Honda kembali mencuri perhatian pecinta otomotif dunia dengan meluncurkan Honda CB1000F, motor bergaya retro modern yang menggabungkan desain klasik era 1970-an dengan teknologi terkini.
Model yang sebelumnya diperkenalkan sebagai motor konsep pada 2020 ini akhirnya resmi hadir dan langsung menjadi sorotan berkat tampilan ikonik serta performa yang tetap bertenaga.
Desain Retro yang Bikin Nostalgia
Honda CB1000F terinspirasi langsung dari motor legendaris CB750F dan CB900F yang populer pada akhir 1970-an.
Desain tangki, garis bodi, hingga kombinasi warna yang digunakan mengingatkan pada motor balap milik pembalap legendaris Freddie Spencer.
Nuansa klasik tersebut membuat CB1000F tampil berbeda di tengah tren motor sport modern saat ini.
Meski tampil dengan gaya lawas, Honda tidak sekadar menghadirkan motor retro biasa.
Pabrikan asal Jepang itu berhasil memadukan karakter klasik dengan sentuhan modern sehingga motor ini tetap terlihat premium, elegan, sekaligus relevan untuk pengendara masa kini yang menginginkan tampilan unik tanpa mengorbankan fitur.
Mesin Turunan Superbike dengan Karakter Baru
Di balik desain klasiknya, Honda CB1000F mengusung mesin yang berasal dari CB1000 Hornet, yang memiliki garis keturunan dari superbike CBR1000RR 2017.
Mesin empat silinder segaris DOHC berpendingin cairan tersebut telah mendapatkan sejumlah penyesuaian untuk menghasilkan karakter tenaga yang lebih ramah digunakan di jalan raya.
Tenaga maksimal yang sebelumnya mencapai 155 hp pada Hornet SP kini disetel menjadi 122 hp, dengan torsi sebesar 103 Nm pada 8.000 rpm.
Honda juga melakukan revisi pada camshaft, sistem intake funnel, serta knalpot konfigurasi 4-2-1 untuk menghasilkan akselerasi yang lebih responsif di putaran menengah dan suara mesin yang lebih berkarakter.
Nyaman untuk Harian dan Touring
Tak hanya sektor mesin, Honda juga melakukan penyesuaian pada rasio transmisi. Gigi pertama dan kedua dibuat lebih pendek untuk mendukung akselerasi saat kondisi stop-and-go di perkotaan.
Sementara gigi tiga hingga enam dibuat lebih panjang agar putaran mesin tetap rendah saat digunakan berkendara jarak jauh atau touring.
Pada bagian rangka, CB1000F menggunakan sasis twin-spar yang mirip dengan Hornet SP, namun dibekali subframe yang lebih kaku demi meningkatkan kenyamanan penumpang.
Hal ini membuat motor tidak hanya cocok untuk pengendara solo, tetapi juga nyaman digunakan berboncengan dalam perjalanan panjang.
Fitur Modern dan Harga Kompetitif
Honda CB1000F sudah dibekali berbagai fitur modern seperti tiga mode berkendara, dua mode custom, traction control, cornering ABS, ABS dual channel, lampu full LED, panel instrumen TFT digital, hingga sistem keyless.
Kombinasi fitur tersebut menjadikan motor ini mampu bersaing dengan motor premium di kelasnya.
Sektor kaki-kaki juga tak kalah menarik. Motor ini menggunakan suspensi depan Showa SFF-BP inverted 41 mm yang dapat disetel penuh, monoshock belakang Showa, serta kaliper rem Nissin untuk meningkatkan performa pengereman.
Saat ini Honda CB1000F baru dipasarkan di Amerika Serikat dengan harga USD10.599 atau sekitar Rp172 jutaan, lebih murah dibandingkan CB1000 Hornet SP yang menjadi basis pengembangannya.
3 Poin Penting:
- Honda CB1000F mengusung desain retro klasik yang terinspirasi dari CB750F dan CB900F era 1970-an.
- Mesin 1.000 cc empat silinder menghasilkan 122 hp dan torsi 103 Nm, dengan karakter yang lebih nyaman untuk penggunaan harian.
- Dilengkapi fitur modern seperti riding mode, traction control, cornering ABS, TFT digital, dan keyless dengan harga sekitar Rp172 jutaan.



