Search

Nekat Mesum di Taksi Online: Sopir Gak Tahan dan Langsung Tegur Penumpang

Jumat, 13 Februari 2026

Pasangan mesum di taksi online bikin sopir geram (ist)

Dunia transportasi daring kembali dihebohkan oleh kelakuan penumpang yang nggak habis pikir. Seorang sopir taksi online baru-baru ini curhat di media sosial setelah mendapati sepasang kekasih nekat berbuat asusila di kursi belakang mobilnya.

Peristiwa yang bikin geleng-geleng kepala ini diduga terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa malam, 10 Februari 2026.

Sopir yang sedang narik atau on bid tersebut merasa sangat risi dan tidak nyaman dengan aksi berani penumpang yang merupakan sejoli muda tersebut.

Lewat rekaman dashcam mobil yang viral, terlihat jelas posisi kedua penumpang yang sudah melampaui batas norma kesopanan di ruang publik. Sang sopir pun akhirnya memberanikan diri untuk menegur agar perbuatan tersebut segera dihentikan.

Viral Rekaman Dashcam dan Curhatan Pilu Sang Sopir

Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, sopir tersebut membagikan rasa apesnya saat menerima pesanan dari pasangan yang diduga merupakan bagian dari generasi Z.

Ia merasa kecewa karena profesionalismenya dalam memberikan layanan justru dibalas dengan perilaku yang tidak pantas.

Video tersebut menunjukkan betapa santainya pasangan itu tiduran di kursi belakang seolah-olah berada di kamar pribadi, bukan di dalam kendaraan umum.

Sopir tersebut juga membandingkan pengalamannya saat dirinya menjadi penumpang di aplikasi ojek daring lainnya. Ia mengaku selalu menjaga sikap dan menghargai privasi serta kebersihan kendaraan milik mitra pengemudi.

Ia mempertanyakan mengapa masih ada orang yang tega melakukan tindakan tidak senonoh di dalam mobil yang merupakan tempat dirinya mencari nafkah sehari-hari.

Pentingnya Etika Penumpang dan Etika Berkendara

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna transportasi publik maupun daring untuk selalu menjaga etika. Ruang kabin taksi online merupakan area publik yang harus dijaga kenyamanan bersama, bukan tempat untuk melakukan hal-hal yang melanggar asusila.

Kelakuan penumpang seperti ini tidak hanya merugikan pengemudi secara mental, tetapi juga bisa berdampak buruk pada rating dan kenyamanan kendaraan bagi penumpang berikutnya.

Menghargai profesi sopir taksi online berarti juga menghargai privasi dan batas-batas sosial yang berlaku.

Sopir memiliki hak untuk memprotes dan menolak memberikan layanan jika penumpang melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban atau melanggar norma hukum.

Tindakan asusila di tempat umum, termasuk di dalam taksi, sebenarnya bisa berujung pada konsekuensi hukum jika dilaporkan secara resmi.

Reaksi Netizen dan Perlindungan bagi Driver Online

Unggahan ini pun langsung banjir komentar dari netizen yang sebagian besar mendukung tindakan tegas sang sopir.

Banyak yang menyayangkan degradasi moral yang ditunjukkan oleh pasangan tersebut dan mendesak pihak penyedia aplikasi untuk memberikan sanksi berupa pemblokiran akun.

Perlindungan bagi mitra pengemudi dari perilaku penumpang yang “toxic” atau tidak sopan kini kembali menjadi sorotan publik.

Dengan adanya teknologi dashcam, sopir kini memiliki bukti kuat untuk melindungi diri dari tuduhan palsu atau perilaku buruk penumpang. Kedepannya, diharapkan para pengguna aplikasi transportasi lebih bijak dan dewasa dalam berperilaku.

Ingat, kenyamanan berkendara adalah tanggung jawab bersama antara pengemudi dan penumpang agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan tanpa gangguan hal-hal yang tidak pantas.

Statement:

Azmi Rahmat, Sopir Taksi Online (via Instagram @azmirahmatzz)

“Apes On Bid 10 Februari 2026, ada Gen Z mesan Gocar masuknya ke aplikasi gua, kalau penumpang mesum di mobil gimana? Ketika gua menjadi penumpang di dua aplikasi ijo, gua selalu menjaga sikap, tapi kenapa orang ini kok bisanya mesum di mobil gua?”

Rangkuman 3 Poin Penting

  • Seorang sopir taksi online di Jakarta Selatan membagikan rekaman dashcam berisi aksi asusila sepasang penumpang di dalam mobilnya.

  • Kejadian tersebut terjadi di kawasan Cipulir pada Selasa malam dan memicu protes keras dari sang pengemudi karena merasa risi.

  • Kasus ini viral di media sosial dan memicu diskusi tentang pentingnya menjaga etika serta kesopanan saat menggunakan transportasi umum.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan