Search

Marc Marquez Gagal Juara Sprint Race MotoGP San Marino, Bezzecchi Raih Kemenangan

Minggu, 14 September 2025

Marc Marquez crash (Getty Images)

Balapan Sprint MotoGP San Marino di Misano akhir pekan ini menyuguhkan drama mengejutkan. Pembalap Ducati, Marc Marquez, yang memulai dari baris kedua, berhasil memimpin balapan di putaran keenam.

Namun, perjuangannya berakhir saat ia terjatuh di tikungan kiri karena kehilangan kendali bagian depan motornya.

Kemenangan Pertama Non-Ducati di Musim Ini

Kecelakaan Marquez membuka jalan lebar bagi Marco Bezzecchi untuk memimpin dan meraih kemenangan.

Kemenangan ini sangat istimewa, sebab ini adalah kemenangan Sprint pertama bagi pembalap non-Ducati sejak terakhir kali diraih oleh Aleix Espargaro di MotoGP Catalunya tahun lalu.

Kemenangan Bezzecchi ini sekaligus menggarisbawahi performa kuat yang ditunjukkan oleh motor Aprilia.

Marco Bezzecchi (Getty Images)

Hasil Mengejutkan dari Beberapa Pembalap

Sementara itu, di belakang Bezzecchi, ada sejumlah hasil yang mengejutkan. Alex Marquez, adik dari Marc Marquez, berhasil finis di posisi kedua. Ini menjadi podium yang penting bagi motor bernomor 73 tersebut.

Posisi ketiga ditempati oleh Fabio Di Giannantonio, yang berhasil memenangi duel sengit dengan Franco Morbidelli.

Sementara itu, Pedro Acosta dan Fermín Aldeguer juga menunjukkan performa luar biasa, masing-masing finis di posisi kelima dan keenam.

Performa Honda dan Yamaha

Di tengah jatuhnya beberapa pembalap, Luca Marini berhasil finis di urutan ketujuh, menunjukkan peningkatan yang signifikan pada motor Honda. Hal ini terjadi meskipun pembalap Honda lain, Fabio Quartararo, juga mengalami kecelakaan.

Di sisi lain, pembalap penguji Yamaha, Augusto Fernandez, berhasil menyelesaikan sprint pertamanya dengan motor Yamaha V4 terbaru, meskipun ia finis di urutan ke-18.

Pecco Bagnaia Masih Bermasalah

Juara bertahan, Pecco Bagnaia, masih melanjutkan tren buruknya. Ia hanya mampu finis di posisi ke-13, tertinggal lebih dari 16 detik dari sang juara.

Meskipun demikian, Bagnaia sempat menunjukkan performa membaik di sesi kualifikasi. Ia mengaku kondisi sirkuit Misano yang familiar membantunya, tetapi ia tetap realistis soal performa motornya.

Tanggapan Pemenang dan Juara Bertahan

Bezzecchi, sang pemenang, merasa sangat puas dengan performanya. Sedangkan Bagnaia, walaupun kecewa dengan hasilnya, memberikan sindiran halus terhadap sirkuit lain di luar Italia yang dinilai memiliki kualitas aspal kurang baik.

Statement:

Pecco Bagnaia

“Tak seorang pun boleh berpikir tentang keajaiban, motornya sama saja.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan