Search
Search
Search

Spesies Baru Dinosaurus Leher Panjang Berusia 150 Juta Tahun Ditemukan di Thailand

Senin, 13 Juli 2026

Dinosaurus leher panjang Thailand (ist)

Dunia paleontologi internasional lagi-lagi dibuat heboh oleh penemuan bersejarah yang super keren dari daratan Asia Tenggara. Tim peneliti belum lama ini sukses mengidentifikasi spesies baru dinosaurus berleher panjang alias sauropod di wilayah Kalasin, Thailand.

Penemuan menakjubkan ini tidak hanya mengguncang para ilmuwan, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Negeri Gajah Putih di peta penemuan makhluk purba dunia, sekaligus membuktikan betapa kayanya kawasan tersebut akan fosil berharga.

Makhluk raksasa purba pemakan tumbuhan ini resmi diberi nama ilmiah Uragasaurus kalasinensis. Berdasarkan laporan ilmiah, herbisida jumbo ini merupakan genus dan spesies baru dari keluarga sauropod yang berhasil digali dari Formasi Phu Kradung di wilayah timur laut Thailand.

Hasil riset luar biasa yang dipimpin oleh tim ahli seperti Apirut Nilpanapan, Sita Manitkoon, Varavudh Suteethorn, dan Komsorn Lauprasert ini telah resmi diterbitkan dalam jurnal sains bereputasi, Scientific Reports.

Menjelajahi Situs Fosil Phu Noi dan Jejak Raksasa Zaman Jurasik Akhir

Fosil dari Uragasaurus kalasinensis ini tepatnya ditemukan di area Phu Noi, Kampung Ban Din Chi, distrik Kham Muang, Provinsi Kalasin.

Bagi para pencinta sejarah bumi, lokasi ekskavasi ini memang sudah sangat populer sebagai salah satu situs penemuan fosil hewan bertulang belakang non-laut paling kaya di kawasan Asia Tenggara.

Medan pencarian di wilayah timur laut Thailand tersebut selalu berhasil mengejutkan dunia dengan sisa-sisa kehidupan masa lalu yang terkubur rapi.

Berdasarkan hasil uji laboratorium dari Pusat Penelitian dan Pendidikan Paleontologi Universitas Mahasarakham, usia fosil raksasa ini diperkirakan mencapai sekitar 150 juta tahun.

Angka fantastis tersebut menandakan bahwa mahluk eksotis ini pernah hidup dan menguasai daratan pada Zaman Jurasik Akhir.

Penemuan ini otomatis membuka lembaran baru yang lebih detail mengenai bagaimana peta persebaran ekosistem fauna purba di Asia Tenggara pada jutaan tahun silam.

Keunikan Genus Mamenchisauridae Pertama dan Rahasia Struktur Tulang Sarang Lebah

Secara silsilah taksonomi, Uragasaurus kalasinensis termasuk dalam anggota keluarga besar Mamenchisauridae, yakni kelompok dinosaurus herbisida yang terkenal memiliki leher sangat panjang melampaui ukuran tubuhnya.

Selama ini, kelompok Mamenchisauridae lebih banyak mendominasi wilayah China selama Zaman Jurasik.

Oleh karena itu, penemuan Uragasaurus kalasinensis di Thailand menjadi sangat spesial karena menjadi dinosaurus dari keluarga tersebut yang pertama kali resmi diidentifikasi dan diberi nama di luar wilayah China.

Dinosaurus baru ini berhasil dikenali oleh tim ilmuwan berkat adanya spesimen fosil berkatalog PRC 460. Bagian tubuh yang ditemukan tersebut berupa potongan dari tulang belakang dada bagian depan yang kondisinya masih cukup baik.

Fosil berharga yang menjadi kunci teka-teki prasejarah ini sekarang disimpan dengan pengamanan ketat di fasilitas mumpuni milik Pusat Penelitian dan Pendidikan Paleontologi, Universitas Mahasarakham untuk studi lanjutan.

Pemanfaatan Teknologi Komputasi Modern Guna Memastikan Autentisitas Spesies

Proses identifikasi makhluk purba zaman sekarang ternyata sudah sangat canggih dan melibatkan teknologi mutakhir.

Agar tidak salah dalam menentukan klasifikasi, para peneliti menggunakan teknologi pemindaian CT Scan untuk membedah struktur bagian dalam fosil secara digital tanpa merusaknya.

Teknologi kedokteran ini membantu para arkeolog melihat detail terkecil dari anatomi dalam tulang belakang spesimen secara tiga dimensi.

Hasil analisis komputer tersebut menunjukkan hal yang mengejutkan, yakni struktur bagian dalam tulang Uragasaurusmemiliki karakteristik unik yang menyerupai sarang lebah atau bertipe camellate.

Fitur anatomi internal inilah yang menjadi bukti konkret bagi para ilmuwan untuk membedakan spesies baru ini dari jenis dinosaurus berleher panjang lainnya di seluruh dunia.

Penggunaan teknologi modern ini memastikan bahwa Uragasaurus kalasinensis resmi diakui sebagai penghuni baru dalam buku sejarah bumi.

Statement:

Apirut Nilpanapan, Sita Manitkoon, Varavudh Suteethorn, dan Komsorn Lauprasert (Tim Peneliti Paleontologi Universitas Mahasarakham)

“Meskipun keluarga Mamenchisauridae banyak ditemukan di wilayah China selama Zaman Jurasik, keberadaan dan keberagaman mereka di luar wilayah tersebut masih sangat jarang terdokumentasikan. Temuan Uragasaurus kalasinensis di Formasi Phu Kradung ini membuka lembaran baru sejarah prasejarah Asia Tenggara melalui bukti struktur dalam tulang tipe camellate yang sangat unik.”

3 Poin Penting:

  • Penemuan Spesies Baru: Tim peneliti berhasil menemukan dan mengidentifikasi spesies baru dinosaurus leher panjang (sauropod) bernama Uragasaurus kalasinensis di wilayah Kalasin, Thailand.

  • Representasi Pertama di Luar China: Dinosaurus dari keluarga Mamenchisauridae setua 150 juta tahun dari Zaman Jurasik Akhir ini merupakan jenis pertama yang resmi diberi nama di luar wilayah China.

  • Validasi Teknologi CT Scan: Keaslian spesies baru ini dibuktikan lewat teknologi CT Scan yang memperlihatkan struktur unik bagian dalam tulang dada depan berbentuk menyerupai sarang lebah (camellate).

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan