Dalam ajang Computex Week di Taipei, Huang menyebut bahwa Marvell Technology berpotensi besar menjadi perusahaan bernilai satu triliun dolar Amerika Serikat berikutnya.
Pernyataan panas dari bos Nvidia tersebut langsung memicu reli saham Marvell di lantai bursa secara masif.
Pada sesi penutupan perdagangan Selasa, saham perusahaan pembuat komponen semikonduktor ini melonjak drastis hingga 32,52 persen, mencatat rekor kenaikan harian terbesar sepanjang sejarah perusahaan.
Optimisme pasar dunia nyata terhadap Marvell tidak muncul dalam semalam, melainkan berkat posisi strategisnya yang kini menjadi tulang punggung konektivitas pusat data kecerdasan buatan modern.
Hal ini tentu menempatkan Marvell di kasta tertinggi dalam ekosistem infrastruktur digital masa depan, stay tuned!
Jejak Insinyur Kelahiran Jakarta Hingga Keberanian Melawan Dominasi Raksasa Chip
Di balik kegemilangan teknologi Marvell jaman sekarang, terdapat silsilah sejarah panjang yang bener-bener bikin bangga karena dibangun oleh insinyur jenius kelahiran Jakarta, Sehat Sutardja.
Fondasi bisnis raksasa ini didirikan hampir tiga dekade lalu, tepatnya pada tahun 1995, oleh Sehat bersama sang istri, Weili Dai, dan saudaranya, Pantas Sutardja.
Dengan modal awal yang tergolong adil sebesar 350.000 dolar AS, mereka nekat menantang dominasi perusahaan kaku seperti Texas Instruments, gokil abis!
Tantangan terbesar di dunia nyata menghadang pada tahun-tahun awal ketika rupa-rupa produsen besar menolak bekerja sama karena ukuran perusahaan Marvell yang masih sangat kecil.
Namun, titik balik fungsional terjadi saat Seagate Technology memberikan tantangan teknis untuk menyelesaikan masalah pada generasi baru komponen hard drive.
Melalui pendekatan taktis teknologi CMOS, tim Marvell berhasil memenuhi target operasional dalam waktu tiga bulan saja dan sukses merebut posisi pemasok utama, keep inspiring!
Lompatan Besar Melantai di Nasdaq Hingga Menjadi Otak di Balik iPhone Generasi Pertama
Keberhasilan memikat Seagate membuka jalan lebar bagi ekspansi investasi sosial Marvell di panggung global hingga resmi melantai di bursa Nasdaq pada tahun 2000.
Perusahaan terus bergerak adaptif melakukan serangkaian akuisisi strategis, termasuk mencaplok bisnis prosesor XScale milik raksasa Intel pada 2006.
Setahun kemudian, kredibilitas Marvell semakin bertenaga setelah chip Wi-Fi buatan mereka resmi dipasang untuk memperkuat sistem konektivitas gawai iPhone generasi pertama, gokil abis!
Kini, fokus komparasi bisnis Marvell telah bergeser secara adil ke sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia, yakni jaringan AI, komputasi awan, 5G, dan infrastruktur digital perkotaan.
Pilihan jalur ini terbukti sangat tepat karena perkembangan teknologi kecerdasan buatan jaman sekarang sangat bergantung pada kemampuan ribuan chip untuk saling terhubung.
Marvell hadir sebagai solusi mekanis yang memastikan proses distribusi dan pertukaran data di pusat data berjalan sangat cepat tanpa kendala kaku, stay tuned!
Rekor Pendapatan Fantastis Kuartal Pertama Hingga Warisan Abadi Sang Inovator Asal Indonesia
Kinerja keuangan perusahaan harian pun ikut merefleksikan tren positif dari ledakan investasi pusat data global tersebut.
Pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, Marvell sukses membukukan pendapatan fantastis mencapai 2,4 miliar dolar AS, melampaui rupa-rupa ekspektasi dari para analis saham global.
Walaupun kapitalisasi pasar saat ini baru berada di angka 250 miliar dolar AS, pasar sangat yakin bahwa Marvell berada di jalur yang benar untuk menembus batas angka satu triliun dolar AS, kaku no debat!
Meskipun Sehat Sutardja telah pensiun pada 2016 dan wafat pada September 2024 silam, silsilah visi jangka panjang yang ia tanamkan tetap menjadi roda penggerak utama.
Sebagai pemegang lebih dari 440 paten penting, Sehat diakui dunia sebagai salah satu tokoh yang ikut membentuk sejarah industri semikonduktor modern.
Ketika raksasa sekelas Nvidia melihat Marvell sebagai kandidat triliunan dolar berikutnya, pasar sedang menyaksikan buah manis dari impian besar seorang anak Jakarta, stay tuned!
Statement:
Jensen Huangg, CEO Nvidia
“Marvell ditetapkan menjadi perusahaan bernilai triliunan dolar berikutnya di dunia nyata secara fungsional. Ketika Anda mengambil suatu masalah komputasi, memecahkannya menjadi banyak bagian, dan mendistribusikannya ke seluruh pusat data, yang diperlukan adalah konektivitas harian yang adil. Itulah alasan mengapa Matt berprestasi dengan sangat baik dan mengapa Marvell sangat penting dalam ekosistem kecerdasan buatan jaman sekarang agar tidak kaku.”
3 Poin Penting:
-
Prediksi Raksasa Satu Triliun Dolar: CEO Nvidia Jensen Huang memprediksi Marvell Technology akan menjadi perusahaan teknologi berikutnya yang menyentuh nilai kapitalisasi pasar satu triliun dolar AS.
-
Warisan Inovasi Sehat Sutardja: Fondasi kejayaan Marvell dalam industri chip global dibangun sejak 1995 oleh insinyur andal kelahiran Jakarta, Sehat Sutardja, melalui terobosan teknologi CMOS.
-
Tulang Punggung Konektivitas AI: Marvell sukses menggeser fokus bisnisnya menjadi penyedia komponen konektivitas pusat data, komputasi awan, dan jaringan AI yang mencetak pendapatan 2,4 miliar dolar AS di kuartal I-2027.



