Search
Search
Search

Jakarta Rocktober 2026 Siap Bikin Jakarta Berisik Lagi, Rocknroll Theatre Jadi Magnet Utama

Rabu, 30 September 2026

Jakarta Rocktober 2026 (ist)

Panggung musik Jakarta kembali bersiap memanaskan suasana lewat Jakarta Rocktober 2026.

Memasuki tahun penyelenggaraan kedua, event tahunan yang digagas Seksi Infotainment & Lifestyle (SIWIL) PWI Jaya ini akan digelar pada 29 Oktober 2026 di Amethyst Club Jakarta dengan membawa konsep yang mempertemukan musisi dari berbagai generasi.

Tahun ini, perhatian tertuju pada Rocknroll Theatre yang dipercaya sebagai Special Guest Star.

Supergroup tersebut menghadirkan sejumlah musisi dari berbagai band ikonik Indonesia dalam satu panggung, menjadikan gelaran Jakarta Rocktober 2026 sebagai ruang pertemuan antara nama-nama yang lekat dengan sejarah musik Indonesia dan generasi penikmat musik masa kini.

Satu Panggung, Banyak Nama Besar

Formasi Rocknroll Theatre diisi Ferdy Element sebagai vokal, Jarwo Naif dan Edo Voodoo pada gitar, Bimo eks Netral/Juliette sebagai drummer, Tony Bunga pada vokal, Eza Yayang DOT pada drum/vokal, Gugun Blues Shelter pada gitar/vokal, serta Bongky Slank pada bass.

Kombinasi tersebut membuat karakter pertunjukan mereka memiliki warna rock yang cukup beragam.

Repertoar yang dibawakan juga beririsan dengan lagu-lagu yang telah menjadi bagian dari perjalanan musik populer Indonesia.

Sejumlah lagu seperti “Rahasia Hati”, “Cinta Sejati”, “Kasih Jangan Kau Pergi”, “Mobil Balap”, “Benci Untuk Mencinta”, “Bukannya Aku Takut”, “Terlalu Manis”, hingga “Kamu Harus Cepat Pulang” disebut menjadi bagian dari lagu yang kerap dibawakan dalam pertunjukan.

Bukan Cuma Rock, Ada Sentuhan EDM

Jakarta Rocktober 2026 tidak hanya mengandalkan distorsi gitar dan permainan drum. Penyelenggara tetap mempertahankan formula yang menjadi ciri khas acara, yaitu menggabungkan musik rock dengan electronic dance music (EDM).

Setelah penampilan para band dan solois, atmosfer panggung akan berlanjut melalui aksi DJ Andy Pitch, FDJ Amelles, dan DJ Wigy Ryandra.

Selain Rocknroll Theatre, panggung juga akan diisi Man Sinner, Briana, Hyper Rock, Hans Sinjal “Grassrock”, Eca Sukma “Ecapede”, Rizuka, dan D.B.D.

Komposisi tersebut membuat acara dirancang bukan sekadar pertunjukan satu genre, melainkan rangkaian musik dengan karakter berbeda dari awal hingga akhir acara.

Targetnya Bukan Sekadar Ramai

Ketua Panitia Jakarta Rocktober 2026 sekaligus Wakil Ketua SIWIL PWI Jaya, Yazid Nasution, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dipersiapkan dengan konsep yang lebih meriah setelah penyelenggaraan sebelumnya.

Menurutnya, kehadiran Rocknroll Theatre menjadi salah satu elemen utama untuk memperkuat karakter acara.

Ketua SIWIL PWI Jaya, Aditia Saputra, berharap Jakarta Rocktober 2026 dapat berlangsung lancar dan terus berkembang.

Agenda ini dirancang sebagai kegiatan tahunan yang digelar setiap Oktober sekaligus menjadi ruang pertemuan bagi musisi, komunitas, pelaku industri hiburan, dan penikmat musik di Jakarta.

Statement:

Yazid Nasution, Ketua Panitia Jakarta Rocktober 2026

“Berkaca pada kesuksesan event tahun lalu, tahun ini Jakarta Rocktober kembali hadir dengan konsep yang lebih meriah. Special Guest Star kami adalah Rocknroll Theatre, sebuah supergroup yang mempertemukan para legenda musik Indonesia dalam satu panggung.”

Aditia Saputra, Ketua SIWIL PWI Jaya

“Kami berharap Jakarta Rocktober tahun ini dapat berjalan lancar dan kembali sukses. Event ini merupakan agenda tahunan SIWIL PWI Jaya yang digelar setiap Oktober, dan kami ingin penyelenggaraannya terus berkembang dari tahun ke tahun.”

3 Poin Penting:

  • Jakarta Rocktober 2026 digelar pada 29 Oktober 2026 di Amethyst Club Jakarta dan memasuki tahun penyelenggaraan kedua.
  • Rocknroll Theatre menjadi Special Guest Star dengan formasi musisi dari sejumlah band ikonik Indonesia.
  • Konsep acara memadukan musik rock dan EDM, dengan penampilan sejumlah band, solois, serta DJ untuk menghadirkan pengalaman musik lintas genre dan generasi.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan