Internet Rakyat Meluncur: Layanan 5G FWA Pertama di Dunia Siap Bikin Internetan Makin Kencang

Sabtu, 21 Februari 2026

Internet Rakyat (ist)

Kabar gembira buat kamu yang mendambakan koneksi internet anti lelet dengan harga yang nggak bikin kantong jebol!

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau yang lebih beken dengan nama Surge, resmi merilis layanan “Internet Rakyat” alias IRA secara komersial pada Kamis (19/2/2026).

Layanan ini bukan sembarang internet, karena diklaim sebagai pionir 5G FWA (Fixed Wireless Access) 1,4 GHz pertama di dunia yang bakal terintegrasi langsung dengan jaringan backbone fibermilik WIFI di seluruh Indonesia.

Kehadiran IRA menjadi angin segar bagi transformasi digital di tanah air, terutama buat generasi muda yang butuh koneksi stabil buat produktivitas maupun hiburan.

Dengan teknologi terdepan, layanan ini menjanjikan pengalaman berselancar di dunia maya yang lebih mulus.

Menariknya lagi, pendaftaran layanan ini sangat simpel; bisa lewat aplikasi di Google Play Store, situs resmi, atau lewat tim sales di lapangan tanpa perlu pusing mikirin biaya instalasi atau sewa modem.

Tarif Flat Rp100 Ribu untuk Kecepatan 100 Mbps

Sesuai dengan arahan regulasi Kementerian Komunikasi dan Digital, WIFI mematok harga paket yang sangat bersahabat bagi kaum mendang-mending, yakni hanya Rp100 ribu per bulan. Dengan budget segitu, kamu sudah bisa menikmati kecepatan internet hingga 100 Mbps.

Penawaran ini jelas jadi tantangan serius bagi penyedia layanan internet lainnya, mengingat perbandingan harga dan kecepatan yang ditawarkan IRA terhitung sangat kompetitif untuk skala nasional.

Guna mendukung kelancaran ekspansi, Perseroan menargetkan jangkauan yang luas meliputi wilayah Jawa, Maluku, hingga Papua.

\Targetnya pun nggak main-main, WIFI mengincar lebih dari 5 juta pelanggan dengan eksekusi 5.500 sitejaringan aktif yang ditargetkan rampung pada tahun 2026.

Fokus pembangunan infrastruktur ini menjadi bukti nyata bahwa pemerataan akses internet di Indonesia kini bukan lagi sekadar wacana di atas kertas.

Kolaborasi Raksasa Global di Balik Layar Program IRA

Peluncuran di kuartal I 2026 ini sebenarnya sudah direncanakan matang sejak dua tahun lalu. Sepanjang tahun 2025, WIFI terpantau sangat aktif menjalin kemitraan strategis dengan berbagai raksasa teknologi global.

Nama-nama besar seperti Qualcomm, Huawei, Orex Sai, hingga FiberHome turut ambil bagian dalam memberikan solusi informasi dan teknologi komunikasi terbaik untuk menyempurnakan infrastruktur Internet Rakyat ini.

Meski rilis layanan ini merupakan pencapaian besar, kondisi pasar modal berkata lain. Saham WIFI terpantau bergerak lesu pada pagi hari peluncuran.

Dibuka pada level Rp2.630, harga saham Perseroan sempat merosot sekitar 0,4% ke posisi Rp2.550 hingga menjelang siang hari.

Namun, banyak analis menilai ini merupakan dinamika pasar jangka pendek di tengah fokus Perseroan yang sedang gencar melakukan ekspansi infrastruktur besar-besaran.

Masa Depan Koneksi Digital bagi Masyarakat Luas

Direktur WIFI, Shannedy Ong, menegaskan bahwa Internet Rakyat kini telah bertransformasi dari sebuah konsep menjadi solusi nyata yang siap dinikmati.

Dengan arah pengembangan yang jelas dan dukungan ribuan site aktif, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan fixed broadband 5G yang bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat mulai hari ini.

Ini adalah langkah besar untuk memperkecil jurang digital antara wilayah perkotaan dan daerah pelosok.

Ke depannya, kehadiran IRA diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi digital di berbagai wilayah, termasuk Maluku dan Papua yang selama ini akses internetnya sering tertinggal.

Dengan integrasi backbone fiber Indonesia, kualitas jaringan IRA diprediksi bakal lebih stabil dibandingkan layanan nirkabel konvensional lainnya. Inovasi 5G FWA ini benar-benar disiapkan untuk menjadi tulang punggung baru dalam ekosistem digital tanah air.

Statement:

Shannedy Ong, Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)

“IRA – Internet Rakyat bukan lagi konsep. Dengan target 5.500 site aktif pada tahun 2026 serta arah yang jelas untuk menjangkau lebih dari 5 juta pelanggan, kami menghadirkan fixed broadband 5G yang terjangkau bagi masyarakat mulai hari ini.”

3 Poin Penting:

  • Inovasi Global: Internet Rakyat (IRA) merupakan layanan 5G FWA 1,4 GHz pertama di dunia yang resmi beroperasi di Indonesia mulai Februari 2026.

  • Harga Terjangkau: Menawarkan paket internet seharga Rp100 ribu dengan kecepatan hingga 100 Mbps tanpa biaya instalasi maupun sewa modem.

  • Target Ekspansi Luas: Menargetkan jangkauan ke 5 juta pelanggan di wilayah Jawa, Maluku, dan Papua dengan target 5.500 site jaringan aktif pada akhir tahun 2026.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir