Kiprah pembalap muda berbakat asal Gunungkidul, Yogyakarta, Veda Ega Pratama, terus menyedot perhatian pecinta balap motor dunia.
Berstatus sebagai rookie berusia 17 tahun, penampilan Veda di ajang Moto3 2026 tergolong sangat memukau dan di luar ekspektasi.
Hingga menyelesaikan seri ke-13, pembalap kebanggaan Indonesia ini sukses merangsek ke posisi tujuh klasemen sementara dengan koleksi 97 poin, hanya terpaut tipis enam angka dari Valentin Perrone di peringkat enam.
Konsistensi dan kecepatan murni yang ditunjukkan Veda sepanjang musim ini memicu spekulasi hangat mengenai masa depannya di kejuaraan dunia.
Performa impresif sang rider muda secara otomatis memikat perhatian sejumlah manajer tim papan atas untuk merekrutnya pada musim balap Moto3 2027 mendatang.
Setidaknya ada tiga tim besar yang kini gencar dikaitkan dan berpeluang menjadi pelabuhan karier selanjutnya bagi Veda Ega Pratama.
Rumor Kencang Gabung CFMoto Aspar Team dan Sinyal Media Sosial
Tim pertama yang sangat berpeluang menjadi markas baru Veda adalah CFMoto Aspar Team.
Isu ketertarikan tim raksasa ini sejatinya telah berembus sejak pertengahan April 2026, kala pengamat balap Hendry Wibowo membeberkan adanya komunikasi intensif dari bos tim papan atas yang berlaga di Moto3 dan Moto2.
Aspar Team yang dikenal sangat dominan di Moto3 2026 dinilai menjadi wadah ideal untuk menggembleng potensi besar yang dimiliki Veda.
Sinyal kepindahan tersebut kian menguat setelah akun media sosial resmi @asparteam baru-baru ini mengunggah foto yang menampilkan kebersamaan Veda Ega Pratama dengan rider andalan mereka, Maximo Quiles.
Momen unggahan tersebut langsung disambut antusias oleh para pencinta otomotif Tanah Air yang menganggapnya sebagai “kode keras” kepindahan sang pembalap muda menuju skuad juara bertahan untuk musim 2027 mendatang.
Incaran Skuad Asal Jerman Liqui Moly Dynavolt Intact GP
Selain Aspar Team, opsi menarik lainnya datang dari tim asal Jerman, Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Tim papan atas ini dipastikan bakal kehilangan salah satu rider utamanya, David Almansa, yang memutuskan hengkang pada akhir musim 2026.
Kosongnya satu kursi balap di skuad Intact GP menjadikan nama Veda Ega Pratama masuk dalam daftar prioritas perburuan pembalap muda potensial.
Pihak manajemen tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP secara terbuka mengakui kekaguman mereka terhadap mentalitas dan gaya balap yang ditunjukkan oleh Veda sepanjang musim debutnya.
Karakter petarung yang pantang menyerah serta kemampuan adaptasi yang cepat di berbagai karakter sirkuit dunia menjadi nilai tambah utama yang membuat tim asal Jerman tersebut tertarik menyodorkan kontrak kerja sama.
Peluang Bertahan di Honda Team Asia dan Fondasi Karier
Meski banyak godaan dari tim lain, peluang Veda Ega Pratama untuk tetap melanjutkan masa baktinya bersama Honda Team Asia juga sangat terbuka lebar.
Pabrikan asal Jepang tersebut memiliki keterikatan sejarah dan jasa yang sangat besar dalam membina karier balap Veda sejak usia dini, termasuk mengantarkannya meraih predikat runner-up di ajang Red Bull Rookies Cup 2025.
Loyalitas serta dukungan teknis penuh yang diberikan oleh Honda selama ini menjadi pertimbangan matang bagi Veda dan manajemennya dalam menentukan langkah karier jangka panjang.
Ke mana pun opsi tim yang bakal dipilih untuk musim Moto3 2027 nanti, lompatan karier Veda Ega Pratama dipastikan bakal membawa harum nama Indonesia di panggung balap motor internasional.
Statement:
Sumber Internal Tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP
“Kami melihat Veda memiliki kecepatan murni dan karakter petarung yang sangat dibutuhkan oleh tim untuk menjaga daya saing di level tertinggi kejuaraan dunia Moto3.”
Hendry Wibowo, Pengamat Balap/Jurnalis Otomotif
“Saya dapat bocoran kalau Veda sudah mulai diintip-intip oleh banyak tim papan atas di Moto3. Bos tim tersebut secara pribadi menyatakan sangat tertarik kepada bakat Veda dan menganggapnya sebagai pembalap paling potensial di musim ini.”
3 Poin Penting:
-
Performa Impresif Rookie Veda: Berusia 17 tahun, Veda Ega Pratama tampil gemilang menduduki peringkat tujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan perolehan 97 poin hingga seri ke-13.
-
Dilirik Tiga Tim Papan Atas: Penampilan apik Veda memicu minat dari tiga tim besar untuk musim 2027, yakni CFMoto Aspar Team, Liqui Moly Dynavolt Intact GP, serta timnya saat ini, Honda Team Asia.
-
Sinyal Transfer Kian Menguat: Unggahan foto dari Aspar Team serta hengkangnya pembalap Intact GP makin memperkuat spekulasi kepindahan Veda menuju tim papan atas pada Moto3 2027.
![marco bezzechi [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/marco-bezzecchi-aprilia-racing-3-300x200.webp)


