Search

Revolusi Aerodinamika! Ducati Pamer Senjata Rahasia di Tes Shakedown Sepang

Senin, 2 Februari 2026

michele pirro ducati [Photo by: GPOne]
michele pirro ducati [Photo by: GPOne]

Ducati kembali bikin geger jagat balap motor dunia dengan memperkenalkan paket aerodinamika terbaru pada motor Desmosedici GP mereka.

Dalam sesi tes shakedown MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, pabrikan asal Italia ini menunjukkan ambisi besar untuk mendominasi musim 2026.

Penampakan motor yang ditunggangi pembalap penguji, Michele Pirro, terlihat sangat berbeda dan jauh lebih gahar dibandingkan versi yang sempat diperkenalkan saat peluncuran tim beberapa waktu lalu.

Perubahan paling mencolok terlihat pada sektor depan, di mana elemen sayap atau winglet kini memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan masif.

Ducati menggunakan desain double-profile pada bagian bawah yang dilengkapi dengan saluran udara internal untuk mengoptimalkan gaya tekan ke bawah.

Bagian atas fairingjuga mengalami transformasi bentuk menjadi lebih kotak dan meruncing, memberikan kesan futuristik sekaligus fungsional untuk membelah angin lebih efisien.

Detail Gila di Sektor Bodi dan Pendinginan

Tak hanya fokus pada sayap depan, Ducati juga merombak total bagian airbox inlet yang kini tampil dengan desain lebih pipih dan melebar secara horizontal.

Ubahan teknis ini diyakini bakal berpengaruh besar pada manajemen aliran udara dan sistem pendinginan mesin saat dipacu dalam kecepatan tinggi.

Inovasi ini membuktikan bahwa tim mekanik di Borgo Panigale benar-benar memperhatikan detail terkecil demi mendapatkan performa yang maksimal di lintasan balap.

Beralih ke bagian bawah bodi motor, Ducati kembali menghadirkan konsep fairing step yang sebelumnya sempat muncul pada tes di Valencia bulan November lalu.

Desain ini mengombinasikan bagian berundak dengan celah panjang yang memتد sampai ke area ekor motor, menggantikan siluet halus yang sebelumnya dipamerkan.

Area difuser bawah juga tampak lebih bongsor, sebuah indikasi kuat bahwa mereka tengah sangat fokus pada pengendalian aliran udara di bawah bodi motor untuk stabilitas ekstra.

Evolusi Setengah Revolusi Menuju Musim 2026

Banyak pengamat menilai bahwa tahun ini awalnya hanya akan menjadi masa transisi bagi pengembangan motor spek GP26.

Namun, melihat perubahan radikal yang dibawa ke Sepang, Ducati seolah sedang melakukan “setengah revolusi” dalam filosofi aerodinamika mereka.

Pengembangan di balik bodywork ini menunjukkan bahwa evolusi yang terjadi jauh lebih signifikan daripada sekadar pembaruan visual biasa, membuat kompetitor lain wajib waspada.

Strategi ini menegaskan posisi Ducati sebagai pionir teknologi di MotoGP yang selalu selangkah lebih maju dalam urusan inovasi.

Dengan paket aerodinamika yang lebih kompleks, Desmosedici GP diharapkan mampu memberikan kendali yang lebih presisi bagi para pembalapnya saat melibas tikungan ekstrem.

Tes di Sepang ini baru menjadi permulaan dari rangkaian panjang persiapan tim sebelum musim kompetisi benar-benar dimulai dengan tensi tinggi.

3 Poin Penting:

  • Inovasi Sayap Depan: Ducati memperkenalkan winglet double-profile yang lebih besar dan saluran udara internal untuk meningkatkan downforce.

  • Perubahan Airbox dan Fairing: Desain airbox dibuat lebih pipih dan horizontal guna mengoptimalkan pendinginan dan aerodinamika bodi motor.

  • Sinyal Revolusi Teknologi: Paket baru ini menandakan perubahan filosofi besar-besaran dari Ducati untuk menyambut musim 2026, bukan sekadar pembaruan kecil.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan