Era baru yang telah lama dinantikan oleh para penggemar setia Lana Del Rey akhirnya resmi dimulai dengan kejutan yang luar biasa.
Sang ratu melankolis ini baru saja merilis lead single dari proyek studio kesepuluhnya yang bertajuk Stove, sebuah karya yang langsung memicu perbincangan hangat di media sosial.
Lagu berjudul “White Feather Hawk Tail Deer Hunter” ini menjadi gerbang pembuka bagi fase musikal Lana yang terasa jauh lebih personal dan intim dibandingkan karya-karya sebelumnya.
Menariknya, lagu ini bukan sekadar proyek solo biasa, melainkan sebuah perayaan kolaborasi keluarga besar yang melibatkan orang-orang terdekat sang musisi.
Lana tidak berjalan sendirian dalam merajai tangga lagu kali ini, karena ia menggandeng deretan nama yang memiliki ikatan darah dan emosional kuat.
Hal ini memberikan warna baru yang lebih hangat sekaligus autentik dalam narasi musik yang ia bangun untuk album Stove yang sangat ambisius tersebut.
Sentuhan Hangat Keluarga dalam Balutan Produksi Jack Antonoff
Dalam proses kreatif “White Feather Hawk Tail Deer Hunter”, Lana Del Rey mengajak adiknya, Chuck Grant, serta saudara iparnya, Jason Pickens, untuk ikut menyusun lirik yang mendalam.
Tidak ketinggalan, sang suami, Jeremy Dufrene, juga turut andil dalam penulisan lagu yang berdurasi empat menit ini.
Sosok Dufrene sendiri menjadi pusat semesta dalam liriknya, menjadikan lagu ini sebagai surat cinta yang puitis sekaligus jujur mengenai kehidupan pernikahan mereka yang tengah dijalani.
Untuk urusan dapur rekaman, Lana tetap setia menggandeng produser andalannya, Jack Antonoff, yang dikenal jenius dalam menerjemahkan visi artistik Lana.
Kolaborasi ini juga didukung oleh Drew Erickson pada bagian aransemen strings yang megah, serta sentuhan teknis dari Dean Reid dan Laura Sisk pada proses mixing.
Perpaduan talenta hebat ini berhasil menciptakan sebuah komposisi musik yang sangat solid dan memiliki karakter yang sulit untuk dilupakan oleh siapa pun yang mendengarnya.
Eksplorasi Genre Psychedelic yang Melampaui Ekspektasi Fans
Banyak pihak sebelumnya berspekulasi bahwa album Stove akan menjadi transisi besar Lana Del Rey menuju genre country. Namun, “White Feather Hawk Tail Deer Hunter” justru memberikan plot twist yang sangat menyegarkan bagi para pendengar musik global.
Alih-alih menyuguhkan petikan gitar khas musik koboi, single ini justru menonjolkan estetika psychedelic yang dipadukan dengan orkestra penuh imajinasi, menciptakan ruang dengar yang terasa sangat magis dan melayang.
Lagu ini digambarkan sebagai sebuah renungan spiritual tentang kehidupan, yang diperkuat dengan aransemen instrumen minimalis namun tetap terasa berbobot.
Gaya vokal liris khas Lana yang mendayu-dayu seolah menyatu sempurna dengan atmosfer musik yang dibangun.
Eksperimen musikal ini membuktikan bahwa Lana Del Rey masih menjadi salah satu musisi paling inovatif yang berani keluar dari zona nyaman demi mengejar kejujuran dalam berkarya.
Penantian Panjang Menuju Perilisan Full Album Stove
Perjalanan menuju lahirnya album studio kesepuluh ini memang tergolong cukup panjang dan penuh dengan perubahan strategi yang dinamis.
Awalnya, proyek lanjutan dari album Did you know that there’s a tunnel under Ocean Blvd ini sempat diberi judul Lasso dan direncanakan meluncur pada September 2024.
Jadwal tersebut kemudian mengalami penundaan hingga Mei 2025 dengan sempat berganti nama menjadi The Right Person Will Stay sebelum akhirnya menetap pada judul Stove.
Meskipun tanggal rilis pastinya belum diumumkan secara resmi, Lana memberikan bocoran bahwa proses produksi piringan hitam (vinyl) memerlukan waktu sekitar tiga bulan lebih.
Hal ini menandakan bahwa para penggemar harus sedikit bersabar untuk bisa menikmati keseluruhan album secara utuh dalam format fisik.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Lana bahkan blak-blakan menyebutkan bahwa lagu ini adalah favorit pribadinya dari seluruh daftar lagu yang ada di album terbarunya nanti.
3 Poin Penting:
-
Lana Del Rey merilis single “White Feather Hawk Tail Deer Hunter” sebagai pembuka album ke-10 bertajuk Stove.
-
Lagu ini merupakan proyek kolaborasi keluarga yang melibatkan suami, adik, dan saudara ipar Lana Del Rey.
-
Alih-alih mengusung genre country, Lana justru bereksperimen dengan nuansa psychedelic orkestra yang minimalis.



![dmasiv ngga jadi bubar [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Dmasive-bantah-bubar-Rabu.jpg-300x169.webp)