Search

Plot Twist MotoGP! Pecco Bagnaia Rumornya Bakal Cabut ke Aprilia Musim 2027

Selasa, 7 April 2026

Pecco Bagnaia [dok. web]
Pecco Bagnaia [dok. web]

Bursa transfer pembalap MotoGP mendadak panas dingin setelah muncul kabar burung yang menyebutkan Francesco “Pecco” Bagnaia bakal meninggalkan singgasana Ducati.

Pembalap andalan Italia ini dirumorkan sedang bersiap-siap melakukan langkah besar dengan menyeberang ke kubu rival, Aprilia, untuk musim balap 2027 mendatang.

Kabar ini tentu saja bikin geger para pencinta otomotif, mengingat Pecco selama ini menjadi ikon kesuksesan pabrikan Borgo Panigale.

Situasi di internal Ducati dikabarkan mulai memanas seiring dengan penurunan performa Pecco yang hanya mampu finis di posisi ke-5 pada klasemen akhir musim 2025 lalu.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa posisi Pecco di tim pabrikan sedang terancam oleh kehadiran talenta muda fenomenal, Pedro Acosta.

Kabarnya, Ducati punya rencana ambisius untuk menduetkan sang “Hiu” Acosta dengan pembalap legendaris Marc Marquez di masa depan.

Sinyal Kuat Keputusan Besar dari Buriram

Spekulasi mengenai masa depan Pecco semakin menguat setelah ia memberikan kode keras usai menjalani tes pramusim di Buriram, Thailand, pada Februari 2026.

Pecco mengisyaratkan bahwa dirinya telah mengambil keputusan krusial yang akan mengubah arah karier balapnya secara signifikan.

Meski tidak menyebutkan nama tim secara gamblang, aura perpisahan dengan Ducati tampak semakin nyata dirasakan oleh orang-orang di lingkungan paddock.

Media otomotif ternama di Spanyol dan Italia bahkan berani mengklaim bahwa Pecco sudah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Aprilia.

Tidak tanggung-tanggung, durasi kontrak yang disodorkan dikabarkan mencapai empat tahun untuk memimpin proyek besar pabrikan asal Noale tersebut mulai tahun 2027.

Langkah ini dianggap sebagai upaya Aprilia untuk memiliki pembalap utama asal Italia yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Rayuan Maut Massimo Rivola dan Kontrak Fantastis

CEO Aprilia, Massimo Rivola, dikabarkan menjadi sosok kunci di balik manuver transfer yang menghebohkan ini.

Demi mendapatkan tanda tangan Pecco, Aprilia disebut-sebut telah menyiapkan nilai kontrak yang sangat menggiurkan, yakni sekitar Rp60 miliar per tahun.

Angka fantastis ini menunjukkan betapa seriusnya Aprilia untuk menjadikan Pecco sebagai ujung tombak pengembangan motor RS-GP mereka di masa depan.

Ketegangan di internal tim pabrikan Ducati juga disinyalir menjadi pemicu Pecco mulai melirik peluang di luar.

Keinginan manajemen Ducati untuk mempertahankan dominasi dengan merekrut pembalap-pembalap haus kemenangan seperti Marquez dan Acosta membuat ruang bagi Pecco terasa makin sempit.

Menjadi pembalap nomor satu di tim Italia lain seperti Aprilia tentu menjadi tantangan sekaligus pembuktian harga diri bagi sang murid Valentino Rossi ini.

Sikap Bungkam Pecco di Tengah Badai Spekulasi

Meskipun kabar kepindahannya sudah menjadi konsumsi publik, Pecco Bagnaia sendiri masih memilih untuk menutup rapat mulutnya secara resmi mengenai tujuan barunya.

Ia tetap profesional menjalani sisa kontraknya bersama Ducati walaupun atmosfer di dalam garasi dilaporkan sedang tidak harmonis.

Sikap tenang yang ditunjukkan Pecco justru seringkali dianggap sebagai konfirmasi tersirat bahwa kesepakatan di balik layar memang sudah terjadi.

Namun, dalam sebuah kesempatan wawancara singkat, Pecco sempat mengakui bahwa ada peluang besar dan tantangan menarik yang menantinya di luar zona nyaman Ducati.

Penggemar MotoGP kini hanya bisa menunggu pengumuman resmi yang diprediksi akan menjadi bom waktu di pertengahan musim nanti.

Jika benar terjadi, kepindahan ini akan menjadi salah satu sejarah transfer paling ikonik dalam dekade terakhir kejuaraan dunia balap motor.

3 Poin Penting:

  • Langkah Krusial: Pecco Bagnaia dirumorkan telah menandatangani kontrak 4 tahun dengan Aprilia mulai musim 2027 setelah merasa posisinya di Ducati terancam.

  • Faktor Pemicu: Penurunan performa Pecco di 2025 dan rencana Ducati menduetkan Marc Marquez dengan Pedro Acosta menjadi alasan utama keretakan hubungan.

  • Nilai Kontrak: Aprilia dikabarkan merayu Pecco dengan tawaran gaji fantastis mencapai Rp60 miliar per tahun untuk memimpin proyek motor RS-GP.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan