Search

Marc Marquez dan Ducati Tak Terkalahkan, Para Rival Siap Lancarkan Serangan Balik

Kamis, 25 September 2025

Davide Brivio, Kepala Tim Trackhouse Aprilia (GPone)

Dominasi Marc Marquez di musim MotoGP tahun ini menjadi pukulan telak bagi para rival. Dengan tunggangannya, Ducati, Marquez tampil gemilang dan tak terbendung, membuat balapan terlihat timpang.

Namun, kekalahan ini justru memantik semangat para pesaing untuk melakukan perlawanan.

Davide Brivio, kepala tim Trackhouse Aprilia, menegaskan bahwa ini adalah saatnya bagi Aprilia dan tim-tim lain untuk mulai menyiapkan strategi demi mengakhiri dominasi sang juara.

Musim yang Tidak Seimbang, Dominasi yang Tak Terduga

Sejak balapan pertama, musim MotoGP tahun ini berjalan tidak seimbang. Meskipun Marc Marquez membuat beberapa kesalahan kecil, hal itu tidak menghentikan perjalanannya menuju gelar juara dunia.

Tidak ada yang menduga dominasinya akan sejauh ini. Perbedaan performa yang ditunjukkannya di trek membuat semua rival harus menerima kenyataan pahit, bahwa saat ini, ia dan Ducati memang tak terkalahkan.

Aprilia Bertekad Bangkit dari Keterpurukan

Bagi Brivio, situasi ini adalah tantangan yang harus dijawab. Timnya, Trackhouse Racing, yang merupakan tim satelit dari pabrikan Aprilia, telah berkolaborasi erat dengan tim utama sejak awal musim.

Absennya Jorge Martin karena cedera membuat Trackhouse harus lebih terlibat dalam pengembangan motor RS-GP.

Ai Ogura dari Trackhouse Racing Team (Trckhouse Racing)

Mencari Bakat dan Mengasah Potensi Terpendam

Dalam upayanya untuk bangkit, Trackhouse Aprilia menargetkan finis di 10 besar, namun berharap bisa meraih lebih. Brivio menyoroti talenta pembalap mereka.

Ia melihat Ogura sebagai bakat yang coba mereka asah menjadi pembalap top.

Sementara itu, mereka tetap melanjutkan kerja sama dengan Fernandez karena yakin ia cepat dan berbakat, meskipun di awal musim potensinya belum maksimal.

Serangan Balik dari Semua Lini

Brivio menekankan bahwa kekalahan di tahun ini akan menjadi motivasi besar bagi semua pembalap. Ia memprediksi bahwa musim dingin nanti, para rival akan bekerja lebih keras dari sebelumnya.

Ini adalah sebuah janji dari para pembalap dan tim untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Fokus pada Pengembangan dan Perbaikan Diri

Kemenangan Marquez telah memberikan pelajaran berharga. Ini bukan hanya tentang kekuatan motor, tetapi juga tentang bagaimana seorang pembalap dapat beradaptasi dan memaksimalkan potensi kendaraan.

Brivio menyadari hal itu. Ia dan timnya kini fokus pada pengembangan motor dan perbaikan strategi, mempersiapkan diri untuk menantang dominasi Ducati dan Marquez di musim depan.

Menyambut Pertarungan Epik Tahun Depan

Apa yang terjadi di musim ini adalah sebuah prolog untuk pertarungan yang lebih epik di tahun 2026. Semua tim, semua pembalap, akan kembali ke lintasan dengan tekad yang lebih kuat.

Kekalahan ini bukan akhir, melainkan awal dari sebuah serangan balik. Dunia balap menanti, apakah dominasi Marquez akan berlanjut, atau justru para rival yang akan merebut kembali kejayaan?

Statement:

Davide Brivio, Kepala Tim Trackhouse Aprilia

“Tahun ini, Marquez tak terkalahkan dengan Ducati.. Sekarang serangan balik dimulai.. Semua orang akan bersiap menantangnya tahun depan.”

“Hal ini memungkinkan kami mempertahankan level tinggi… mekanik yang baik, teknisi yang baik, dan kepercayaan penuh pada tim.. pembalap dan teknisi selaras,” tegas Brivio.

“Bagnaia akan bekerja lebih keras musim dingin ini, Martin dapat pulih, Bezzecchi akan lebih konsisten, dan Alex Marquez juga akan melangkah maju,” katanya.

 

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan