Search
Search
Search

Katon Bagaskara Sempat Terombang-ambing di Swiss Sebelum Akhirnya Terbang Pulang

Selasa, 8 September 2026

Katon Bagaskara (IG @katonbagaskarta)

Musisi legendaris Indonesia sekaligus vokalis grup musik KLa Project, Katon Bagaskara, membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat hendak pulang ke Tanah Air usai melangsungkan pertunjukan di Swiss.

Pelantun lagu-lagu hits era 90-an tersebut mengabarkan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya bahwa dirinya sempat terombang-ambing tanpa kepastian penerbangan di Bandara Jenewa.

Situasi membingungkan ini diduga dipicu oleh kendala teknis serta kekacauan sistem informasi maskapai internasional yang ditumpanginya.

Keberadaan Katon di Swiss sejatinya berlangsung sejak akhir Agustus 2026 untuk mengisi gelaran acara musik di Musikschule Konservatorium, Kota Tua Bern, pada 30 Agustus 2026 lalu.

Namun, perjalanan pulangnya ke Indonesia mendadak diwarnai kepanikan lantaran jadwal penerbangan yang awalnya melintasi rute transit di Abu Dhabi mendadak tertahan.

Pihak maskapai sempat ragu memberangkatkan sang musisi karena kekhawatiran terkait kendala pengurusan visa transit di tengah dinamika informasi bandara.

Bantuan Siaga KBRI Bern dan Rute Alternatif Terbang Menuju Denpasar

Di tengah situasi sulit dan tanpa kepastian selama berjam-jam di Bandara Jenewa, Katon Bagaskara mendapatkan pendampingan penuh dari jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern.

Pihak perwakilan diplomasi Indonesia tersebut turun tangan mengurus komunikasi dengan maskapai Etihad Airways serta menampung sementara sang musisi di Wisma Duta RI Gumligen, Bern, guna menjamin keamanan serta kenyamanannya sebelum mendapat kepastian tiket pulang.

Setelah terombang-ambing sekitar enam jam, penerbangan Katon akhirnya resmi dikonfirmasi ulang oleh pihak maskapai.

Rute penerbangan terpaksa dialihkan dengan melintasi jalur alternatif, yakni terbang dari Jenewa menuju Abu Dhabi dan dilanjutkan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali.

Langkah pengalihan rute ini diambil demi memastikan perjalanan udara sang musisi tetap berjalan aman dari gangguan cuaca buruk.

Penutupan Bandara Soetta Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Pengalihan rute kepulangan Katon Bagaskara yang berputar menuju Bali rupanya tidak terlepas dari situasi darurat yang melanda wilayah Jabodetabek.

Penerbangan langsung menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Cengkareng sempat mengalami penutupan dan penyesuaian operasional akibat maraknya sebaran material abu vulkanik pekat dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang membahayakan keselamatan turbin pesawat di udara.

Sesuai dengan jadwal penerbangan darurat yang telah dikonfirmasi, Katon diinstruksikan untuk menjalani masa transit selama kurang lebih tujuh jam di Denpasar.

Masa jeda penerbangan tersebut dimanfaatkan sembari menunggu kondisi ruang udara di atas Selat Sunda dan Banten membaik serta menunggu dibukanya kembali jalur penerbangan domestik menuju Jakarta saat kepulan abu vulkanik telah mereda.

Persiapan Pulang ke Tanah Air dan Apresiasi untuk Tim Diplomat Indonesia

Saat dikonfirmasi pada Selasa (8/9/2026), Katon Bagaskara menyampaikan bahwa kondisinya dalam keadaan sehat dan tengah bersiap meninggalkan Wisma KBRI Swiss menuju Bandara Jenewa.

Musisi berusia senior tersebut memohon doa dari masyarakat serta para penggemarnya di Indonesia agar seluruh rangkaian perjalanan udara lintas benua menuju Bali hingga Jakarta berjalan aman, nyaman, dan tanpa hambatan teknis lanjutan.

Secara khusus, Katon juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran tim KBRI Bern yang telah bertindak sigap mendampinginya sejak pagi hari di bandara.

Sinergi dan kepedulian para diplomat Indonesia di luar negeri dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan kerumitan logistik penerbangan yang sempat membuat dirinya kebingungan di negeri orang.

Statement:

Katon Bagaskara, Musisi/Vokalis KLa Project

“Update terbaru!! Thanks a lot to KBRI Bern Swiss sudah bantu dapat flight Etihad lagi, besok take off ke Denpasar. Dan Etihad besok suruh tunggu di Denpasar, transit tujuh jam untuk akhirnya semoga bisa pulang ke Cengkareng kalau abu sudah berlalu.”

“Terima kasih sekali lagi atas pendampingan dari pagi di bandara Jenewa, dan solusi dari KBRI Bern Swiss ya. Saya masih di Wisma KBRI Swiss Bern mau menuju Bandara Jenewa sekitar 2 jam lagi sampai. Semoga semua aman, nyaman, dan lancar ya.”

3 Poin Penting:

  • Katon Bagaskara Tertahan di Swiss: Vokalis KLa Project Katon Bagaskara sempat terombang-ambing selama 6 jam di Bandara Jenewa akibat simpang siur sistem penerbangan maskapai pascamusik di Bern.

  • Bantuan Penuh KBRI Bern: KBRI Bern memberikan pendampingan langsung dan memfasilitasi tempat tinggal sementara di Wisma Duta RI hingga Katon mendapatkan kepastian tiket pesawat Etihad.

  • Pengalihan Rute Akibat Abu Vulkanik: Katon diterbangkan menuju Denpasar Bali terlebih dahulu dengan transit 7 jam sebelum menuju Jakarta, sembari menanti meredanya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan