iPhone Air Diskon Brutal di China, Auto Ludes dalam Sekejap!

Kamis, 29 Januari 2026

iPhone Air (istimewa)

Fenomena langka baru saja mengguncang pasar teknologi global, khususnya di Negeri Tirai Bambu. Apple yang selama ini dikenal sangat “pelit” dalam memangkas harga produk terbarunya, tiba-tiba mengambil langkah ekstrem untuk lini iPhone Air.

Strategi agresif ini terbukti ampuh memicu adrenalin para pemburu gawai hingga membuat stok di berbagai platform belanja daring ludes tidak bersisa.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat bagi sang raksasa Cupertino. Meskipun mengusung desain futuristik yang super ramping, laporan dari IDC menunjukkan bahwa penjualan iPhone Air awalnya hanya menyentuh sepertiga dari target yang ditetapkan.

Alhasil, potongan harga menjadi senjata pamungkas untuk membalikkan keadaan dan menarik minat konsumen yang sempat ragu dengan performa perangkat ini.

Strategi Harga Agresif Guncang E-Commerce China

Diskon yang diberikan memang tidak main-main dan tergolong sangat masif untuk ukuran ponsel yang masih segar di pasaran.

Toko unggulan Apple di Tmall dan JD.com memangkas harga iPhone Air varian 256GB hingga 2.000 Yuan, ditambah dengan subsidi nasional yang membuat total penurunan harga mencapai Rp6 jutaan.

Kini, konsumen bisa membawa pulang ponsel tipis ini dengan harga sekitar Rp13,2 jutaan saja.

Dampaknya langsung terasa secara instan di lapangan melalui platform JD.com. Status pesanan iPhone Air kini ditandai sebagai “sedang dibeli” dan stok dinyatakan habis total, bahkan waktu pengiriman harus diundur hingga Februari 2025.

Penurunan harga lebih dari 30 persen ini seolah menjadi validasi bagi konsumen yang sebelumnya merasa harga peluncuran sebesar Rp19,3 jutaan terlalu mahal untuk spesifikasi yang ditawarkan.

Spesifikasi Ramping dengan Kompromi yang Kini Masuk Akal

iPhone Air memang mencuri perhatian berkat bodi super tipis dengan ketebalan hanya 5,6 mm dan bobot ringan 165 gram. Ditenagai oleh chip A19 Pro dan layar 120Hz yang sangat mulus, ponsel ini sebenarnya menawarkan pengalaman visual yang premium.

Namun, beberapa keterbatasan seperti kamera tunggal 48MP dan baterai 3.149 mAh sempat membuat para penggemar setia Apple berpikir dua kali sebelum membelinya.

Seiring dengan harga baru yang jauh lebih terjangkau, berbagai kompromi fitur tersebut kini mulai diterima dengan tangan terbuka oleh pasar.

Konsumen merasa bahwa keterbatasan speaker tunggal dan dukungan eSIM saja bukan lagi masalah besar jika dibandingkan dengan gaya hidup minimalis dan estetika tinggi yang ditawarkan oleh desain iPhone Air yang sangat modis.

Bocoran iPhone Air 2 yang Bakal Jauh Lebih Tipis

Kesuksesan tak terduga dari skema diskon ini sepertinya membuat Apple semakin percaya diri dalam mengembangkan suksesornya. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa iPhone Air 2 sedang disiapkan untuk rilis pada tahun 2027 mendatang.

Generasi kedua ini diprediksi akan menggunakan teknologi layar CoE (Color filter on Encapsulation) yang memungkinkan panel menjadi jauh lebih tipis dibandingkan teknologi OLED konvensional saat ini.

Menariknya, ruang ekstra yang didapatkan dari penipisan layar tersebut rencananya akan dialokasikan untuk memperbesar kapasitas baterai tanpa menambah ketebalan bodi.

Jika bocoran ini akurat, iPhone Air 2 bakal menjadi paket lengkap yang menjawab segala kritik pada versi pertamanya, mulai dari daya tahan baterai hingga penggunaan dua kamera belakang dengan harga yang lebih kompetitif.

3 Rangkuman Berita:

  • Apple memangkas harga iPhone Air di China lebih dari 30 persen atau sekitar Rp6 jutaan guna mendongkrak penjualan yang sempat lesu.

  • Antusiasme tinggi membuat stok iPhone Air varian 256GB ludes terjual di platform JD.com dengan estimasi pengiriman yang tertunda.

  • Apple dikabarkan sedang menyiapkan iPhone Air 2 untuk tahun 2027 dengan teknologi layar CoE yang lebih tipis dan kapasitas baterai yang lebih besar.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir