Search

Penjualan Kendaraan Listrik di China Capai Titik Balik, Kuasai 51% Pangsa Pasar

Minggu, 31 Agustus 2025

Mobil listrik Xiaomi (electrek)

Pasar kendaraan listrik (EV) di China mencapai titik balik bersejarah setelah pangsa pasarnya melampaui 50% dari total penjualan mobil baru.

Menurut data pendaftaran dari Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM), penjualan EV kini mendominasi dengan pangsa pasar mencapai 51%, menandakan transisi cepat menuju dominasi kendaraan listrik di negara tersebut.

Electrek menulis, China saat ini menjadi produsen dan pasar EV terbesar di dunia. Pada tahun 2024, sekitar 12 juta dari 17 juta unit EV global diproduksi di China, dengan 11 juta di antaranya dijual di dalam negeri.

Pangsa pasar ini sering dianggap sebagai takeoff velocity atau kecepatan lepas landas, di mana pertumbuhan EV akan terus melesat.

Contohnya, di Norwegia, pangsa pasar EV yang mencapai 50% pada tahun 2020 kini sudah melonjak hingga 90% pada tahun 2024.

EV Berbasis Baterai Mendominasi

Di tengah lonjakan ini, kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) juga tumbuh pesat, kini menguasai 31% pangsa pasar kendaraan penumpang di China.

Tingginya tingkat persaingan di pasar EV China telah mendorong produsen untuk menciptakan produk yang semakin baik.

Namun, situasi ini menjadi tantangan bagi produsen mobil dari luar China, termasuk Tesla.

Meskipun memproduksi mobil secara lokal di China, Tesla mengalami penurunan penjualan sepanjang tahun ini, menunjukkan bahwa mereka tidak lagi sekompetitif di pasar EV yang sangat kompetitif tersebut.

Statement:

Spec9

“Istilah yang saya sukai adalah bahwa EV telah mencapai kecepatan lepas landas di China. Teknologi ini cukup baik dan terjangkau untuk terus menggantikan mesin pembakaran internal (ICE).”

“EV menghilangkan impor minyak yang mahal, mengurangi polusi beracun lokal, tidak berkontribusi pada kabut asap kota, dan menciptakan industri ekspor besar yang mempekerjakan jutaan orang.”

Electrek

“Tesla, perusahaan mobil listrik terbesar di luar China, telah mengalami penurunan penjualan di China sepanjang tahun ini di tengah lonjakan penjualan mobil listrik di negara tersebut. Ini bukanlah pertanda baik.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan