonesia Punya Kompleks Haji Sendiri di Makkah Cuma 500 Meter dari Masjidil Haram

Kamis, 8 Januari 2026

Ilustrasi ibadah haji (istimewa)

Sobat haji dan umrah, ada kabar yang beneran bikin bangga nih dari Tanah Suci! Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto baru saja mencetak sejarah besar dengan memenangkan lelang hotel dan lahan strategis di Makkah, Arab Saudi.

Bukan kaleng-kaleng, lokasi yang dibeli ini bakal disulap menjadi Kompleks Haji Indonesia yang super terintegrasi.

Kabar epik ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai mengikuti retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Selasa kemarin.

Langkah berani ini diambil untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah asal Indonesia yang jumlahnya selalu membludak tiap tahun.

Fasilitas yang sudah ada sekarang berupa hotel jadi yang siap digunakan tahun ini juga, dengan kapasitas daya tampung mencapai 24.000 hingga 25.000 jemaah.

Ini jelas sebuah lompatan besar mengingat selama ini banyak jemaah kita yang harus tinggal di lokasi yang cukup jauh dari pusat ibadah utama.

Privilege Khusus dari Arab Saudi dan Lokasi Premium LOT Nomor 3

Menariknya, Pemerintah Arab Saudi ternyata memberikan keistimewaan atau privilege khusus bagi Indonesia untuk memilih lahan paling strategis.

Presiden Prabowo pun nggak menyia-nyiakan kesempatan emas ini dengan memilih lokasi yang jaraknya cuma sekitar 500 meter dari Masjidil Haram.

Lokasi premium ini dikenal sebagai LOT nomor 3, sebuah titik yang sangat diidamkan karena aksesnya yang super dekat dan memudahkan jemaah untuk beribadah setiap waktu tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Selama ini, jemaah haji kita biasanya harus tinggal di penginapan yang jaraknya mencapai 4,5 hingga 6 kilometer dari Masjidil Haram.

Dengan adanya Kompleks Haji Indonesia yang baru ini, masalah mobilitas dan kelelahan jemaah akibat jarak bisa ditekan drastis.

Bayangkan saja, cuma jalan kaki sebentar, sobat sudah bisa sampai di depan Ka’bah. Fasilitas ini benar-benar didesain untuk meningkatkan kualitas ibadah agar jemaah lebih fokus dan nyaman.

Fasilitas Lengkap dari Mal Hingga Food Court Rasa Nusantara

Kompleks Haji Indonesia ini nggak cuma soal tempat tidur doang, Sobat. Prasetyo Hadi membocorkan kalau di dalam kawasan tersebut nantinya bakal dibangun fasilitas lengkap layaknya sebuah kampung mandiri.

Mulai dari mal, pusat perbelanjaan, hingga area food court bakal tersedia di sana. Harapannya, jemaah nggak bakal kesulitan lagi mencari kebutuhan harian atau makanan yang sesuai dengan lidah orang Indonesia saat sedang menjalankan rukun Islam kelima.

Selain urusan perut dan belanja, aspek kesehatan juga jadi prioritas utama dengan rencana pembangunan klinik khusus di dalam kompleks.

Fasilitas ini diharapkan bisa menjadi tempat yang representatif dan nyaman bagi jemaah haji maupun umrah.

Mengingat jumlah jemaah umrah kita yang mencapai 1,8 juta orang per tahun, potensi kompleks ini untuk menjadi pusat kegiatan warga Indonesia di Makkah sangatlah besar dan strategis.

Investasi Jumbo Danantara Indonesia Demi Kenyamanan Jemaah

Proyek raksasa ini kabarnya melibatkan investasi yang sangat besar. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa pemerintah telah membeli Novotel Thakher Makkah sebagai bagian dari proyek ini.

Saat ini hotel tersebut sudah memiliki tiga menara dengan 1.461 kamar. Namun, itu baru permulaan, karena ke depannya pemerintah berencana membangun tambahan 13 menara baru sehingga total kamar bakal melonjak drastis menjadi 6.025 kamar.

Nilai pembelian hotel dan tanah seluas lima hektare ini mencapai sekitar USD500 juta. Sedangkan untuk pengembangan lanjutan termasuk pembangunan belasan menara dan pusat perbelanjaan, dibutuhkan investasi tambahan sekitar USD700 hingga USD800 juta.

Dengan total dana triliunan rupiah tersebut, Indonesia bakal punya aset properti yang membanggakan sekaligus efisien untuk menekan biaya operasional haji dalam jangka panjang melalui pengelolaan mandiri oleh Danantara Indonesia.

Statement:

Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara

“Bapak Presiden sudah memutuskan memilih satu lokasi yang jaraknya kurang lebih hanya 500 meter dari Masjidil Haram. Kita akan bangun kampung [Kompleks] Haji itu, yang ada hotel, ada mal, klinik, dan juga food court sehingga jemaah haji Indonesia bisa memiliki tempat yang representatif dan nyaman dalam menunjang ibadah. Jumlah jemaah umrah kita hampir mencapai 1,8 juta dalam satu tahun, ini sebuah potensi yang cukup besar,” ujar.

3 Poin Penting:

  • Lokasi Strategis: Indonesia memenangkan lelang lahan di LOT nomor 3 yang hanya berjarak 500 meter dari Masjidil Haram, jauh lebih dekat dibanding lokasi sebelumnya yang berjarak 4-6 km.

  • Fasilitas Terintegrasi: Kompleks Haji Indonesia akan dilengkapi dengan hotel berkapasitas ribuan kamar, mal, klinik kesehatan, dan pusat kuliner (food court) untuk kenyamanan jemaah.

  • Investasi Besar: Proyek yang dikelola pemerintah melalui Danantara ini melibatkan total investasi miliaran dolar AS untuk pembelian hotel Novotel Thakher Makkah serta pembangunan 13 menara tambahan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir