Kabar super gembira buat kalian para pelancong dan pencinta dunia aviasi di Tanah Air. Kota Kembang tampaknya bakal kembali kedatangan deru mesin pesawat komersial dalam waktu dekat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dilaporkan sudah mulai tancap gas menyiapkan berbagai macam infrastruktur pendukung menyusul adanya sinyal kuat terkait rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara untuk melayani penerbangan sipil.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk tindak lanjut dari rekomendasi langsung Presiden Prabowo Subianto serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Sinergi lintas sektoral ini diproyeksikan bakal berjalan mulus karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, jajaran TNI Angkatan Udara, Kementerian Perhubungan, hingga PT Angkasa Pura selaku badan usaha milik negara (BUMN) pengelola bandara.
Reaktivasi ini diharapkan menjadi angin segar bagi konektivitas transportasi udara di wilayah Bandung Raya.
Pesawat Jet Komersial Dijadwalkan Masuk Runway Mulai Agustus Mendatang
Sebagai catatan historis, Bandara Husein Sastranegara sebelumnya sempat berhenti melayani rute penerbangan komersial berjadwal sejak tahun 2023 lalu demi mengoptimalkan operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka.
Namun, dinamika kebutuhan pariwisata urban yang tinggi membuat bandara di tengah kota ini dinilai perlu dihidupkan kembali. Jika tidak ada aral melintang, pesawat bermesin jet komersial dijadwalkan sudah bisa mendarat di sini mulai bulan Agustus mendatang.
Jenis armada udara yang diproyeksikan masuk ke landasan pacu Bandung ini dibatasi pada kategori pesawat jet berukuran medium seperti Boeing 737-500 atau Airbus A320 sebagai kapasitas maksimum.
Tentu saja, tipe pesawat berukuran lebih kecil di bawahnya termasuk jet pribadi (private jet) otomatis bisa leluasa memanfaatkan fasilitas bandara ini.
Menatap linimasa yang cukup singkat, Pemkot Bandung langsung fokus membenahi aksesibilitas kawasan sekitar bandara mulai dari perbaikan jalan hingga penerangan umum.
Targetkan Tiga Ribu Penumpang per Hari demi Dongkrak Ekonomi Kota Jasa
Pihak otoritas daerah sangat optimistis bahwa tahap awal pengoperasian kembali infrastruktur transportasi ini mampu menyerap pergerakan hingga 3.000 penumpang per hari.
Walaupun angka tersebut masih di bawah catatan masa jaya Bandara Husein yang sempat menembus belasan ribu penumpang harian, target ini dinilai sangat ideal untuk memastikan beban operasional awal tidak terlalu berat namun tetap efektif menggerakkan roda ekonomi lokal.
Kembalinya aktivitas penerbangan komersial ini diyakini bakal menjadi motor penggerak baru bagi sektor transportasi, pergudangan, dan akomodasi pariwisata yang sempat melambat.
Sebagai kota yang telah bermutasi menjadi kota jasa pariwisata berbasis kreativitas, Bandung dinilai sangat membutuhkan sokongan sarana transportasi kelas dunia yang aksesibel.
Kehadiran akses udara langsung ini diprediksi juga akan memicu lonjakan kunjungan turis mancanegara, terutama dari negara tetangga seperti Malaysia.
Statement:
Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung
“Terima kasih kepada Pak Presiden, terima kasih kepada Pak Gubernur dan seluruh jajaran TNI AU yang telah menunjukkan komitmen luar biasa. Kita sedang membutuhkan motor-motor penggerak perekonomian Kota Bandung karena Kota Bandung sudah tumbuh menjadi kota jasa pariwisata yang membutuhkan dukungan sarana prasarana transportasi kelas dunia. Untuk itu Bandara Internasional di Kota Bandung kami sambut baik.”
3 Poin Penting:
-
Reaktivasi Resmi Bandara: Bandara Husein Sastranegara di Bandung siap diaktifkan kembali untuk penerbangan komersial berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Dedi Mulyadi.
-
Operasional Mulai Agustus: Penerbangan komersial bermesin jet seperti Airbus A320 dan Boeing 737-500 diproyeksikan mulai masuk ke Kota Bandung pada Agustus 2026.
-
Optimisme Sektor Ekonomi Jasa: Tahap awal operasional menargetkan 3.000 penumpang per hari guna mendongkrak sektor pariwisata, pergudangan, dan transportasi kelas dunia di Kota Bandung.



