Search

Pilih Jurusan Kuliah Jangan Asal Ikut Arus: 10 Daftar Program Studi yang Paling Banyak Disesali Lulusannya

Selasa, 17 Maret 2026

10 jurusan kuliah [dok. web]
10 jurusan kuliah [dok. web]

Memilih jurusan kuliah memang menjadi momen krusial yang menentukan arah masa depan, tapi sering kali dampaknya baru terasa setelah toga dilepas.

Fenomena salah pilih jurusan bukan lagi hal baru, namun data terbaru dari berbagai survei lulusan seperti ZipRecruiter menunjukkan tren penyesalan yang cukup konsisten.

Banyak alumni merasa terjebak karena sulitnya mencari lapangan kerja, ekspektasi gaji yang tidak sesuai kenyataan, hingga pergeseran industri yang sangat cepat.

Penyesalan ini biasanya muncul saat para sarjana baru mulai memasuki pasar kerja yang sangat kompetitif.

Faktor utama yang memicu rasa sesal tersebut adalah kurangnya keahlian teknis spesifik yang dibutuhkan industri modern saat ini.

Meski minat dan bakat tetap penting, memahami realitas lapangan kerja serta potensi penghasilan di masa depan menjadi pertimbangan yang tidak boleh disepelekan sebelum mendaftar ke perguruan tinggi.

Berdasarkan berbagai survei lulusan (seperti dari ZipRecruiter dan platform karir lainnya), penyesalan biasanya muncul karena sulitnya mencari kerja, gaji awal yang rendah, atau ekspektasi yang tidak sesuai realitas lapangan.

Berikut adalah 10 jurusan yang sering dilaporkan membuat mahasiswanya merasa menyesal setelah lulus:

1. Jurnalisme

Banyak lulusan merasa menyesal karena pergeseran industri media ke digital yang membuat persaingan semakin ketat, jam kerja yang tidak menentu, dan tingkat gaji yang cenderung stagnan bagi pemula.

2. Sosiologi

Meskipun ilmunya sangat menarik untuk memahami fenomena sosial, banyak lulusan merasa kesulitan menemukan jalur karir yang spesifik dan langsung berhubungan dengan gelar mereka tanpa mengambil studi lanjut (S2).

3. Seni Rupa / Seni Murni

Tantangan utama di jurusan ini adalah sulitnya membangun karir yang stabil secara finansial di awal. Banyak yang merasa bahwa keterampilan teknis seni bisa dipelajari secara otodidak tanpa harus mengambil gelar formal yang mahal.

4. Komunikasi

Sebagai salah satu jurusan paling populer, lulusan komunikasi sering menghadapi pasar kerja yang sangat jenuh. Penyesalan biasanya muncul karena merasa gelar ini terlalu umum dan kurang memberikan keahlian teknis yang spesifik.

5. Pendidikan (Keguruan)

Banyak yang masuk ke jurusan ini karena panggilan jiwa, namun menyesal di kemudian hari karena beban kerja administratif yang tinggi dan kompensasi finansial yang seringkali tidak sebanding dengan tanggung jawab mendidik.

6. Manajemen Hotel & Pariwisata

Sektor ini sangat rentan terhadap kondisi ekonomi global (seperti pandemi). Selain itu, jenjang karir di industri ini sering kali mengharuskan seseorang memulai dari posisi bawah dengan jam kerja fisik yang melelahkan.

7. Biologi

Banyak mahasiswa memilih Biologi dengan harapan menjadi peneliti, namun kenyataannya lowongan kerja untuk sarjana (S1) Biologi murni cukup terbatas jika tidak melanjutkan ke jenjang medis atau riset yang lebih tinggi.

8. Sastra Inggris / Bahasa Asing

Dengan semakin canggihnya alat penerjemah berbasis AI, nilai jual dari sekadar “bisa berbahasa asing” mulai menurun. Lulusan sering menyesal karena tidak membekali diri dengan kemampuan tambahan seperti bisnis atau teknologi.

9. Ilmu Politik

Mirip dengan Sosiologi, jurusan ini sering dianggap terlalu teoritis. Tanpa koneksi yang kuat atau pengalaman organisasi yang masif, lulusannya seringkali harus bekerja di bidang yang sama sekali tidak relevan dengan politik.

10. Filsafat

Meskipun melatih cara berpikir kritis yang luar biasa, lulusan filsafat sering merasa frustrasi saat memasuki pasar kerja karena tidak banyak posisi yang mencantumkan “Sarjana Filsafat” sebagai syarat utama.

Pesan Semesta:

“Penyesalan ini biasanya bersifat subjektif. Banyak lulusan dari jurusan di atas tetap sukses karena mampu beradaptasi, membangun jejaring, dan melengkapi diri dengan soft skills yang dibutuhkan industri modern.”

3 Poin Penting:

  • Faktor Finansial dan Lapangan Kerja: Ketidaksesuaian antara ekspektasi gaji serta sulitnya mencari posisi kerja yang spesifik menjadi alasan utama penyesalan lulusan.

  • Dominasi Skill Teknis: Jurusan yang dianggap terlalu umum atau hanya mengandalkan kemampuan teoretis cenderung membuat alumni merasa kurang kompetitif di pasar kerja.

  • Adaptasi adalah Kunci: Kesuksesan karier tidak hanya ditentukan oleh gelar, melainkan kemampuan lulusan dalam mengembangkan keahlian tambahan (multiskilling) dan memperluas jaringan profesional.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan