Search

Sempat Gagal Penalti, Lionel Messi Malah Cetak Sejarah Baru dan Bawa Argentina Lolos Babak 32 Besar

Selasa, 23 Juni 2026

Messi (ist)

Ajang bergengsi Piala Dunia 2026 kembali menyajikan drama panggung hijau yang sukses bikin para pencinta sepak bola di seluruh dunia gagal fokus.

Megabintang sekaligus kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, baru saja memperlihatkan mentalitas kelas dewa setelah melihat sisi positif dari kegagalan eksekusi penaltinya saat melawan Austria.

Kegagalan di awal laga tersebut rupanya tidak membuat sang pemain terpuruk, melainkan justru menjadi bahan bakar yang membuka peluang baginya untuk mencetak sepasang gol.

Dalam pertandingan lanjutan fase Grup J yang digelar di Stadion Dallas pada Selasa dini hari WIB, Argentina sukses menumbangkan Austria dengan skor meyakinkan 2-0.

Messi keluar sebagai pahlawan kemenangan La Albiceleste berkat torehan dua gol berkelas yang masing-masing tercipta pada menit ke-38 dan ke-95.

Sebelum sepasang gol itu bersarang di pojok gawang lawan, pemain ikonik berusia 38 tahun tersebut sebenarnya sempat nyaris merobek jala Alexander Schlager pada menit kesembilan, namun sepakannya masih melenceng tipis.

Amarah yang Berubah Menjadi Motivasi dan Pembuktian di Lapangan

Menariknya, Messi tidak menampik bahwa dirinya sempat dilanda rasa jengkel dan naik pitam akibat kegagalan mengeksekusi peluang emas dari titik putih tersebut.

Namun, alih-alih kehilangan konsentrasi, rasa kesal yang bergejolak di dalam dada itu justru bertransformasi menjadi motivasi berlipat ganda untuk tampil jauh lebih galak di sisa waktu pertandingan.

Mentalitas baja inilah yang akhirnya sukses membalikkan keadaan sekaligus memastikan timnya mengamankan poin penuh.

Bagi pemain sekelas Messi, menghadapi tekanan besar di turnamen sebesar Piala Dunia sudah menjadi makanan sehari-hari yang membentuk karakter kepemimpinannya.

Keputusannya untuk tetap tenang dan fokus memimpin rekan-rekan setimnya terbukti menjadi kunci utama runtuhnya lini pertahanan Austria yang tampil cukup disiplin sejak awal laga.

Hasil positif ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa Argentina masih menjadi salah satu kekuatan utama yang sangat ditakuti.

Pecahkan Rekor Miroslav Klose Sebagai Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa

Keberhasilan mencetak sepasang gol ke gawang Austria malam itu ternyata membawa berkah yang jauh lebih besar bagi catatan statistik pribadi sang penyerang Inter Miami.

Dengan tambahan dua gol tersebut, Messi resmi menasbihkan dirinya sebagai pemain pertama dan satu-satunya dalam sejarah sepak bola yang mampu mengoleksi total 18 gol di ajang Piala Dunia.

Prestasi fantastis ini otomatis melampaui rekor legendaris milik mantan striker timnas Jerman, Miroslav Klose, yang mengemas 16 gol.

Pencapaian luar biasa tersebut diakui Messi didapatkan melalui proses panjang yang menguras tenaga serta membutuhkan konsistensi kerja keras selama bertahun-tahun di level tertinggi.

Melampaui rekor dunia sekelas Klose tentu menempatkan nama pemain berjuluk La Pulga ini semakin tinggi dalam jajaran sejarah sepak bola modern.

Publik pun seolah kembali diingatkan bahwa pesona dan ketajaman pemain gaek ini masih belum habis termakan usia.

Amankan Tiket Babak Gugur dan Kenyamanan Posisi Puncak Klasemen

Kemenangan krusial atas Austria ini secara otomatis langsung melesatkan posisi Argentina ke urutan paling atas di papan klasemen sementara Grup J dengan koleksi enam poin sempurna.

Raihan poin yang absolut dari dua laga awal ini sekaligus memastikan sang juara bertahan Piala Dunia edisi terdahulu berhak mengamankan tiket lolos ke babak 32 besar.

Situasi nyaman ini tentu membuat beban psikologis anak asuh Lionel Scaloni menjadi jauh lebih rileks menatap laga berikutnya.

Messi menilai bahwa semua pertandingan di kompetisi akbar ini selalu menyajikan atmosfer yang sangat seimbang, intens, dan menuntut fokus yang luar biasa tinggi.

Dengan mengantongi enam poin di tangan, fokus tim kini bisa dialihkan untuk mematangkan strategi dan menjaga kebugaran fisik pemain menjelang fase gugur yang diprediksi makin ketat.

Target mempertahankan gelar juara tampaknya bukan lagi sekadar impian kosong bagi skuad bertabur bintang tersebut.

Statement:

Lionel Messi, Kapten Tim Nasional Argentina

“Hari ini saya mendapat penalti yang bisa saja mengubah [skor], tapi jika saya berhasil melakukan [penalti] itu mungkin saja saya tidak mencetak dua gol lainnya. Anda tidak pernah tahu [apa yang akan terjadi], tapi bahagia dengan hasil ini dan partisipasi serta kerja keras dari tim.”

“Ada momen ketika saya benar-benar marah tentang penalti itu, tetapi kami mampu membalikkan keadaan, unggul, dan mengamankan tiga poin, yang merupakan hal terpenting. Sebenarnya saya sangat senang dengan pencapaian tersebut [melampaui rekor Miroslav Klose].”

“Ini adalah prestasi penting karena butuh kerja keras. Ini membuat pikiran kami lebih tenang atas semua yang terjadi di Piala Dunia. Semua pertandingan di Piala Dunia seimbang dan intens, dan kami punya enam poin untuk lolos [ke babak 32 besar].”

3 Poin Penting:

  • Mentalitas Kebangkitan Messi: Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti di menit-menit awal dan merasa kesal, Lionel Messi berhasil mengubah amarahnya menjadi motivasi untuk mencetak dua gol (brace) kemenangan pada menit ke-38 dan ke-95.

  • Pemecahan Rekor Dunia Baru: Lewat dua golnya ke gawang Austria, Messi resmi menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang mencetak 18 gol di Piala Dunia, melampaui rekor sepanjang masa milik Miroslav Klose (16 gol).

  • Argentina Lolos Babak 32 Besar: Kemenangan 2-0 ini mengukuhkan posisi Argentina di puncak klasemen Grup J dengan raihan enam poin sekaligus menyegel tiket lolos ke babak gugur.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan