Search

Solusi Atasi Keterbatasan Lahan: Pemprov DKI Bersiap Bangun 11 Rusun Baru Tahun Depan

Sabtu, 27 Juni 2026

Rusun Jakarta (ist)

Memiliki tempat tinggal yang nyaman dan terjangkau di Ibu Kota tampaknya bukan lagi sekadar impian di siang bolong bagi warga Jakarta.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mengumumkan rencana besar untuk membangun 11 rumah susun (rusun) baru berskala besar pada tahun 2027 mendatang.

Langkah taktis ini diambil sebagai respons konkret untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan dan melambungnya harga properti rumah tapak (landed house) di Jakarta.

Proyek hunian vertikal megaproyek ini saat ini sedang dalam proses pengusulan intensif ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Pemprov DKI Jakarta menaruh harapan besar agar rencana ini mendapat dukungan penuh melalui Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Kolaborasi apik antara pusat dan daerah ini diharapkan menjadi portofolio bersama dalam mengentaskan masalah papan bagi masyarakat urban di kota metropolitan ini.

Akses Terbuka dan Transparan untuk Masyarakat Umum

Konsep pengadaan rusun baru ini dipastikan akan dikelola secara lebih inklusif, terbuka, dan transparan bagi siapa saja yang membutuhkan.

Berdasarkan regulasi lokal yang berlaku, sasaran penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ini nantinya tidak hanya dikhususkan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori terprogram saja.

Masyarakat umum yang memenuhi kriteria juga memiliki kesempatan yang sama rata untuk menyewa maupun menempati fasilitas hunian modern ini.

Pihak otoritas menegaskan bahwa penetapan alokasi penghuni akan mengacu secara ketat pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 111 Tahun 2024.

Skema penataan ini sengaja dirancang agar distribusi hunian vertikal tepat sasaran dan bebas dari praktik kecurangan.

Dengan sistem yang lebih terintegrasi, kaum urban kelas pekerja hingga keluarga muda di Jakarta bisa mendapatkan akses hunian layak dengan harga yang jauh lebih rasional.

Simak Daftar 11 Lokasi Strategis Rusun Baru di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta telah memetakan lokasi pembangunan yang tersebar di wilayah administrasi Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

Wilayah Jakarta Utara mendominasi daftar lokasi, di antaranya Muara Angke (Penjaringan), Marunda Cluster A, B, dan C (Cilincing), Rorotan IX (Cilincing), Tongkol Tahap III (Pademangan), serta Semper Cakung Drain (Semper).

Penentuan titik ini didasarkan pada tingginya kepadatan penduduk dan kebutuhan hunian instan di kawasan tersebut.

Sementara itu, untuk wilayah Jakarta Timur, proyek rusun akan didirikan di kawasan Komarudin (Cakung) dan Cakung KM 2.

Tidak ketinggalan, wilayah Jakarta Barat juga mendapat jatah kuota pembangunan yang ditempatkan di Bojong Indah (Cengkareng) serta Daan Mogot KM 18.

Seluruh lokasi ini dipilih secara cermat karena memiliki akses mobilitas yang cukup dekat dengan berbagai moda transportasi publik masal.

Statement:

Kelik Indriyanto, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta

“Terkait 11 rusun tersebut sedang proses pengusulan ke Kementerian PKP. Besar harapan dapat didukung penuh melalui Program 3 Juta Rumah sebagai portofolio bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Sasaran penghunian rusunawa adalah masyarakat terprogram dan masyarakat umum sesuai Pergub Nomor 111 Tahun 2024.”

Hunian Vertikal Jadi Kata Kunci Masa Depan Ibu Kota

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa kebijakan ini telah mendapatkan lampu hijau dan persetujuan resmi dalam rapat anggaran daerah terbaru.

Pihaknya menilai bahwa pengembangan konsep hunian vertikal sudah menjadi kebutuhan mutlak dan tidak bisa ditawar lagi bagi masa depan megapolitan Jakarta.

Mengharapkan masyarakat kelas menengah ke bawah untuk memiliki rumah tapak di Jakarta dinilai sudah tidak realistis lagi saat ini.

Melalui penyediaan unit rusun baru yang berukuran besar ini, pemerintah daerah berupaya menyajikan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.

Transformasi gaya hidup dari hunian horizontal ke vertikal diharapkan dapat menciptakan tata ruang kota yang lebih rapi, sehat, dan efisien. Kita tunggu saja eksekusi fisik dari megaproyek ini di tahun depan agar krisis hunian di Jakarta bisa segera terurai.

3 Poin Penting:

  • Pembangunan 11 Rusun Baru: Pemprov DKI Jakarta resmi merencanakan pembangunan 11 rusun baru pada tahun 2027 untuk mendorong ketersediaan hunian vertikal terjangkau.

  • Sinergi Program 3 Juta Rumah: Proyek ini sedang diusulkan ke Kementerian PKP agar terintegrasi dengan Program 3 Juta Rumah melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

  • Terbuka Bagi Masyarakat Umum: Sesuai dengan Pergub Nomor 111 Tahun 2024, akses sewa rusunawa baru ini akan dibuka secara transparan bagi masyarakat terprogram maupun masyarakat umum.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan