Search

Veda Ega Pratama, Tinggal Selangkah Menuju Panggung Moto3 2026

Rabu, 29 Oktober 2025

Veda Ega Pratama (red Bull Content Pool)

Kabar gembira datang dari arena balap motor dunia, membawa nama pemuda asal Gunungkidul, Indonesia, ke level Kejuaraan Dunia Grand Prix.

Veda Ega Pratama, pembalap muda berbakat, dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk berlaga di kelas Moto3 bersama Honda Team Asia musim depan.

Kabar yang dilansir Sky Sport Italia pada Selasa (28/10/2025) ini membuka lembaran baru bagi mimpi Merah Putih di ajang balap paling prestisius.

Pencapaian luar biasa Veda sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup (RBRC) 2025 menjadi kunci utama terbukanya pintu emas Moto3.

Hasil ini membuat ia memenuhi pengecualian aturan usia minimum. Meskipun baru akan merayakan ulang tahun ke-17 pada 28 November mendatang, aturan FIM membolehkan pembalap berusia 17 tahun naik ke Moto3 jika finis di tiga besar RBRC atau FIM JuniorGP—aturan yang berlaku sejak musim 2024.

Momentum Kemenangan dan Kualitas yang Teruji

Veda Ega Pratama menuntaskan musim keduanya di Red Bull Rookies Cup dengan gemilang, mengamankan posisi kedua klasemen akhir.

Prestasinya tidak main-main, ia berhasil meraih tiga kemenangan balapan dan tiga podium lainnya, total mengumpulkan 181 poin.

Konsistensi dan keberaniannya di lintasan membuktikan bahwa ia tidak hanya siap secara kecepatan, tetapi juga matang secara mental untuk menghadapi persaingan kelas dunia.

Di Honda Team Asia, Veda akan menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Taiyo Furusato, pembalap Jepang yang dipromosikan ke Moto2.

Jika debutnya terealisasi, Veda akan bertemu kembali dengan beberapa rival sengitnya dari RBRC, seperti Hakim Danish, Marco Morelli, dan sang juara RBRC, Brian Uriarte.

Pertarungan para lulusan RBRC ini di kelas Moto3 dipastikan akan menambah drama dan gairah bagi para pecinta balap motor.

Furusato Memimpin Jalan ke Kelas Tengah

Di sisi lain, Taiyo Furusato, yang akan digantikan Veda, kini berada di ambang mewujudkan impiannya naik ke Moto2, juga bersama Honda Team Asia.

Furusato, yang dianggap sebagai pembalap terbaik tim tersebut musim ini, berada di tahap akhir negosiasi. Hanya tinggal beberapa detail kecil yang perlu diselesaikan sebelum ia resmi pindah ke kelas yang lebih tinggi.

Pencapaian Furusato ke Moto2 didukung oleh performa puncaknya di Moto3, termasuk kemenangan perdananya yang emosional di Grand Prix Malaysia.

Kemenangan tersebut diraih dalam balapan yang diwarnai insiden kecelakaan parah yang melibatkan Jose Antonio Rueda dan Noah Detwiller. Kemenangan ini, bagi Furusato, terasa lebih dalam daripada sekadar raihan poin.

Kemenangan Penuh Makna dan Doa

Kemenangan Furusato di Malaysia diwarnai dengan semangat kemanusiaan yang tinggi. Setelah insiden kecelakaan yang terjadi, ia memilih untuk fokus berkendara dengan bersih dan tenang.

Furusato mendedikasikan kemenangan perdananya tersebut kepada rekan-rekan sesama pembalap yang mengalami cedera.

Dengan Furusato yang akan naik, kini giliran Veda Ega Pratama yang siap mengisi slot dan membawa bendera Indonesia berkibar di grid Moto3.

Statement:

Taiyo Furusato, Pembalap Honda Team Asia

“Start adalah segalanya. Setelah apa yang terjadi sebelum balapan, saya hanya ingin tetap fokus dan berkendara dengan bersih. Kemenangan ini untuk semua orang di paddock, terutama Jose dan Noah. Semoga mereka pulih secepatnya.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan