Good News! BBM RON 92 di Vivo dan BP-AKR Sudah Tersedia Lagi, Shell Nyusul Final Negosiasi

Selasa, 25 November 2025

SPBU Shell (istimewa)

Guys, setelah sempat bikin panik karena stok BBM menipis, sekarang ada kabar fresh dari Kementerian ESDM!

Sebagian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) operator swasta seperti Vivo Energy Indonesia (Vivo) dan BP-AKR sudah kembali menjual BBM per hari Minggu (23/11/2025).

Yeay, nggak perlu antre panjang lagi!

Laode Sulaeman, Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, mengonfirmasi bahwa BBM yang kini tersedia di kedua operator swasta tersebut adalah bensin dengan nilai oktan (RON) 92.

Kembali tersedianya pasokan ini terjadi setelah Vivo dan BP-AKR sepakat untuk membeli base fuel (BBM dasaran impor) dari PT Pertamina Patra Niaga (PPN).

BP-AKR Sudah Dapat Dua Kargo, Shell Final

Laode Sulaeman mengungkapkan bahwa BP-AKR sudah bergerak cepat. Secara keseluruhan, BP-AKR telah membeli BBM murni dari Pertamina Patra Niaga sebanyak tiga kargo, di mana satu kargo setara dengan 100 ribu barel.

Tak hanya Vivo dan BP-AKR, kabar baik juga datang dari Shell Indonesia. Laode menyebutkan bahwa negosiasi pembelian base fuel antara Shell dan Pertamina sudah memasuki tahap akhir alias final. Ia memperkirakan stok BBM Shell akan tersedia pada akhir bulan November ini.

Negosiasi Business-to-Business yang Rumit

Proses ini bukan sekadar deal biasa, lho. Roberth MV Dumatubun, Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa negosiasi business-to-business (B2B) ini melalui serangkaian proses yang detail.

Ada banyak aspek yang harus disepakati, mulai dari kualitas kontrol, surveyor-nya, proses pengadaan, hingga open book-nya.

Roberth juga sempat berpendapat bahwa jika Shell dan Vivo tidak segera membeli base fuel dari Pertamina untuk periode ini, kemungkinan mereka tetap akan menggunakan kuota impor BBM tahun depan, mengingat arahan pemerintah berlaku hingga Desember.

ExxonMobil Masih Santai Karena Stok Aman

Di antara lima operator swasta yang terlibat negosiasi (BP-AKR, Vivo, Mobil/ExxonMobil, AKRA, dan Shell), ExxonMobil (Mobil) menjadi satu-satunya yang belum mengajukan permintaan pembelian BBM murni dari Pertamina.

Kenapa?

Laode Sulaeman menjelaskan bahwa ini karena ExxonMobil masih memiliki stok BBM yang memadai. Ini menunjukkan bahwa upaya Pertamina dan pemerintah menjamin pasokan sudah mulai membuahkan hasil, memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga.

Statement:

Laode Sulaeman, Dirjen Migas Kementerian ESDM

“Per hari ini, BP AKR dan Vivo sudah menjual RON 92 di SPBU-nya. Kami dengar bahwa Shell juga sudah negosiasi final.”

3 Poin Penting

  1. BBM RON 92 Tersedia Kembali: SPBU Vivo dan BP-AKR kembali menjual BBM RON 92 mulai 23 November 2025, setelah kedua operator swasta tersebut membeli base fuel impor dari Pertamina Patra Niaga.

  2. Negosiasi Shell Final: Shell Indonesia telah memasuki tahap final negosiasi pembelian base fuel dari Pertamina, dan stok BBM di SPBU Shell diperkirakan akan tersedia pada akhir bulan November ini.

  3. Pasokan BP-AKR dan Kondisi ExxonMobil: BP-AKR membeli tiga kargo BBM murni dari Pertamina (setara 300 ribu barel), sementara ExxonMobil belum perlu bernegosiasi karena masih memiliki stok BBM yang memadai.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir