Liverpool saat ini sedang berada dalam fase yang cukup menantang di kompetisi domestik.
Sang manajer, Arne Slot, secara terbuka mengakui bahwa kesuksesan The Reds merengkuh gelar juara Liga Inggris musim lalu sebenarnya dipicu oleh rasa sakit hati setelah dikalahkan Paris Saint-Germain.
Menurutnya, kekalahan tersebut menjadi titik balik mentalitas tim, meski di musim ini mereka justru terlihat kesulitan untuk menjaga konsistensi yang sama di level tertinggi.
Kondisi tim semakin memanas setelah laju tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan harus terhenti secara dramatis di tangan Bournemouth dengan skor 2-3.
Kekalahan di Vitality Stadium tersebut membuat Liverpool kini tertahan di peringkat keenam klasemen sementara.
Slot pun mulai dihujani kritik tajam karena timnya kini berjarak dua poin dari Manchester United yang menghuni zona empat besar, sebuah situasi yang cukup mengkhawatirkan bagi para penggemar.
Fokus Eropa dan Krisis Lini Belakang
Namun, pemandangan berbeda terlihat di panggung Eropa, di mana performa Liverpool justru jauh lebih menjanjikan.
Si Merah kini berada di ambang kelolosan menuju fase knockout Liga Champions setelah mengamankan posisi kelima di klasemen fase liga.
Target mereka sudah sangat jelas: meraih kemenangan saat menjamu Qarabag di Anfield nanti malam demi menyegel satu tiket otomatis menuju babak 16 besar tanpa harus melalui jalur play-off.
Sayangnya, ambisi besar di Liga Champions ini harus dibenturkan dengan kenyataan pahit mengenai ketersediaan pemain, khususnya di sektor pertahanan.
Arne Slot harus memutar otak lebih keras karena opsi bek tengah timnya saat ini sangat terbatas. Absennya beberapa pilar kunci membuat lini belakang Liverpool menjadi titik yang paling disorot menjelang laga krusial melawan wakil Azerbaijan tersebut.
Dilema Virgil van Dijk di Anfield
Ibrahima Konate dipastikan masih absen karena masih dalam suasana berkabung, sementara Joe Gomez harus menepi akibat cedera yang dialaminya.
Praktis, hanya Virgil van Dijk satu-satunya bek tengah senior yang tersedia dan fit untuk diturunkan sejak awal laga.
Situasi darurat ini memaksa tim kepelatihan untuk mencari solusi kreatif atau mungkin memberikan panggung bagi pemain muda untuk menunjukkan tajinya di level internasional.
Meski diterpa badai cedera, atmosfer di Anfield diharapkan mampu menjadi pemain ke-12 yang memberikan suntikan semangat bagi skuad asuhan Arne Slot.
Kemenangan atas Qarabag bukan hanya soal poin untuk lolos, tetapi juga sebagai momentum untuk memulihkan mentalitas juara yang sempat luntur setelah hasil buruk di liga domestik.
Publik kini menanti sentuhan magis Slot dalam meramu taktik dengan materi pemain yang seadanya.
Statement:
Arne Slot (manager liverpoll)
“Terkadang kekalahan pahit, seperti saat melawan PSG musim lalu, justru menjadi bahan bakar terbaik untuk bangkit. Namun, saat ini fokus kami adalah mengatasi keterbatasan skuad dan memastikan langkah di kompetisi Eropa tetap berjalan sesuai rencana.”
3 Poin Penting:
-
Kekalahan dari Bournemouth mengakhiri tren positif 13 laga tak terkalahkan Liverpool dan membuat mereka terlempar ke posisi enam klasemen Liga Inggris.
-
Liverpool berpeluang besar lolos ke babak 16 besar Liga Champions jika mampu mengalahkan Qarabag di Anfield.
-
Krisis bek tengah melanda Liverpool menyusul absennya Ibrahima Konate dan Joe Gomez, menyisakan Virgil van Dijk sebagai satu-satunya opsi utama.
[gas/man]
![Manchester United [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/artikel-6-300x169.jpg)
![Maroko juara AFCON 2025 [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/GettyImages-2255708705.jpg-300x169.webp)

