Regulasi CKD Jadi Ganjalan Ford: Wamenperin Siap Tinjau Ketentuan Pick-Up dan Double Cabin

Kamis, 11 Desember 2025

Ford double cabin (ist)

Guys, meski Ford udah bawa rencana investasi agresif buat bangun pabrik di Indonesia, ternyata ada tantangan gede yang mereka hadapi: Regulasi CKD (Completely Knock Down) saat ini masih menyulitkan lini kendaraan pick-up mereka!

Hal ini terungkap saat Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menerima audiensi dari Ford-RMA Indonesia.

Ford meminta pandangan terkait arah kebijakan industri, investasi, perdagangan, dan fiskal yang bakal mempengaruhi peta jalan bisnis mereka.

Regulasi Jadi Sorotan Utama

Ford menyoroti kalau regulasi CKD saat ini masih menimbulkan tantangan bagi lini kendaraan pick-up mereka.

Maka dari itu, dalam pertemuan tersebut, mereka membahas penyesuaian regulasi untuk produksi double cabin dan SUV, persyaratan CKD, serta prosedur pengujian tipe kendaraan.

Pemerintah sendiri siap meninjau serta memperbarui ketentuan yang perlu disesuaikan dengan dinamika industri, menunjukkan kesediaan untuk memfasilitasi investasi ini.

Roadmap Perakitan Lokal dan Move dari India

Meskipun ada tantangan regulasi, Ford tetap punya rencana gede. Mereka bakal memindahkan sebagian fasilitas produksi di India ke Indonesia dan memulai perakitan lokal pada 2028.

Total investasi perakitan lokal yang disiapkan mencapai Rp76 miliar, belum termasuk dukungan pengembangan jaringan dealer sebesar Rp25 miliar.

Saat ini, kerja sama Ford dengan PT Handal masih akan dijalankan secara bertahap sampai 2028, menunjukkan transisi yang hati-hati sebelum pabrik baru beroperasi.

Dukungan Pemerintah Demi Daya Saing

Wamenperin negasin pemerintah akan memberikan dukungan sepanjang investasi ini membawa dampak positif bagi industri nasional.

Ini termasuk pembahasan soal perkembangan negosiasi tarif resiprokal Indonesia-Amerika Serikat yang juga dibicarakan dengan RMA Indonesia.

Statement:

Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin)

“Kami membahas penyesuaian regulasi untuk produksi double cabin dan SUV, persyaratan CKD, prosedur pengujian tipe kendaraan, serta perkembangan negosiasi tarif resiprokal Indonesia-Amerika Serikat.”

3 Poin Penting:

  1. Tantangan Regulasi CKD: Ford menyoroti regulasi CKD (Completely Knock Down) yang menimbulkan tantangan bagi lini kendaraan pick-up dan meminta penyesuaian regulasi untuk produksi double cabin dan SUV.

  2. Dukungan Pemerintah Meninjau Regulasi: Wamenperin Faisol Riza menyatakan pemerintah mendukung industrialisasi Ford dan siap meninjau serta memperbarui ketentuan yang perlu disesuaikan dengan dinamika industri.

  3. Investasi dan Transisi Bertahap: Ford merencanakan investasi perakitan lokal Rp76 Miliar untuk 2028, namun transisi ini akan berlangsung bertahap sampai 2028, tetap mempertimbangkan komitmen dengan mitra lama.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir