Istri ke-7 Sukarno, Yurike Sanger, Meninggal Dunia di Amerika Serikat

Jumat, 19 September 2025

Yurike Sanger (IG @yudhisanger_adventure)

Kabar duka menyelimuti keluarga Proklamator RI Sukarno. Istri ketujuhnya, Yurike Sanger, meninggal dunia di Amerika Serikat pada Rabu, 17 September 2025, waktu setempat.

Yurike menghembuskan napas terakhirnya di usia 81 tahun.

Putra Sampaikan Kabar Duka di Media Sosial

Kabar kepergian Yurike Sanger disampaikan langsung oleh putranya, Yudhi Sanger, melalui akun Instagram pribadinya, @yudhisanger_adventure.

Dalam unggahan tersebut, Yudhi membagikan foto bersama sang ibu disertai pesan menyentuh. “Selamat Jalan Mama Tercinta, Yudhi yang akan jaga Mama Disana yaa.. Tunggu Yudhi ya ma.. Mama Sudah Happy Mama sudah Fight Dari semua penyakit mama Di Dunia.. Yudhi Sayang Mama… Kita Semua Sayang Mama yaa..,” tulisnya.

Meninggal di California, Jenazah Akan Dibawa ke Jakarta

Menurut keterangan yang diberikan oleh Yudhi, Yurike Sanger meninggal dunia di San Gorgonio Memorial Hospital, California, pada pukul 19.15 waktu setempat.

Rencananya, jenazah akan dibawa pulang ke Indonesia dan disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta. Jadwal kepulangan jenazah masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Istri Ketujuh Sukarno

Yurike Sanger tercatat sebagai istri ketujuh Sukarno. Keduanya menikah pada 6 Agustus 1964.

Sebelum dipinang oleh Sukarno, Yurike masih duduk di bangku SMP dan merupakan anggota dari Barisan Bhinneka Tunggal Ika.

Pernikahan mereka dilangsungkan setelah menjalin hubungan selama beberapa waktu.

Pernikahan Singkat yang Berakhir di Tengah Prahara Politik

Pernikahan antara Sukarno dan Yurike tidak berlangsung lama. Keduanya memutuskan untuk bercerai secara baik-baik pada tahun 1967.

Perceraian ini diduga kuat dipengaruhi oleh situasi politik yang bergejolak di Indonesia pada saat itu.

Prahara politik 1965 berujung pada pemakzulan Sukarno sebagai Presiden, yang turut memengaruhi kehidupan pribadinya.

Masa-Masa Sulit Pasca-Pernikahan

Setelah perceraian, Yurike Sanger menjalani kehidupan jauh dari sorotan media. Meskipun pernikahannya dengan Sukarno singkat, kisahnya menjadi bagian penting dari sejarah pribadi Sang Proklamator.

Ia dikenal sebagai sosok yang tegar menghadapi masa-masa sulit pasca-pernikahan, terutama di tengah pergolakan politik yang terjadi.

Kenangan yang Abadi

Kepergian Yurike Sanger meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Kisahnya bersama Sukarno akan selalu menjadi bagian dari narasi sejarah bangsa, yang menggambarkan sisi lain kehidupan pribadi seorang proklamator.

Kenangan akan sosoknya akan tetap abadi, terutama bagi mereka yang mengenalnya secara pribadi.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir