Search

Gokil! Trump Jual ‘Gold Card’ AS: Status Warga Negara Mulai dari Rp16 Miliar

Jumat, 12 Desember 2025

Kartu emas Trump (trumpcard.gov)

Presiden Donald Trump baru aja ngeluarin kebijakan heboh yang langsung bikin geger dunia. Pada Rabu lalu, Trump resmi ngumumin penjualan “kartu emas” atau “gold card” yang udah lama dia janjikan.

Program ini ngasih status hukum dan jalur menuju kewarganegaraan Amerika Serikat (AS) buat individu asing yang siap ngebayar USD1 juta (atau lebih dari Rp16,6 miliar).

Kalau perusahaan yang mau bayarin karyawannya, biayanya dua kali lipat per karyawan kelahiran asing!

Situs web buat ngajuin aplikasi pun langsung on saat Trump ngungkapin dimulainya program ini di Ruang Roosevelt, Gedung Putih, dikelilingi para pemimpin bisnis.

Program “kartu emas” ini intinya adalah versi upgrade dari visa EB-5 yang udah ada sejak 1990. Tapi, Trump melihat versi barunya sebagai cara sat-set buat AS narik talenta terbaik dunia, sekaligus ngisi kas federal dengan miliaran dolar.

Trump bahkan sempet nyebut kalau tiap kartu bakal seharga USD5 juta, sebelum direvisi menjadi skema USD1 juta dan USD2 juta.

Bukan Sekadar Kartu Hijau Biasa

Meskipun disebut “kartu emas”, program baru ini pada dasarnya adalah “green card” atau “kartu hijau” yang ngasih izin tinggal tetap dan kesempatan buat dapet kewarganegaraan.

Tapi, Trump negesin kalau ini jauh lebih superior. “Pada dasarnya, ini adalah kartu hijau tetapi jauh lebih baik,” kata Trump. Statement ini nunjukin kalau program ini beneran jadi fast track buat para elite global.

Presiden Trump nggak nyebutin persyaratan ribet soal penciptaan lapangan kerja, yang emang ada di program EB-5 saat ini.

Fokusnya bener-bener ke narik talenta. Trump bilang udah denger keluhan dari para pemimpin bisnis yang nggak bisa ngerekrut lulusan terbaik dari universitas-universitas AS cuma gara-gara mereka nggak punya izin tinggal.

Program gold card ini dianggap jadi solusi buat masalah itu.

Uang Masuk ke Kas Negara dan Lulusan Terbaik Jadi Sasaran

Trump ngasih janji kalau semua dana yang diterima dari program ini — yang diperkirakan mencapai miliaran dolar — bakal masuk full ke pemerintah AS dan dikelola oleh Departemen Keuangan.

Ini kayaknya jadi alasan kuat Trump buat ngedorong program ini: dapet investasi dan dapet orang pintar sekaligus.

Menteri Perdagangan Howard Lutnick nambahin kalau program ini udah mikirin keamanan. Setiap aplikasi bakal dikenain biaya USD15.000 buat pemeriksaan latar belakang (background check) yang menyeluruh.

Lutnick negesin kalau proses ini bakal “memastikan orang-orang ini benar-benar memenuhi syarat untuk berada di Amerika.”

Fokus program ini memang untuk narik yang terbaik, bahkan Lutnick nyebut kalau visa green card saat ini diisi oleh orang-orang yang penghasilannya di bawah rata-rata orang Amerika, dan Trump mau ngubah itu.

Kontroversi Imigrasi Garis Keras vs Talenta Terampil

Kebijakan ini emang bikin dahi berkerut, Guys. Trump udah ngebangun karier politiknya dengan memperketat perbatasan dan ngedorong kebijakan imigrasi garis keras.

Bahkan, pemerintahan keduanya sempet ngeluncurin upaya deportasi massal besar-besaran. Tapi, program gold card ini ngasih sinyal yang berbeda, yang sempet dapet kritik dari tokoh-tokoh gerakan “Make America Great Again”.

Namun, Trump tetep ngotot program ini penting buat AS. Dia nyebutin lulusan perguruan tinggi terbaik AS dari China, India, dan Prancis sebagai contoh mereka yang mungkin akan dapet “kartu emas”. Program ini dilihat sebagai cara buat AS bersaing secara global.

Statement:

Donald Trump, Presiden AS

“Pada dasarnya, ini adalah kartu hijau tetapi jauh lebih baik. Jauh lebih kuat, jalur yang jauh lebih kuat.”

3 Poin Penting:

  1. Program “Kartu Emas” Resmi Diluncurkan: Presiden Donald Trump mengumumkan penjualan “gold card” (setara green card yang ditingkatkan) yang menawarkan status hukum dan jalur kewarganegaraan AS bagi individu asing dengan investasi/pembayaran USD1 juta (dan USD2 juta untuk perusahaan per karyawan asing).

  2. Tujuan Menarik Talenta dan Pendapatan Negara: Program ini dimaksudkan untuk menarik dan mempertahankan lulusan terbaik dari universitas AS (terutama dari negara seperti China, India, dan Prancis), serta menghasilkan miliaran dolar pendapatan yang akan masuk ke kas federal.

  3. Persyaratan Kualitas dan Background Check: Program ini menggantikan visa EB-5 lama dan fokus pada penarikan “orang terbaik”. Proses aplikasi mencakup pemeriksaan latar belakang yang ketat senilai USD15.000 untuk memastikan pemohon benar-benar memenuhi syarat.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan