Sebuah penelitian dari Birmingham University menemukan bahwa minuman panas, seperti teh dan kopi, mengandung mikroplastik dalam jumlah yang jauh lebih tinggi daripada minuman dingin.
Studi yang ditulis The Independent ini merupakan yang pertama menguji kandungan mikroplastik dalam berbagai minuman populer, termasuk teh panas dan kopi panas.
Temuan Mikroplastik Tertinggi
Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi mikroplastik tertinggi ditemukan pada teh panas dan kopi panas. Kandungan mikroplastik pada minuman panas ditemukan jauh lebih banyak dibanding es teh atau kopi dingin.
Hal ini mengindikasikan bahwa suhu tinggi dan proses pembuatan minuman panas menjadi faktor utama kontaminasi mikroplastik.
Penelitian ini menguji total 31 jenis minuman dari berbagai merek populer di Inggris.
Secara rata-rata, teh panas dalam gelas sekali pakai memiliki kandungan tertinggi dengan 22 MPs (satuan mikroplastik) per gelas, sementara kopi panas juga menunjukkan kontaminasi tinggi dari bahan gelasnya.
Statement:
Profesor Mohamed Abdallah, salah satu peneliti
“Kami menemukan keberadaan mikroplastik di mana-mana, di semua minuman dingin dan panas yang kami teliti.”
“Dari sudut pandang ilmiah, hal ini menunjukkan bahwa kita seharusnya tidak hanya mengamati air, tapi juga harus melakukan penelitian yang lebih komprehensif karena sumber-sumber [mikroplastik] lain juga cukup banyak.”
![peluncuran label Nutri-Level [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/1467305477.jpg-300x169.webp)
![bahaya Covid-19 "Cicada" [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2022-09-06-at-12.02.48-1-300x225.jpeg)

![ilustrasi virus cicada [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/covid-virus-3d-modeling-scaled-1-300x214.jpg)