Search

Veda Ega Guncang Buriram! Rider Kebanggaan Indonesia Finis Lima Besar di Moto3 Thailand 2026

Minggu, 1 Maret 2026

Veda Ega Pratama bertarung di Moto3 Thailand (Youtube SpoTV)

Pembalap muda bertalenta asal Indonesia, Veda Ega Pratama, baru saja menunjukkan taringnya di ajang balap internasional. Berlaga di Sirkuit Buriram dalam seri Moto3 Thailand 2026 pada Minggu (1/3/2026), Veda berhasil finis di posisi kelima setelah melalui pertarungan yang sangat sengit.

Meskipun harus menghadapi kepungan pembalap tangguh asal Spanyol, Veda tetap tampil berani dan konsisten sejak lampu start menyala hingga bendera finis dikibarkan.

Memulai balapan dari posisi kelima, Veda sempat turun satu peringkat ke urutan keenam saat melewati tikungan pertama. Namun, mental juara pemuda Indonesia ini tidak goyah sedikit pun.

Ia terus menempel ketat rombongan depan dan perlahan mulai memperbaiki posisinya. Keberuntungan juga sempat berpihak saat beberapa pembalap di depannya tergelincir, yang memberikan celah bagi Veda untuk merangsek masuk ke barisan top five.

Aksi Nekat Veda Ega Menembus Dominasi Pembalap Spanyol

Memasuki lap keempat, persaingan semakin memanas ketika Veda Ega Pratama mulai menebar ancaman nyata bagi para rivalnya. Ia berhasil menggusur Alvaro Carpe untuk mengamankan posisi keempat dan mulai memperkecil gap dengan pembalap di depannya.

Momentum emas terjadi pada lap ketujuh, di mana Veda melakukan manuver berkelas dengan menyalip Adrian Fernandez untuk naik ke posisi ketiga, sebuah pencapaian yang membuat jutaan pasang mata penonton Indonesia bersorak bangga.

Namun, mempertahankan posisi podium di kelas Moto3 bukanlah perkara mudah karena jarak antar-pembalap sangat rapat. Veda sempat terlibat duel wheel-to-wheel yang sangat intens dengan Alvaro Carpe pada lap kesebelas.

Meskipun sempat kehilangan posisi podium pada lap ke-13 akibat tekanan dari rombongan besar, Veda tidak menyerah dan terus berusaha mencari celah untuk kembali ke depan di tengah persaingan grup yang sangat kompetitif.

Duel Dramatis Hingga Lap Terakhir di Sirkuit Buriram

Drama sesungguhnya terjadi di lap-lap terakhir saat Veda Ega Pratama harus jatuh bangun mempertahankan posisinya di grup kedua.

Ia sempat kembali merebut posisi ketiga pada lap ke-16 sebelum akhirnya situasi kembali berubah karena aksi saling salip yang tidak terhindarkan.

Konsistensi Veda diuji habis-habisan saat ia harus berhadapan dengan strategi slipstream dari para pembalap Eropa yang sangat berpengalaman di lintasan kering Buriram.

Sementara itu, di barisan paling depan, David Almansa akhirnya keluar sebagai pemenang setelah memenangkan duel dramatis melawan Maximo Quiles dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni hanya 0,003 detik.

Valentin Perrone menyusul di posisi ketiga untuk melengkapi podium. Meski gagal mengamankan podium, finis di posisi kelima bagi Veda Ega adalah bukti bahwa kualitas pembalap Indonesia sudah sangat layak diperhitungkan di kancah Moto3 dunia.

Hasil Akhir yang Membanggakan bagi Masa Depan Balap Nasional

Secara keseluruhan, penampilan Veda Ega Pratama di Thailand menjadi sinyal positif bagi perkembangan kariernya di musim 2026 ini. Finis dengan total waktu 32 menit 23,873 detik, Veda hanya terpaut selisih tipis dari grup podium.

Hasil ini menempatkannya sebagai pembalap Asia terbaik dalam seri kali ini, mengungguli rival-rival regional lainnya termasuk pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, yang harus puas finis di luar posisi 15 besar.

Kini, Veda Ega Pratama diharapkan dapat membawa momentum positif ini ke seri-seri berikutnya. Dukungan dari masyarakat Indonesia diprediksi akan semakin masif melihat performa wonderkid ini yang semakin matang dalam mengambil keputusan di lintasan.

Prestasi di Buriram ini bukan sekadar angka, melainkan investasi harapan bagi dunia otomotif tanah air untuk melihat pembalap lokal berkibar di podium tertinggi MotoGP di masa depan.

3 Poin Penting:

  1. Veda Ega Pratama sukses finis di posisi kelima pada Moto3 Thailand 2026 setelah memulai balapan dari gridkelima.

  2. Pembalap Indonesia ini sempat merangsek ke posisi ketiga dan terlibat duel sengit memperebutkan podium dengan pembalap-pembalap tangguh asal Spanyol.

  3. David Almansa keluar sebagai juara pertama secara dramatis dengan selisih waktu hanya 0,003 detik dari Maximo Quiles.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan