Rencana pemberian subsidi motor listrik yang sempat dijanjikan akan cair pada Agustus ini menemui ketidakjelasan. Meskipun Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, sebelumnya mengindikasikan bahwa subsidi akan berjalan bulan ini, namun hingga akhir Agustus belum ada kepastian.
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Mahardi Tunggul Wicaksono, mengungkapkan bahwa proses koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait masih berlangsung.
Hal ini menjadi alasan utama belum cairnya subsidi motor listrik hingga saat ini.
Koordinasi Terus Dilakukan
Tunggul menolak anggapan bahwa tidak ada koordinasi yang dilakukan. Ia menjelaskan bahwa komunikasi terus dilakukan melalui rapat, surat menyurat, dan jalur informal.
Namun, ia tidak memberikan rincian spesifik mengenai kendala yang menghambat pencairan subsidi tersebut, maupun potensi mundurnya target dari bulan Agustus.
Terkait masalah anggaran, Tunggul menyebut bahwa ada berbagai opsi untuk mendapatkan dana, seperti melalui revisi anggaran internal kementerian atau revisi anggaran di Kementerian Keuangan.
Ia berharap subsidi ini dapat terealisasi tahun ini jika memang dianggap sebagai kebutuhan mendesak.
Sebelumnya, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan bahwa kepastian subsidi motor listrik masih menunggu satu kali rapat koordinasi lagi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Meskipun belum bisa membeberkan skema pemberiannya, ia memberikan estimasi bahwa keputusan akan ditetapkan pada Agustus.
Statement:
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan pada Kementerian Perindustrian RI, Mahardi Tunggul Wicaksono
“Kita masih berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait.”
“Kan koordinasi melalui rapat atau informal persuratan dan lain-lain, masih dilakukan.”



