Gokil! Pangsa Pasar EV Indonesia Nge-gas 500% Dalam 2 Tahun: Bos BYD Bilang Ini ‘Keajaiban’

Minggu, 14 Desember 2025

Kuwait Auto Show 2025 (istimewa)

Guys, ada kabar super nge-gas dari dunia otomotif Indonesia! Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, ngumumin bahwa porsi penjualan mobil listrik (EV) di dalam negeri kini udah nembus 12% dari total pasar.

Angka ini gila banget, lho, naik pesat dibandingkan dua tahun lalu, sampe disebut ‘keajaiban’ karena lebih ngebut dari China!

Zhao ngasih flashback data: pada tahun 2023, pangsa pasar EV kita cuma 2%. Terus, di 2024 angkanya naik dobel jadi 5 persen.

Nah, di tahun ini, 2025, angka itu udah melonjak drastis ke 12 persen. Kenaikan lebih dari 500% dibanding 2023 ini jelas banget nunjukin respons positif konsumen Indonesia yang super cepat dalam nerima adopsi teknologi EV.

Lebih Cepat dari China: Speed Adopsi yang Bikin Kagum

Yang bikin pencapaian ini makin keren, speed adopsi EV di Indonesia ngalahin speed negara raksasa EV, China! Zhao sendiri ngomparin ke pasar China yang udah menguasai 68% pasar New Energy Vehicle (NEV) secara global.

Ia ngasih penekanan betapa cepatnya pertumbuhan di Indonesia.

Fenomena ini ngasih sinyal kuat bahwa konsumen Indonesia emang udah siap buat pindah dari mobil konvensional ke mobil listrik.

Selain dukungan masyarakat yang terbuka banget, Zhao juga ngaku kalau pencapaian ini nggak lepas dari dukungan pemerintah yang udah nyiapin regulasi dan infrastruktur buat ngebuat pasar EV bisa berkembang kayak sekarang.

BYD Jadi Motor Utama Pertumbuhan Pasar

Di balik keajaiban pertumbuhan pasar EV ini, BYD nggak malu-malu ngaku jadi pemain utama yang ngedorong penjualan! Zhao ngejelasin kalau penjualan BYD dan Denza selama periode Januari–Oktober 2025 udah nembus 47.300 unit.

Angka ini dibanggain banget karena lebih banyak dibanding total penjualan semua merek mobil listrik sepanjang 2024 di Indonesia, yang cuma 43 ribu unit!

Meskipun udah nge-gas kenceng dan jadi market mover, secara keseluruhan BYD masih nangkring di merek terlaris keenam di Indonesia selama 11 bulan terakhir.

Mereka masih menguntit di belakang lima besar merek Jepang yang udah nguasain pasar mobil penumpang Indonesia sejak lama banget (Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, dan Suzuki).

Bye-bye Dominasi Jepang? Sinyal Pergeseran Konsumen

Pertumbuhan agresif BYD nggak cuma ngancam posisi mobil konvensional, tapi juga ngasih sinyal pergeseran preferensi konsumen.

Buktinya, model kayak BYD Atto 1 udah sempet ngalahin penjualan Innova dan Avanza di bulan tertentu!

Ini bener-bener nunjukin kalau udah ada pergeseran mindset dari brand loyalty tradisional ke penerimaan teknologi baru yang ditawarin oleh merek non-Jepang seperti BYD.

Statement:

Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia

“Ini adalah keajaiban di Indonesia. Dari 2 persen ke 12 persen dalam kurang dari dua tahun. Dari 2 persen ke 12 persen, berapa lama kalau di China? Lebih dari 8 tahun.”

3 Poin Penting:

  1. Kenaikan Pangsa Pasar EV 500%: Pangsa pasar mobil listrik (EV) di Indonesia melonjak drastis dari 2% pada 2023 menjadi 12% pada 2025, menandakan respons positif dan cepat dari konsumen.

  2. Kecepatan Adopsi Ungguli China: Pertumbuhan 2% ke 12% ini dicapai dalam waktu kurang dari dua tahun, jauh lebih cepat dibandingkan pasar China yang membutuhkan lebih dari 8 tahun untuk mencapai kenaikan serupa.

  3. BYD Sebagai Market Mover: Penjualan BYD dan Denza (47.300 unit sepanjang Jan-Okt 2025) melampaui total penjualan seluruh merek EV di Indonesia sepanjang 2024, menempatkan BYD sebagai pemain kunci dalam pertumbuhan pasar ini.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir