Waktu terasa berjalan begitu cepat, dan tidak terasa kita kembali menjalankan ibadah penting di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Selain persiapan spiritual yang harus makin mantap, salah satu hal yang paling bikin antusias tentu saja adalah momen berburu takjil atau menyiapkan sajian istimewa untuk berbuka puasa bareng orang-orang tersayang.
Setiap negara ternyata punya cara unik dan “vibes” yang berbeda dalam merayakan kemenangan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Dari sup rempah yang hangat sampai hidangan penutup yang manisnya juara, makanan khas Ramadan dari berbagai belahan dunia ini sarat akan makna tradisi.
Yuk, kita intip deretan kuliner global yang siap memanjakan lidah dan memberikan referensi menu baru agar meja makan kamu nggak membosankan selama bulan puasa nanti.
Sup Rempah Maroko hingga Gorengan Gurih khas Asia Selatan
Jika di Indonesia kita terbiasa mencari kolak yang manis, masyarakat di Maroko justru memilih Harira sebagai sajian pembuka yang paling dicari.
Harira adalah sup kental berbahan dasar tomat, kacang lentil, dan bumbu rempah melimpah yang aromanya sangat menggoda. Teksturnya yang hangat dengan nutrisi lengkap sangat efektif untuk mengembalikan energi tubuh secara instan.
Biasanya, Harira dinikmati bersama kurma atau roti tradisional agar momen berbuka terasa lebih lengkap dan mengenyangkan.
Bergeser ke wilayah Asia Selatan seperti India, Pakistan, dan Bangladesh, ada Samosa yang menjadi primadona dan sulit digantikan posisinya.
Gorengan berbentuk segitiga ini punya tekstur yang super renyah di luar dengan isian yang sangat bervariasi, mulai dari kentang berbumbu kari hingga daging cincang yang gurih.
Samosa adalah tipe camilan yang disukai semua kalangan, baik penduduk lokal maupun wisatawan, karena rasanya yang “nge-klik” dengan selera lidah banyak orang.
Sensasi Keju Lumer Timur Tengah dan Roti Legendaris dari Turki
Bagi kamu pencinta hidangan manis atau “sweet tooth”, Kunafa dari Timur Tengah adalah jawaban paling tepat untuk memanjakan lidah saat azan magrib berkumandang.
Hidangan penutup legendaris ini terbuat dari adonan tipis mirip bihun yang dipanggang hingga garing, diisi keju lumer, dan disiram sirup gula beraroma mawar yang wangi.
Perpaduan rasa gurih dari keju dan manis dari sirupnya menciptakan sensasi meledak di mulut yang bakal bikin kamu ketagihan sejak suapan pertama.
Turki juga nggak mau kalah dengan tradisi kulinernya yang unik lewat roti khusus bernama Ramazan Pidesi. Roti datar bertekstur lembut dengan taburan biji wijen atau jintan hitam ini biasanya hanya diproduksi dan muncul selama bulan suci Ramadan saja.
Aroma roti segar yang baru keluar dari panggangan sering kali memenuhi jalanan kota di Turki menjelang waktu berbuka. Ramazan Pidesi menjadi pelengkap yang sempurna saat dinikmati bersama sup hangat atau berbagai jenis hidangan daging lainnya.
Kolak Indonesia yang Selalu Juara dan Simbol Kehangatan Keluarga
Tentu saja, perjalanan rasa ini tidak akan lengkap tanpa menyebutkan kebanggaan nasional kita, yaitu Kolak. Kolak sudah menjadi wajah resmi bulan Ramadan di Indonesia yang keberadaannya seolah wajib ada di setiap meja makan.
Perpaduan antara pisang, ubi, atau biji salak yang dimasak dalam kuah santan gurih dan gula aren memberikan rasa manis yang sangat autentik dan “ngangenin”.
Kolak bukan sekadar takjil biasa, melainkan simbol kehangatan saat berkumpul bareng keluarga besar.
Meski menu yang tersaji di setiap negara berbeda-beda secara rupa dan rasa, esensi dari setiap hidangan ini tetaplah sama, yaitu merayakan rasa syukur.
Keragaman kuliner ini menunjukkan betapa kayanya budaya manusia dalam memaknai bulan penuh ampunan ini dengan penuh suka cita.
Menjelang Ramadan 2026, kira-kira hidangan mancanegara mana nih yang paling ingin kamu coba hadirkan di meja makan untuk memberikan suasana baru di rumah?
3 Poin Penting:
-
Ramadan 2026 di Indonesia dijadwalkan mulai pada 18 Februari dengan beragam tradisi kuliner unik dari seluruh dunia seperti Harira, Samosa, hingga Kunafa.
-
Setiap negara memiliki hidangan ikonik, mulai dari sup bernutrisi di Maroko hingga roti khusus di Turki yang hanya diproduksi selama bulan suci.
-
Kuliner Ramadan seperti Kolak di Indonesia tetap menjadi simbol kebersamaan dan identitas budaya yang mempererat ikatan keluarga saat berbuka puasa.



