Search

Tanggul Citarum Jebol, Ribuan Rumah di Muara Gembong Bekasi Terendam Banjir Parah

Rabu, 21 Januari 2026

Tanggul Citarum jebol di Muaragembong (ist)

Kabar duka datang dari wilayah pesisir Bekasi, tepatnya di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong.

Tanggul Sungai Citarum yang selama ini menjadi pelindung warga dilaporkan jebol akibat tidak kuat menahan derasnya arus sungai.

Kejadian ini langsung memicu air meluap dengan cepat dan menggenangi pemukiman warga yang berada di sekitarnya sejak dini hari.

Situasi di lapangan saat ini benar-benar genting karena ribuan rumah warga kini terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 1 hingga 1,5 meter.

Kondisi ini membuat banyak keluarga terpaksa mengungsi karena air sudah masuk ke dalam rumah hingga merusak berbagai perabotan.

Pemandangan genangan air yang luas membuat desa tersebut kini tampak seperti lautan di tengah daratan.

Aksi Heroik Warga dan Evakuasi Mandiri di Tengah Kepungan Air

Karena situasi yang terjadi begitu cepat, warga di Desa Pantai Bakti terpaksa melakukan evakuasi mandiri tanpa menunggu bantuan datang.

Dengan peralatan seadanya seperti ban bekas dan perahu kayu kecil, mereka bahu-membahu menyelamatkan anggota keluarga, terutama lansia dan anak-anak, ke tempat yang lebih tinggi.

Solidaritas warga sangat terlihat saat mereka saling membantu mengamankan barang-barang berharga ke lantai dua rumah atau tempat pengungsian sementara.

Tidak hanya fokus pada evakuasi, para pemuda dan bapak-bapak di Kampung Bendungan juga berinisiatif melakukan gotong-royong untuk memperbaiki tanggul yang jebol secara darurat.

Menggunakan karung berisi tanah dan potongan kayu, mereka mencoba menyumbat lubang tanggul agar aliran air dari Sungai Citarum tidak semakin deras masuk ke perkampungan.

Meski hanya bersifat sementara, langkah ini diambil sebagai bentuk upaya terakhir untuk mencegah banjir semakin meluas.

Aktivitas Ekonomi Lumpuh Total dan Desakan untuk Pemerintah

Banjir besar ini mengakibatkan aktivitas sehari-hari warga Muara Gembong lumpuh total. Akses jalan utama desa sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan motor maupun mobil karena kedalaman air yang cukup tinggi.

Hal ini membuat distribusi bahan pokok terhambat dan warga kesulitan untuk berpergian mencari nafkah, sehingga kerugian ekonomi diprediksi akan terus membengkak jika penanganan tidak segera dilakukan.

Warga kini mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun pemerintah pusat untuk bergerak cepat menangani jebolnya tanggul Citarum ini secara permanen.

Mereka merasa bahwa perbaikan darurat yang dilakukan warga tidak akan bertahan lama jika debit air sungai kembali meningkat.

Penanganan infrastruktur tanggul dianggap sebagai harga mati agar musibah tahunan ini tidak terus menghantui masyarakat di setiap musim penghujan.

Harapan Air Segera Surut dan Antisipasi Banjir Kiriman

Hingga saat ini, monitoring terhadap ketinggian air terus dilakukan oleh warga bersama petugas di lapangan.

Kekhawatiran akan adanya banjir kiriman dari wilayah hulu masih menghantui, mengingat cuaca di wilayah Jawa Barat belum sepenuhnya stabil.

Warga tetap bersiaga di posko-posko pengungsian sambil berharap cuaca cerah agar proses perbaikan tanggul bisa berjalan lebih maksimal dan air segera surut dari pemukiman.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi pihak berwenang mengenai pentingnya perawatan rutin dan penguatan tanggul di sepanjang aliran Sungai Citarum.

Kerusakan infrastruktur di Muara Gembong bukan hanya soal banjir biasa, melainkan menyangkut nyawa dan kesejahteraan ribuan orang.

Semoga sinergi antara pemerintah dan masyarakat segera membuahkan hasil agar kehidupan di Kampung Bendungan bisa kembali normal seperti sediakala.

3 Poin Penting:

  • Tanggul Sungai Citarum di Muara Gembong jebol mengakibatkan ribuan rumah terendam banjir hingga kedalaman 1,5 meter.

  • Warga melakukan evakuasi mandiri dan gotong-royong memperbaiki tanggul secara darurat menggunakan karung pasir.

  • Aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat lumpuh total, memicu desakan agar pemerintah segera melakukan perbaikan permanen.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan