Search

Marc Marquez Fix Move On, Sinyal Pensiun di Ducati Makin Nyata

Kamis, 23 April 2026

Marc Marquez [web]
Marc Marquez [web]

Kabar mengejutkan datang dari sang “Baby Alien”, Marc Marquez, yang secara blak-blakan menutup pintu untuk kembali ke pelukan Honda di masa depan.

Meskipun hubungan sejarahnya dengan pabrikan asal Jepang tersebut sangat ikonik, Marquez merasa bahwa babak tersebut sudah benar-benar usai.

Rider asal Spanyol ini menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan Honda bukan karena benci, melainkan sebuah kebutuhan logis demi menyelamatkan kariernya yang sempat meredup akibat cedera panjang.

Bagi para penggemar MotoGP, kepindahan Marquez ke Ducati memang menjadi titik balik yang luar biasa setelah masa-masa kelam di Repsol Honda pada periode 2020-2023.

Setelah sukses mengamankan gelar dunia kesembilan bersama Ducati Lenovo Team pada 2025, Marquez kini lebih memilih untuk menikmati sisa masa balapnya dengan kompetitif.

Ia menyadari bahwa usia dan kondisi fisik menjadi pertimbangan utama mengapa ia tidak ingin lagi memulai proyek dari nol bersama tim lain.

Analogi Hubungan Romantis yang Harus Kandas

Dalam sebuah wawancara di siniar Tengo un Plan, Marquez menggambarkan hubungannya dengan Honda layaknya sebuah romansa yang harus berakhir demi kebaikan bersama.

Ia mengaku bahwa secara emosional sangat berat untuk pergi, namun secara rasional, menetap di Honda kala itu hanya akan mempercepat masa pensiunnya dalam kondisi terpuruk.

Keputusan untuk pindah ke Ducati terbukti ampuh karena ia berhasil membuktikan bahwa insting juaranya belum hilang sama sekali.

Marquez menyebutkan bahwa lingkaran kariernya kini sudah terasa lengkap dan tertutup dengan sempurna.

Kembali ke titik awal atau bernostalgia dengan seragam oranye khas Honda dianggapnya sebagai langkah yang tidak perlu lagi dilakukan.

Fokus utamanya saat ini adalah menutup karier dengan cara yang terhormat dan tetap berada di barisan depan, sesuatu yang sulit ia dapatkan di tahun-tahun terakhirnya bersama pabrikan Sayap Tunggal.

Rencana Kontrak Pendek dan Isu Gantung Helm

Saat ini, pembicaraan mengenai kontrak baru Marquez dengan Ducati tengah menjadi sorotan hangat di paddock.

Kabarnya, pembalap berusia 33 tahun ini hanya menginginkan durasi kontrak selama satu tahun saja.

Strategi ini memicu spekulasi kuat bahwa Marquez sudah mematok tahun 2028 sebagai batas akhir perjalanannya di lintasan balap dunia.

Ia ingin memastikan bahwa setiap musim yang ia jalani tetap memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan.

Langkah Marquez ini dinilai sangat taktis karena ia tidak ingin terikat kontrak jangka panjang yang mungkin membebaninya jika performa fisiknya mulai menurun.

Ambisinya untuk menang tetap membara, namun ia juga bersikap realistis terhadap masa depan.

Dengan kontrak pendek, Marquez memiliki fleksibilitas penuh untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk benar-benar menggantung helm tanpa ada beban komitmen yang tersisa.

Kedamaian Diri Usai Lewati Masa Sulit

Melihat ke belakang, Marquez merasa sangat puas bisa keluar dari lubang jarum setelah cedera lengan yang hampir menghancurkan mentalnya di tahun 2020.

Ia sempat meragukan kemampuannya sendiri untuk bersaing di level tertinggi MotoGP.

Namun, keberhasilannya meraih kemenangan kembali bersama Ducati memberikan ketenangan batin yang luar biasa, sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih merupakan salah satu pembalap terbaik sepanjang masa.

Bagi Marquez, menutup lingkaran karier dengan kemenangan adalah target utama yang sudah tercapai.

Kini, ia tidak lagi memburu validasi dari pihak manapun mengenai loyalitasnya terhadap satu merek tertentu.

Kedamaian yang ia rasakan saat ini muncul karena ia berhasil mengakhiri tren negatif dan kembali ke podium tertinggi sebelum waktu pensiun itu benar-benar tiba di hadapannya.

Statement:

Marc Marquez (Rider Moto GP)

“Dengan Honda, rasanya seperti hubungan romantis. Tidak buruk, Anda tak ingin pergi, tapi Anda tahu Anda harus pergi karena itu yang terbaik untuk Anda. Saya tak merasakannya dengan hati, tapi dengan kepala. Secara pribadi, saya merasa telah menutup lingkaran karier balap saya.”

3 Poin Penting:

  • Marc Marquez secara resmi menyatakan tidak akan kembali ke Honda karena merasa lingkaran kariernya sudah tertutup.

  • Pembalap asal Spanyol ini hanya mengincar kontrak satu tahun di Ducati sebagai sinyal kuat rencana pensiun pada 2028.

  • Keputusan meninggalkan Honda didasarkan pada logika untuk tetap kompetitif daripada sekadar mengikuti perasaan emosional.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan