Search

Pembaruan One UI 9 Bakal Paksa Reset Perangkat Galaxy Jika Salah PIN 13 Kali

Selasa, 28 Juli 2026

One UI 9 (ist)

Pengguna setia lini ponsel cerdas Samsung Galaxy tampaknya harus makin berhati-hati saat memasukkan PIN, kata sandi, atau pola pada layar kunci (lock screen).

Pasalnya, produsen teknologi raksasa asal Korea Selatan ini dikabarkan bakal menerapkan kebijakan keamanan anyar yang jauh lebih ketat lewat pembaruan antarmuka One UI 9.

Kebijakan anyar ini dirancang untuk mencegah akses tanpa izin secara paksa pada perangkat pengguna.

Melalui pembaruan One UI 9 tersebut, pengguna yang salah memasukkan PIN, kata sandi, atau pola sebanyak 13 kali secara berturut-turut bakal dipaksa melakukan factory reset alias pengembalian ke setelan pabrik.

Berdasarkan laporan Android Authority pada Selasa (28/7/2026), ketentuan ketat ini tertuang dalam dokumen dukungan resmi Samsung yang dipublikasikan pada akhir pekan lalu.

Adopsi Sistem Keamanan Android 17 dan Mekanisme Percobaan

Langkah tegas yang diambil Samsung ini merupakan bentuk adopsi dari sistem keamanan pada sistem operasi Android 17.

Pada versi sistem operasi terdahulu, sistem Android memberikan toleransi yang terbilang sangat melimpah, yakni hingga 1.800 kali percobaan gagal dalam kurun waktu lima tahun sebelum perangkat terkunci penuh.

Namun, Android 17 memangkas batas tersebut secara signifikan menjadi hanya 20 kali percobaan gagal.

Samsung lantas memperketat kembali aturan dasar tersebut pada pembaruan One UI 9 dengan membatasi percobaan hingga 13 kali saja.

Dalam dokumen resminya, pihak pabrikan menjelaskan bahwa pengguna bakal diminta menunggu selama 24 jam usai mengalami 12 kali kegagalan input, sebelum kesempatan terakhir diberikan pada percobaan ke-13 yang akan menentukan nasib data di dalam ponsel.

Inovasi Smart Counting dan Proteksi Perlindungan Tambahan

Guna meminimalkan risiko kesalahan yang tak disengaja, Samsung melengkapi sistem keamanan baru ini dengan fitur perhitungan cerdas bernama smart counting.

Melalui mekanisme ini, percobaan berulang dengan memasukkan kombinasi PIN atau kata sandi yang persis sama tidak akan dihitung sebagai percobaan gagal tambahan.

Selain itu, antarmuka layar juga bakal menampilkan rincian jumlah kesempatan tersisa lengkap dengan teks panduan.

Mengingat seluruh lini Galaxy modern telah dibekali fitur Factory Reset Protection (FRP), tindakan reset paksa tidak serta-merta membuat ponsel dapat dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Setelah proses reset selesai, pengguna tetap diwajibkan melakukan autentikasi ulang dengan menginput kredensial akun Samsung dan Google yang terhubung sebelumnya.

Perangkat Perdana Pengusung One UI 9 dan Imbauan Bagi Pengguna

Kebijakan keamanan tingkat tinggi ini dijadwalkan bakal meluncur secara perdana pada jajaran ponsel lipat flagship terbaru, yakni Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8.

Ketiga perangkat kelas atas ini menjadi jajaran ponsel pertama yang langsung menjalankan sistem operasi Android 17 berbalut One UI 9 saat dirilis ke pasar global.

Hadirnya fitur proteksi yang kian ketat ini menegaskan komitmen Samsung dalam memprioritaskan keamanan data para penggunanya dari ancaman peretasan fisik.

Pengguna mengandalkan fitur keamanan biometrik pun diingatkan untuk selalu mengingat kombinasi PIN atau kata sandi cadangan agar terhindar dari potensi terhapusnya data penting secara tak terduga.

3 Poin Penting:

  • Aturan Baru One UI 9: Samsung bakal menerapkan kebijakan factory reset otomatis pada perangkat Galaxy jika pengguna salah memasukkan PIN, kata sandi, atau pola sebanyak 13 kali berturut-turut.

  • Fitur Smart Counting: Sistem perhitungan cerdas tidak akan menghitung input PIN yang sama berulang kali sebagai kegagalan baru, serta memberikan jeda tunggu 24 jam sebelum percobaan ke-13.

  • Penerapan Awal Perangkat: Sistem keamanan berbasis Android 17 ini akan berlaku pertama kali pada lini ponsel lipat Galaxy Z Fold8, Z Fold8 Ultra, dan Z Flip8.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan