Search

Hanoi Sukses Sabet Predikat Kota Paling Ramah Kedua di Dunia, Satu-satunya Wakil Asia Tenggara

Senin, 20 Juli 2026

Hanoi (ist)

Faktor pelayanan yang super ramah sering kali menjadi alasan utama mengapa para pelancong atau wisatawan ingin kembali berkunjung ke suatu destinasi.

Bukan cuma soal keindahan panorama alam yang estetik atau kekayaan budayanya yang autentik, melainkan juga kenyamanan dari sambutan hangat penduduk lokal.

Tak heran apabila kota-kota yang dikenal memiliki reputasi ramah kerap kali meninggalkan kesan emosional yang mendalam bagi para pengunjungnya secara berkelanjutan.

Kabar membanggakan kali ini datang dari kawasan Asia Tenggara, di mana ibu kota Vietnam, Hanoi, berhasil menempati peringkat kedua dunia dalam daftar terbaru.

Rilis bertajuk “Top 10 Cities with the Friendliest Customer Service” ini resmi dikeluarkan oleh MoneySuperMarket, sebuah platform finansial terkemuka asal Inggris.

Capaian impresif ini sekaligus mengukuhkan posisi Hanoi sebagai satu-satunya perwakilan dari regional Asia Tenggara yang sukses menembus jajaran sepuluh besar dunia.

Metode Analisis Ulasan Google Maps dan Dominasi Kota Edinburgh

Untuk menyusun daftar kota dengan pelayanan terbaik ini, MoneySuperMarket melakukan langkah riset ilmiah yang sangat masif dengan menganalisis lebih dari 100.000 ulasan di Google Maps.

Objek yang diteliti mencakup berbagai sektor pariwisata mulai dari restoran, bar, tempat wisata ikonik, hingga beragam aktivitas liburan di 107 kota di seluruh dunia.

Peneliti menyaring sekitar 1.000 ulasan secara acak untuk setiap kota guna mengukur seberapa sering pengguna internet menyinggung aspek keramahan staf serta kualitas layanan.

Melalui metodifikasi tersebut, Hanoi sukses bertengger di posisi kedua dunia dan berada tepat satu tingkat di bawah Edinburgh, Skotlandia, yang mengamankan peringkat pertama.

Edinburgh memimpin global dengan perolehan 59% ulasan pelanggan yang secara spesifik memuji staf dan layanan yang ramah.

Sementara itu, Hanoi menempel ketat di urutan kedua dengan persentase sebesar 58,6%, disusul oleh kota Liverpool di peringkat ketiga dengan raihan 58,3%.

Daftar Lengkap Sepuluh Besar Dunia dan Karakteristik Penduduk Lokal

Selain didominasi oleh kota-kota besar di Britania Raya seperti Liverpool, Birmingham, dan Bristol, peringkat sepuluh besar ini juga dilengkapi oleh sejumlah kota global lainnya.

Kota-kota yang masuk dalam daftar prestisius ini berturut-turut adalah Paris di Prancis (57,5%), Dublin di Irlandia (57,3%), Montreal di Kanada (56,8%), Wina di Austria (55,6%), serta Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (55,3%).

Keberhasilan Hanoi bersaing di tingkat global ini tentu memperkuat citra positif pariwisata di Asia.

Keramahan masyarakat lokal di Hanoi dinilai menjadi faktor krusial yang membuat para pelancong asing merasa betah dan nyaman selama menghabiskan waktu liburan di sana.

Berdasarkan rangkuman data ulasan, banyak wisatawan mancanegara menilai penduduk setempat sangat gemar membantu, bersikap terbuka terhadap orang asing, serta konsisten menyajikan pelayanan yang tulus.

Reputasi positif ini menjadi modal berharga bagi Vietnam untuk menggaet lebih banyak kunjungan wisatawan internasional ke depannya.

Kombinasi Kuliner Autentik dan Strategi Peningkatan Sektor Pariwisata

Di samping faktor pelayanan publiknya yang dinilai jempolan, Hanoi juga memiliki segudang daya tarik wisata lain yang membuat angka kunjungan terus meroket tajam.

Kota ini dengan cerdas mampu memadukan unsur kekayaan sejarah kolonial, kebudayaan lokal, serta wisata kuliner legendaris dalam satu paket destinasi terpadu.

Para turis dapat mengeksplorasi kawasan Kota Tua atau Old Quarter yang dipenuhi bangunan estetik bersejarah, menyaksikan pertunjukan seni budaya, hingga berburu kuliner khas seperti pho, bun cha, dan kopi telur yang unik.

Ditambah lagi, biaya akomodasi serta perjalanan di Hanoi tergolong relatif terjangkau jika dibandingkan dengan kota-kota besar lain di dunia.

Terkait prestasi internasional ini, perwakilan analis dari MoneySuperMarket menyatakan bahwa pencapaian luar biasa ini terbukti ikut mendongkrak popularitas Vietnam secara signifikan di panggung internasional.

Pemerintah Vietnam sendiri terpantau terus tancap gas memajukan sektor pariwisata nasional mereka melalui akselerasi pembangunan infrastruktur, promosi destinasi digital, serta standardisasi kualitas pelayanan bagi wisatawan.

3 Poin Penting:

  • Prestasi Global Hanoi: Ibu kota Vietnam, Hanoi, resmi dinobatkan sebagai kota dengan pelayanan pelanggan paling ramah peringkat kedua di dunia sekaligus menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di top 10.

  • Metode Penilaian Digital: Peringkat ditentukan secara objektif oleh platform MoneySuperMarket melalui analisis terhadap 100.000 ulasan Google Maps terkait pelayanan restoran, tempat wisata, dan bar di 107 kota dunia.

  • Daya Tarik Wisata dan Akomodasi: Selain faktor keramahan penduduknya yang mencapai angka 58,6%, Hanoi digemari karena kombinasi wisata sejarah Old Quarter, kuliner khas yang lezat, serta biaya liburan yang sangat terjangkau.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan