Search

Malaysia Gak Mau Nurut Bank Dunia! Subsidi BBM RON 95 Tetap Ada, Guys

Sabtu, 6 Desember 2025

SPBU Petronas (reuters)

Ada update penting dari negara tetangga, Malaysia! Pemerintah di sana menolak mentah-mentah rekomendasi dari Bank Dunia (World Bank) yang menyarankan penghapusan total subsidi bahan bakar.

Perdana Menteri yang juga merangkap Menteri Keuangan, Anwar Ibrahim, tegas banget bilang kalau Malaysia punya cara sendiri yang lebih smart.

Anwar memastikan bahwa subsidi bensin jenis RON 95 akan tetap dipertahankan, tapi dengan skema yang tertarget.

Cara ini dinilai jauh lebih efektif buat ngerem pemborosan anggaran negara tanpa harus ngebebanin rakyat banyak.

Harga bensin RON 95 bersubsidi di Malaysia sekarang cuma 1,99 ringgit (sekitar Rp8.050) per liter, jauh lebih murah dari nonsubsidi.

Skema Subsidi Tertarget: Hemat Triliunan Rupiah!

Bank Dunia sebelumnya mengusulkan agar harga bensin dinaikkan menjadi 2,65 ringgit per liter untuk semua jenis, baru kemudian diberikan subsidi buat kategori tertentu. Namun, Malaysia memilih skema subsidi tertarget yang sekarang dijalankan.

Dalam penjelasannya di parlemen, Anwar memproyeksikan rasionalisasi subsidi RON 95 ini bisa menghasilkan penghematan fantastis, yaitu antara 2,5 miliar hingga 4 miliar ringgit (setara Rp8,7 triliun hingga Rp14 triliun) per tahun.

Ia menambahkan bahwa sekitar 20% pengguna RON 95 yang saat ini enggak memenuhi syarat bakal keluar dari skema subsidi, sehingga anggaran jadi lebih efisien.

Dana Efisiensi Dialokasikan ke Sektor Penting

Anwar kembali menegaskan bahwa model subsidi yang menyeluruh memang enggak berkelanjutan, tapi dia menolak anggapan Malaysia harus mengikuti pola liberalisasi penuh harga pasar.

Strategi rasionalisasi subsidi ini, katanya, bukan buat nambah utang negara. Justru ini adalah bagian dari strategi jangka panjang buat menstabilkan fiskal dan naikin kepercayaan investor.

Dana hasil efisiensi penghematan triliunan rupiah ini enggak bakal nganggur. Pemerintah Malaysia sudah ancang-ancang mengarahkannya ke sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, dukungan biaya hidup, dan transportasi umum.

Tujuannya jelas: Inflasi tetap terkendali di bawah 2% pada 2025-2026.

Subsidi BUDI95 Berjalan Baik, Rakyat Sudah Merasakan

Klaim keberhasilan subsidi tertarget ini diperkuat oleh Wakil Menteri Keuangan, Lim Hui Ying. Program subsidi yang dinamakan BUDI95 ini, menurutnya, sudah berjalan lancar dan bahkan berhasil menciptakan ruang fiskal tambahan bagi negara.

Hingga akhir November 2025, tercatat 13,9 juta warga sudah merasakan manfaat program ini, dengan total konsumsi RON 95 bersubsidi mencapai 2,59 miliar liter.

Data ini menunjukkan bahwa kebijakan subsidi tertarget yang dipilih Malaysia ini memang efektif dan berhasil sampai ke tangan masyarakat yang berhak.

Statement:

Anwar Ibrahim, PM dan Menkeu Malaysia

“Pendekatan subsidi tertarget memungkinkan pemerintah mengatasi kebocoran tanpa memicu lonjakan inflasi yang tajam.”

3 Poin Penting Subsidi BBM Malaysia

  1. Tolak Rekomendasi Bank Dunia: Pemerintah Malaysia, melalui PM Anwar Ibrahim, menolak penghapusan total subsidi bahan bakar yang direkomendasikan Bank Dunia dan memilih mempertahankan subsidi RON 95 secara tertarget.

  2. Proyeksi Penghematan Anggaran: Skema subsidi tertarget ini diproyeksikan menghasilkan penghematan 2,5 miliar hingga 4 miliar ringgit (sekitar Rp8,7 triliun hingga Rp14 triliun) per tahun, dan 20% pengguna yang tidak memenuhi syarat akan dikeluarkan dari skema.

  3. Alokasi Dana dan Stabilitas Fiskal: Dana hasil efisiensi akan dialihkan ke sektor pendidikan, kesehatan, dan transportasi umum. Kebijakan ini dianggap sebagai strategi jangka panjang untuk menstabilkan fiskal negara dan menjaga inflasi tetap terkendali.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan