Search
Search
Search

KDM Terbang ke NTT Salurkan Bantuan Rp4,5 Miliar, Wujud Nyata Kepedulian Warga Jabar

Minggu, 23 Agustus 2026

KDM ke NTT (ist)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, bertolak langsung menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (21/8/2026) untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam.

Langkah cepat ini dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersama jajaran pengusaha dan lembaga daerah berhasil menggalang dana solidaritas dengan total mencapai Rp4,5 miliar.

Aksi tanggap darurat ini menjadi bukti konkret tingginya rasa empati masyarakat Pasundan terhadap saudara sesama bangsa yang sedang tertimpa musibah.

Dalam keterangannya, KDM menegaskan bahwa kehadiran fisik serta dukungan materiil dari Jawa Barat diharapkan dapat memulihkan semangat warga NTT yang tengah berjuang di tengah masa sulit.

Menurutnya, membantu sesama yang sedang berduka merupakan prinsip dasar kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi.

Kehadiran tim dari Jawa Barat tidak hanya membawa paket bantuan logistik, tetapi juga membawa pesan persaudaraan lintas pulau yang menguatkan moral para korban bencana.

Gotong Royong Lintas Sektor Penghimpunan Dana Kemanusiaan Jabar

Penggalangan dana bantuan sebesar Rp4,5 miliar ini berhasil terwujud berkat kolaborasi solid antarberbagai instansi, korporasi, serta partisipasi pribadi para pejabat daerah.

Baznas Jawa Barat menyalurkan Rp1 miliar dari akumulasi zakat ASN dan BUMD Jabar, sementara Bank BJB turut berkontribusi Rp1 miliar melalui program BJB Peduli.

Tak ketinggalan, KDM secara pribadi menyumbang Rp600 juta, disusul Wali Kota Depok Supian Suri sebesar Rp500 juta, serta kontribusi Apindo Jawa Barat senilai Rp500 juta.

Dukungan finansial tersebut kian bertambah dengan hadirnya donasi dari ASN Pemprov Jabar sebesar Rp400 juta, Kadin Jawa Barat Rp200 juta, Kwarda Gerakan Pramuka Jabar Rp100 juta, serta donasi PT Buana Kasiti bersama tambahan hasil rapat senilai Rp200 juta.

Sinergi yang cepat dan terukur ini membuktikan bahwa budaya gotong royong warga Jawa Barat sangat kuat saat merespons situasi darurat bencana di tanah air.

Strategi Pengadaan Logistik Lokal Demi Efisiensi Distribusi Bantuan

Guna memastikan bantuan tiba lebih cepat dan efisien di tangan para korban, KDM menerapkan strategi belanja logistik langsung di area terdekat dari lokasi bencana.

Pengadaan barang-barang kebutuhan pokok diprioritaskan mengambil dari titik-titik perdagangan lokal seperti Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai, hingga Manggarai Timur.

Pola ini dinilai jauh lebih taktis dibandingkan memaketkan barang dari Jawa yang membutuhkan waktu pengiriman cukup lama.

Metode pengadaan lokal ini juga terbukti efektif saat penanganan bencana terdahulu karena memangkas rantai distribusi dan biaya transportasi yang tinggi.

Selain mempercepat tibanya bantuan sembako dan perlengkapan pengungsian, langkah ini sekaligus membantu memutar roda perekonomian pedagang lokal di wilayah NTT yang berada dekat dengan lokasi terdampak.

Tim Gabungan BPBD dan Pramuka Jabar Diterjunkan Memetakan Kebutuhan

Tidak hanya menyalurkan dana dan logistik, Pemprov Jabar juga menerjunkan personel terlatih dari gabungan BPBD Jawa Barat serta Kwarda Pramuka Jabar.

Pada tahap awal pemberangkatan, sebanyak 20 personel BPBD Jabar diterbangkan langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen pemetaan kebutuhan mendesak serta mengawal alur penanganan darurat di lapangan.

Kehadiran personel gabungan ini difokuskan untuk membantu proses evakuasi, penataan tempat pengungsian, serta memastikan alur distribusi logistik berjalan transparan dan tepat sasaran.

Seluruh kebutuhan operasional personel telah terjamin penuh agar tim dapat fokus bekerja maksimal membantu masyarakat tanpa membebankan fasilitas daerah terdampak.

Statement:

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat

“Prinsip orang yang sedang kesusahan, ditengok saja sudah menjadi kebahagiaan, apalagi jika dibawakan bantuan.”

“Tetapi dibiasakan kita cari barang di lokasi nanti, kan kayak kemarin efektif tuh. Kalau orang ngirim belinya di Jakarta dikirim lama, kalau beli di sana mudah-mudahan masih ada.”

“Kita ingin memastikan tim bekerja secara maksimal di daerah terdampak tanpa terkendala urusan logistik pribadi.”

3 Poin Penting:

  • Bantuan Kemanusiaan Rp4,5 Miliar: Pemprov Jabar bersama Baznas, Bank BJB, pengusaha, dan donasi pribadi KDM mengumpulkan bantuan Rp4,5 miliar untuk korban bencana alam di NTT.

  • Pengadaan Logistik Terdekat: Pembelian barang logistik diprioritaskan dari wilayah terdekat seperti Labuan Bajo dan Manggarai agar bantuan sampai lebih cepat dan efektif.

  • Penerjunan Tim Gabungan: Sebanyak 20 personel gabungan BPBD Jabar dan Pramuka dikirim untuk memetakan kebutuhan serta mengawal distribusi bantuan di lokasi bencana.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan