Search

Samsung Kembali Ganas! Rebut Tahta Raja HP Indonesia, Infinix Nempel Ketat

Senin, 1 Desember 2025

Ponsel Samsung (istimewa)

Guys, pasar smartphone di Indonesia bener-bener kayak drama comeback! Laporan terbaru dari Counterpoint Research buat kuartal III-2025 nunjukin kalau Samsung berhasil ngerebut kembali posisi puncak sebagai penguasa pasar ponsel di tanah air.

Gila, setelah sempat lengser, Samsung auto ngegas lagi!

Produsen asal Korea Selatan ini mencatat lonjakan pengiriman yang fantastis hingga 30% secara tahunan (Year-on-Year).

Kinerja positif ini bikin pangsa pasar Samsung naik dari 17% di Q3 2024 jadi 20% di Q3 2025, yang akhirnya menempatkannya kembali di kursi nomor satu. Ini comeback yang enggak main-main!

Infinix Bikin Gempar, Vendor Cina Melambat!

Di tengah comeback-nya Samsung, ada satu merek yang bikin gempar kuartal ini: Infinix! Merek yang populer banget di segmen entry-level ini ngebuktiin kekuatannya dengan pertumbuhan pengiriman 45% YoY, mengerek pangsa pasarnya dari 9% jadi 12%!

Infinix bener-bener jadi kuda hitam yang nempel ketat di papan atas!

Nah, ironisnya, performa beberapa vendor dari Cina justru terlihat melambat. Xiaomi pangsa pasarnya turun dari 19% jadi 17%, meskipun pengiriman mereka naik 5% YoY.

Oppo dan Vivo kena tekanan paling berat: Oppo cuma naik tipis 1% YoY, sementara Vivo bahkan mencatat penurunan pengiriman -6% YoY, bikin pangsa pasar mereka susut drastis.

Pasar Full Senyum: Efek Gape AI dan 5G Murah

Secara keseluruhan, Counterpoint menilai pasar smartphone Indonesia tumbuh solid pada kuartal III 2025. Total pengiriman ponsel tercatat naik 12% YoY!

Wih, happy banget! Pertumbuhan ini dipicu beberapa faktor keren, lho.

Pertama, tingginya minat pada perangkat entry-level (yang murah-meriah). Kedua, meningkatnya adopsi fitur AI Generatif (Gen AI) di ponsel. Dan ketiga, semakin terjangkaunya perangkat 5G.

Kombinasi ini bikin konsumen Indonesia makin ngandelin perangkat cerdas buat kerja hingga hiburan.

Perubahan Perilaku Konsumen Jadi Kunci Sukses

Ridwan Kusuma, Research Associate Counterpoint Research, menjelaskan bahwa tren ini menunjukkan adanya perubahan perilaku konsumen Indonesia.

Dengan kombinasi permintaan yang naik dan pergeseran perilaku pengguna (yang nyari AI dan 5G murah), peta persaingan smartphone nasional otomatis berubah—dan Samsung, untuk sementara, kembali duduk manis di singgasana raja smartphone Indonesia!

Statement

Ridwan Kusuma, Research Associate Counterpoint Research

“Market smartphone Indonesia tumbuh sekitar 12% pada Q3 2025. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh adopsi Gen AI, semakin banyaknya smartphone 5G yang makin terjangkau, serta meningkatnya indeks kepercayaan konsumen.”

3 Poin Penting

  1. Samsung Rebut Tahta: Samsung berhasil kembali menjadi pemimpin pasar smartphone Indonesia di Q3 2025 dengan pangsa pasar 20%, didorong oleh lonjakan pengiriman sebesar 30% YoY.

  2. Infinix Nge-gas, Vivo Tertekan: Infinix menjadi vendor dengan pertumbuhan tertinggi (45% YoY), sementara beberapa vendor Cina lain, terutama Vivo, mencatat penurunan pengiriman (-6% YoY).

  3. Pasar Tumbuh Berkat AI & 5G: Pasar smartphone secara keseluruhan tumbuh 12% YoY, dipicu oleh tingginya permintaan perangkat entry-level, meningkatnya adopsi fitur Gen AI, dan semakin terjangkaunya perangkat 5G di pasaran.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan