Search
Search
Search

Lando Norris Bikin Tim Balap Sendiri: LN4 Fusion Siap Cetak Bintang F1 Masa Depan

Kamis, 3 September 2026

LN4 fussion livery (Lando Norris)

Juara dunia bertahan Formula 1, Lando Norris, resmi menggebrak dunia balap dengan meluncurkan tim balap dan program pembinaan pembalap muda miliknya sendiri.

Proyek ambisius ini diproyeksikan bakal meramaikan panggung balap single-seater Eropa mulai musim 2027.

Pembalap andalan tim McLaren tersebut menggandeng tim gokart ternama asal Inggris, Fusion Motorsport, untuk mendirikan tim bernama LN4 Fusion.

Tim anyar ini dipastikan siap bertarung di ajang Formula 3 dan Formula 4, sekaligus mengambil alih sejumlah aset AIX Racing demi mengamankan slot di Formula 2 pada 2027 mendatang.

Skuad Kelas Wahid dan Markas Anyar di Eropa

Guna membangun fondasi tim yang kokoh, LN4 Fusion memboyong jajaran manajerial berkelas dunia dari kancah motorsport.

Mantan bos Prema, Rene Rosin, ditunjuk sebagai konsultan sekaligus team principal untuk memimpin operasional balap di Veneto, Italia, bersama eks direktur teknik Prema, Guillaume Capietto, yang menjabat sebagai racing director.

Sektor manajemen juga makin solid dengan hadirnya Dan Richards sebagai CEO, serta Dan Hazlewood yang memimpin markas tim di Cambridgeshire untuk mengawal program tes dan partisipasi di ajang F4 Inggris.

Kombinasi figur berpengalaman ini mempertegas komitmen LN4 Fusion untuk langsung tampil kompetitif di level tertinggi.

Meluncurkan LN4 Legacy Programme untuk Pembalap Muda

Tidak hanya fokus pada tim balap, Norris juga menginisiasi LN4 Legacy Programme sebagai bentuk dukungan nyata bagi talenta muda.

Program akademi yang didanai penuh secara pribadi oleh Norris ini dipimpin oleh mantan sporting directorAlpine, Julian Rouse, untuk membantu para pembalap berbakat menembus jenjang balap FIA yang terkenal mahal.

Langkah strategis ini menjadi pembuktian kepedulian Norris terhadap masa depan dunia balap mobil.

Melalui akademi ini, para pembalap muda berbakat dari tingkat akar rumput mendapatkan jalur pembinaan yang terstruktur agar memiliki kesempatan nyata menembus ajang paling bergengsi di dunia.

Komitmen Jangka Panjang Sang Juara Dunia F1

Keputusan meluncurkan proyek besar ini hadir di tengah perjalanan karier Norris yang sedang berada di puncak.

Pembalap berusia 26 tahun yang sukses mengamankan gelar juara dunia F1 pertamanya tersebut baru saja menandatangani kontrak jangka panjang bersama McLaren hingga tahun 2030.

Langkah Norris ini pun mendapat apresiasi tinggi dari CEO Formula 1, Stefano Domenicali, yang menilai keterlibatan sang juara dunia akan memperkuat piramida F3 dan F2.

Kehadiran LN4 Fusion diharapkan tak hanya melahirkan pembalap masa depan, tetapi juga mencetak teknisi serta mekanik handal di industri motorsport.

Statement:

Lando Norris

“Saya sangat beruntung didampingi orang-orang luar biasa sepanjang karier saya, dan saya tahu betul bahwa untuk mencapai Formula 1 butuh jauh lebih banyak hal daripada sekadar bakat. LN4 Fusion hadir untuk membangun tim balap yang mampu bersaing dengan yang terbaik, sedangkan LN4 Legacy Programme bertujuan memberikan kesempatan bagi pembalap muda berbakat yang mungkin tidak akan mendapatkannya tanpa bantuan ini.”

3 Poin Penting:

  • Tim dan Program Baru: Lando Norris mendirikan tim balap LN4 Fusion (F4, F3, dan persiapan F2 pada 2027) serta akademi pembinaan LN4 Legacy Programme.

  • Manajemen Berpengalaman: Memboyong tokoh-tokoh besar kancah motorsport seperti Rene Rosin, Guillaume Capietto, Dan Richards, dan Julian Rouse.

  • Dukungan Penuh: Program akademi didanai langsung oleh Norris untuk membantu talenta muda berbakat menembus jenjang balap single-seater FIA.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan