Alumni UPN Veteran Jakarta Bersatu Demi Almamater

Kamis, 13 November 2025

Alumni Veteran (Istimewa)

Siang yang cerah di Jakarta menjadi saksi pertemuan penting antara para pengurus Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta dengan tokoh nasional.

Sayed Junaidi Rizaldi, Ageng Priyanto Age, Herry Ferdinant, Pery Rinandar, dan Sahlan Hidayat, yang mewakili alumni, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), Nezar Patria, pada Rabu (12/11/2025).

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya mendalam untuk mencari filosofi terbaik dalam mengelola organisasi.

Dari diskusi yang hangat tersebut, muncullah sebuah konklusi sederhana namun mendasar: kekuatan terbesar sebuah organisasi alumni tidak terletak pada besarnya jumlah anggota, tetapi pada rasa kebersamaan dan semangat untuk menjaga nama baik almamater.

Hal inilah yang kini menjadi komitmen utama para alumni UPN Veteran Jakarta dari berbagai angkatan. Mereka bertekad memperkuat ikatan persaudaraan yang tanpa sekat dan tanpa kubu-kubuan, menjadikan almamater sebagai rumah bersama bagi semua.

Menghilangkan Sekat dan Dinamika Kubu-Kubuan

Mengelola organisasi alumni dengan ratusan ribu anggota yang memiliki latar belakang, profesi, dan kepentingan beragam memang bukan pekerjaan mudah. Gesekan, tekanan, bahkan benturan antaranggota kerap terjadi dan menjadi dinamika yang tak terhindarkan.

Namun, semangat untuk menjunjung tinggi kehormatan almamater dan menjamin warna kebersamaan selalu menjadi perekat yang tak tergantikan.

Ada penryataan yang menyebut, “Alumni sedapat mungkin harus mengayomi dan merangkul semuanya. Tidak boleh ada kubu-kubuan, apalagi memihak hanya pada satu kelompok saja.”

Ia menegaskan, perbedaan pandangan yang muncul di permukaan hanyalah riak kecil dinamika individu dan tidak boleh dibiarkan memecah semangat persaudaraan yang telah terjalin lama.

Alumni UPN Veteran Jakarta (Istimewa)

Koordinator Daerah sebagai Ujung Tombak Persaudaraan

Dengan jumlah alumni yang sangat besar—mulai dari para senior hingga adik-adik angkatan—organisasi alumni menyadari potensi besar mereka untuk berkontribusi nyata, baik bagi kampus maupun masyarakat luas.

Untuk mewujudkan potensi ini, salah satu langkah strategis yang kini gencar digalakkan adalah pembentukan Koordinator Daerah (Korda) Alumni di berbagai wilayah.

Keberadaan Korda dinilai efektif dalam memperkuat jaringan organisasi hingga ke akar rumput, menembus batas-batas geografis.

Justru di tingkatan Korda inilah semangat persaudaraan dan kemandirian bersinar paling terang. Hal ini membuktikan bahwa rasa memiliki yang kuat dapat mendorong inisiatif yang mandiri dan berdaya.

Berkarya Aktif, Bukan Sekadar Reuni Akbar

Melalui peran aktif Koordinator Daerah, komunikasi antaralumni menjadi lebih lancar dan silaturahmi semakin erat.

Berbagai kegiatan positif lahir dari inisiatif daerah, mulai dari bakti sosial, seminar, hingga program pemberdayaan masyarakat, menunjukkan bahwa eksistensi organisasi alumni tidak hanya terasa saat reuni akbar.

Ke depan, harapan besar diletakkan pada organisasi alumni untuk memiliki agenda rutin, baik bulanan maupun tahunan, sehingga keberadaannya benar-benar menjadi wadah aktif untuk berkarya dan berkontribusi.

Dengan semangat kebersamaan ini, para alumni terus berupaya membangun organisasi yang kuat, inklusif, dan penuh rasa persaudaraan.

Statement:

Pery Rinandar, Pengurus Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta.

“Kekuatan sejati sebuah almamater tercermin dari seberapa erat ikatan alumninya. Wejangan dari Bapak Nezar Patria sangat relevan: organisasi alumni harus menjadi payung, bukan dinding.”

“Ketika para alumni, terlepas dari angkatan atau latar belakang politik mereka, berhasil bersatu dan menghilangkan kubu-kubuan, maka kontribusi yang diberikan—baik kepada almamater maupun bangsa—akan jauh lebih besar dan berkelanjutan.”

“Yang terpenting, alumni harus tetap bersatu. Perbedaan itu wajar, tapi jangan sampai membuat kita terpecah. Kita semua satu almamater, satu warna.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir